Waspada, Dears! Ini Alasan Mengapa Anak Tidak Wajib Sekolah Terlalu Dini

Setiap orang tua pasti mempunyai impian memiliki anak yang cerdas dan terampil. Untuk mencapai impian tersebut, banyak orang tua rela melakukan apa pun. termasuk salah satunya adalah dengan memasukkan anak ke sekolah dengan kualitas terbaik di usia yang masih dini. Hal tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya salah, karena setiap orang tua ingin anaknya mendapatkan hal terbaik.

Namun, terlepas dari semua itu, kita sebagai orang tua harus mengetahui bahwa tidak wajib seorang anak mengecap pendidikan di usianya yang terlalu dini. Terdapat beberapa alasan yang mendasari hal tersebut. Bahkan seorang psikolog pun tidak pernah menyarankan agar anak sekolah di usia yang sangat dini.

Penjelasan di bawah ini sekiranya dapat memberi wawasan mengapa seorang anak tidak diwajibkan untuk sekolah di usia dini.

1. Masa Kecil adalah Masa Bermain

Foto: Pexels

Memang tidak ada peraturan resmi yang menyatakan bahwa seorang anak tidak boleh sekolah di usia yang sangat dini. Akan tetapi, masa kecil bagi seorang anak adalah masa bermain dan itu sudah menjadi fitrah Jangan sampai karena keegoisan dan ambisi orang tua yang menginginkan anak mendapatkan pendidikan terbaik, kemudian jadi merenggut masa penting tersebut.

2. Stimulus Terbaik adalah Bersama dengan Orang Tua

Foto: Pexels

Melakukan stimulus kepada anak agar motoriknya dapat bekerja maksimal adalah kewajiban orang tua. Berbagai kegiatan dapat dilakukan untuk melakukan stimulus tersebut. Tidak harus memasukkan mereka ke dalam sekolah, sebab stimulus yang paling manjur adalah ketika anak bermain bersama orang tua. Membersamai mereka dalam melakukan kegiatan akan lebih menyenangkan dan dapat memperkuat bonding.

3. Seorang Anak Tidak Wajib Pintar di Usia Dini

Foto: Pexels

Banyak orang tua yang beralasan memasukkan anak mereka ke sekolah di usia yang sangat dini agar mereka cepat pintar. Namun, tahukah Kita sebagai orang tua, bahwa hal tersebut tidak menjamin. Seorang anak tidak diwajibkan pintar di usia dini. Mereka hanya wajib bahagia agar proses stimulus yang dilakukan bisa berjalan maksimal dan dapat memancing potensi anak. Anak-anak akan pintar pada waktunya jika Kita percaya pada mereka.

4. Anak Merasa Cepat Bosan

Foto: Pexels

Sekolah yang terlalu dini juga dapat berpotensi memunculkan kebosanan pada anak. Bayangkan, sejak usia yang sangat muda, mereka sudah diwajibkan melakukan ini itu dengan teratur. Mungkin mereka akan menurut dan terlihat enjoy melakukannya. Namun, saat mereka besar, rasa bosan itu akan mulai muncul dan mereka tidak ada ketertarikan untuk belajar.

5. Setiap Anak Mempunyai Potensi yang Berbeda

Foto: Pexels

Menggali potensi anak adalah suatu kewajiban. Setiap anak sejatinya mempunyai potensi yang berbeda-beda. Tidak harus didapatkan dengan memasukkan anak sejak usia dini. Hal ini bisa dilakukan dengan selalu memberi stimulus berbagai kegiatan yang bisa dilakukan sendiri oleh orang tua.

Menyekolahkan anak di usia yang terlalu dini hingga sekarang memang tidak ada larangan. Bahkan, kini semakin menjamur sekolah usia dini yang berdiri untuk memberikan stimulus terhadap tumbuh kembang si kecil. Kalau pun sebagai orang tua harus menyekolahkan anak di usia dini karena alasan sibuk bekerja, alangkah baiknya jika memilih sekolah yang ramah, yang tidak mewajibkan anak untuk belajar, tapi bermain dengan tetap berkonsentrasi menstimulus motorik mereka.

Semoga artikel sederhana ini bermanfaat dan Kita sebagai orang tua bisa menjadi lebih bijak lagi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *