Yakin Ingin Pensiun Dini? Tunggu Dulu, Perhatikan 3 Hal Ini

Dulu, orang rajin bekerja sampai masa pensiunnya tiba. Kini, banyak para pekerja yang justru memutuskan pensiun di usia yang belum saatnya memasuki masa pensiun.

Keinginan pribadi seperti menjadi pengusaha atau menekuni profesi lain di luar karyawan, adalah salah satu alasan pengajuan pensiun dini. Selain itu, alasan lainnya datang dari perusahaan itu sendiri. Kebijakan perampingan organisasi, atau karena laba perusahaan sedang turun yang mengharuskan perusahaan mengurangi jumlah karyawannya.

Well, apapun alasannya kamu harus memiliki banyak persiapan untuk menghadapinya. Nah, apa saja hal yang harus kamu perhatikan jika memutuskan pensiun dini, Dears? Kita simak, yuk!

1. Memperhitungkan Kondisi Keuangan dengan Cukup Matang

Ingat, Dears! Pensiun artinya kamu tidak akan memiliki penghasilan rutin lagi, lho. Kamu harus menyadari bahwa biaya hidup setiap bulan tetap ada. Jadi sudah siapkah kamu dengan perencanaan keuangan jika tidak mendapatkan gaji kembali?

Untuk membantumu dalam merencanakannya, setidaknya daftar ini bisa jadi bahan pertimbangan:

Apakah kamu masih punya daftar hutang atau cicilan?

Jika ya, sebaiknya lunasi terlebih dahulu hutang tersebut, baru kamu putuskan untuk berhenti bekerja. Cicilan itu jumlahnya tetap, sedangkan kamu sendiri tidak memiliki penghasilan tetap. Jadi, jangan pernah berspekulasi dengan mengambil resiko pensiun dini dengan meninggalkan cicilan.

Kamu harus memiliki simpanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harimu setelah berhenti bekerja

Dilansir dari Koinworks.com bahwa jika memutuskan untuk pensiun dini setidaknya harus memiliki simpanan 3-6x dari total kebutuhanmu setiap bulannya. Jika total kebutuhanmu setiap bulan adalah 5juta, maka minimal kamu harus punya simpanan sebesar 15juta.

Masih dilansir dari laman yang sama, jika keputusanmu untuk pensiun dini adalah karena ingin membuka usaha, maka simpanan wajib mu adalah 12x dari pengeluaran setiap bulanmu. Jumlah ini diluar modal usaha, ya, Dears!

Wow, kenapa besar nominalnya? Karena untuk menjalankan suatu usaha tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Untuk menuju tangga kesuksesan memerlukan banyak tahapan yang harus dilalui. Setidaknya dengan perhitungan ini kondisi keuangan keluargamu tidak akan terganggu dengan cash flow usaha yang masih naik turun.

2. Tentukan Strategi Jangka Panjang Kehidupanmu

Ini penting, mau dibawa kemana keluargamu dengan visi misi hidupmu yang baru? Apa yang kamu impikan dengan statusmu yang baru sebagai pensiunan? Jangan lupa untuk mengomunikasikan mimpi dan strategi yang akan kamu hadapi tersebut dengan keluarga tercinta agar dukungan dari mereka selalu ada.

Tentu, kamu punya motivasi kuat saat memutuskan untuk pensiun dini. Usahakan motivasi itu tetap ada dan terjaga dengan baik, agar kamu tidak menyesal di kemudian hari.

Rencanakan dengan matang jenis usaha yang akan kamu mulai. Lebih baik dengan menyertakan marketing plan terbaik yang bisa kamu buat, jika menjadi pengusaha adalah alasan yang kamu ambil untuk berhenti bekerja lebih cepat.

Tidak menjadi karyawan lagi jangan sampai membuatmu surut dalam hal belajar. Justru ini adalah langkah awalmu belajar lebih giat dan maksimal. Investasi leher ke atas harus menjadi salah satu rencana jangka pendek dan panjang yang kamu tulis.

3. Lakukan Perubahan Gaya Hidup

Meski uang pensiun dinimu besar, jika tidak dikelola dengan baik dan cepat menghasilkan dari usaha yang dirintis, tak butuh waktu lama uang tersebut pasti akan habis. Untuk itu perlu dilakukan beberapa penyesuaian dalam hal gaya hidup.

Gunakan skala prioritas serta pisahkan antara kebutuhan dan keinginan. Misal, jika sebelumnya kamu memiliki kebiasaan makan di restoran setiap makan siang, atau menonton 4x dalam seminggu, maka mulailah dengan memasak sendiri atau membeli makanan di kedai yang lebih murah. Jatah nonton berkurang jadi 1x dalam seminggu. Itu semua bisa membantu dalam hal menjaga stabilitas keuanganmu sampai apa yang kamu cita-citakan setelah pensiun dini berhasil.

3 hal di atas adalah beberapa tips yang harus kamu perhatikan jika pensiun dini adalah pilihanmu saat ini. Berjaga-jaga dengan segala kemungkinan buruk melalui persiapan matang tentu lebih baik, bukan? Karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan nanti.

Tetap semangat dan bekerja keras ya, Dears!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *