junkfood

Wajib Tahu! Inilah 6 Bahaya Junkfood Bagi Kesehatan Anak

Praktis dan lezat, demikian pendapat sebagian besar orang ketika ditanya mengenai junk food. Sesuai namanya, junk food adalah sajian miskin gizi yang mempunyai kandungan enzim sangat minim. Fast food atau makanan cepat saji merupakan salah satu contoh junk food yang diminati berbagai kalangan.

Mengudap sajian ini sesekali, tidak akan menimbulkan dampak jangka panjang bagi kesehatan. Lain halnya jika kamu memberikan junk food pada buah hati setiap hari, ya, Dears. Tindakan ini tentu akan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Berikut ini adalah bahaya junk food bagi kesehatan anak.

1. Tinggi Gula

Junk food mengandung gula yang sangat tinggi. Dalam satu botol minuman bersoda misalnya, mengandung setidaknya sepuluh sendok gula. Apabila dikonsumsi berlebihan, makanan serta minuman tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah. Dampaknya konsentrasi anak pun terganggu dan buah hati berpotensi lebih besar mengidap diabetes tipe dua.

2. Penyebab Kerusakan Hati

Tingginya kadar lemak trans dalam junk food bisa mempengaruhi kesehatan organ hati. Lemak dari sajian tersebut akan menumpuk tatkala kamu tak membatasi konsumsi junk food pada si kecil. Dampaknya adalah terjadinya kerusakan hati.

3. Meningkatkan Risiko Kanker

Kanker menjadi salah satu penyakit berbahaya hingga saat ini. Pengobatan yang cukup sulit ketika sudah berada pada stadium lanjut, membuat orang tua harus ekstra waspada dan benar-benar memperhatikan gizi buah hati. Kalori yang terkandung dalam berbagai jenis junk food memicu obesitas pada si kecil. Kondisi kegemukan inilah yang membuat pertumbuhan sel kanker yang seharusnya ditekan oleh sel ketahanan tubuh, malah terdorong lemak.

4. Bahan Berbahaya dalam Junk Food

Banyak bahan berbahaya yang terkandung di dalam makanan siap saji. Sebagai contoh, Bahan aktif BHA (butylated hydroxyanisole), zat pengawet yang mampu meningkatkan risiko kanker; MSG sebagai bahan pemicu kegemukan yang bisa menyebabkan kerusakan hati dan gangguan pada otak; pengawet sulfit yang mampu menimbulkan reaksi alergi kulit; hingga pematang tepung serta pemutih.

5. Penyakit Jantung Mengintai

Di balik rasa lezat makanan siap saji yang digandrungi anak-anak, risiko penyakit jantung pun mengintai. Tingginya kandungan lemak jenuh, kolesterol, dan kadar garam, dapat berakibat buruk bagi kesehatan jantung.

6. Nafsu Makan Tak Terkendali

Ketika berhadapan dengan camilan dan junk food, selera makan anak seolah meningkat drastis. Buah hati seakan tak ingin berhenti mengunyah, ya, Dears. Awas, obesitas mengintai si kecil ketika nafsu makannya tidak terkendali!

Kelezatan dan kepraktisan sajian junk food membuat banyak orang memilih makanan jenis ini sebagai pengganjal perut atau camilan. Sesekali memberikan makanan cepat saji, bukan masalah. Disarankan untuk memasak camilan sendiri sehingga kandungan gizi serta bahan yang digunakan terpantau oleh orang tua. Semoga bermanfaat, Dears!

 

Featured image: Photo by  Caleb Oquendo on Pexels
*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *