Turuti Hawa Nafsu Membuat Hidup Tidak Berkah, Benarkah, Dears?

Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan derajat yang lebih tinggi karena dibekali akal untuk berpikir. Sedangkan makhluk lain cukup diberi naluri dan insting dalam menjalani kehidupannya. Selain dibekali akal yang membedakan dengan makhluk lain, manusia juga diberi nafsu.

Nafsu itulah yang bisa menentukan ke mana arah dan tujuan hidup seseorang. Nafsu bisa dikatakan sebagai hasrat seorang manusia dalam menginginkan suatu hal. Ada nafsu yang mengarah kepada kebaikan dan ada pula nafsu untuk berbuat keburukan. Tentunya, nafsu yang mengarah kepada keburukanlah yang selalu memenangkan hati seseorang dan memengaruhi kehidupannya.

Banyak orang yang mengikuti nafsu tanpa berpikir terlebih dahulu, sehingga dampaknya bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain. Menuruti nafsu untuk kepentingan sendiri tentu tidak dibenarkan, sebab menjadikan seorang manusia lupa akan kewajiban semestinya dan membuat hidupnya tidak berkah.

Berikut beberapa hal yang menjadikan nafsu bisa berpengaruh dalam kehidupan kita, Dears.

1. Gengsi Membuat Hidup Tertekan

Kebanyakan orang ketika diberi ujian dengan hidup yang sederhana tidak pernah merasa cukup dan puas, sehingga seringkali menghalalkan segala cara untuk bisa menaikkan taraf hidupnya. Tak jarang juga ada yang berpura-pura kaya atau gengsi karena hidup yang biasa-biasa saja. Akibatnya, ketika sudah tak mampu menuruti gengsinya hanya ada rasa tertekan karena tidak ada yang bisa dibanggkan dari dirinya.

2. Menuruti Nafsu Timbulkan Banyak Masalah

Salah dalam memperlakukan nafsu diri juga bisa mendatangkan banyak masalah. Seharusnya kita mengendalikan nafsu agar tidak tergelincir dalam banyak masalah, bukan sebaliknya, dikendalikan oleh nafsu yang mengajak dalam hal keburukan.

3. Uang Banyak Tidak Menjamin Kepuasan Hidup

Uang seringkali dijadikan tolok ukur untuk menilai hidup seseorang. Dampaknya, orang akan cenderung menghargai dan menghormati mereka yang “ber-uang”. Padahal, uang bukanlah satu-satunya yang menjamin kepuasan hidup seseorang. Apabila diri ini menuruti nafsu untuk mendapatkan banyak uang agar dihormati banyak orang, justru akan memperoleh banyak masalah ketika salah niat saat mencari uang.

4. Sikap Bodo Amat Mempermudah Hidup

Saat nafsu memenuhi pikiran dan hati, maka pilihan terbaiknya dengan bersikap bodo amat. Bodo amat alias cuek terkadang dibutuhkan dalam kondisi tertentu, seperti menuruti hawa nafsu. Karenanya, lebih baik jika bersikap bodo amat dan tidak menuruti hawa nafsu yang bisa mempersulit kita ke depannya.

5. Banyak Bersyukur Mempermudah Datangnya Kebaikan

Nafsu tidak akan datang dan menggoda seseorang jika hatinya selalu dilingkupi rasa syukur. So, dalam kondisi apa pun saat ini bersyukurlah karena masih banyak nikmat yang Tuhan berikan tanpa kita minta. Sedangkan nafsu yang senantiasa kita turuti belum tentu memberikan kenikmatan yang hakiki bagi hidup kita.

Setiap orang memiliki nafsu, akan tetapi menjaga dan mengendalikan hawa nafsu itulah yang sulit. Menjaga dengan amalan kebaikan dan menjauhkan dari lingkungan yang kurang mendukung akan membantu untuk mengendalikan hawa nafsu agar memperoleh keberkahan dalam hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *