Ternyata Kata-kata Ajaib Ini Membuatmu Lebih Bahagia dalam Rumah Tangga, Stres Hilang, Hati pun Senang

Disadari atau tidak, pilihan kata atau diksi yang tepat dalam berkomunikasi dengan penghuni rumah dapat mengurangi pertengkaran, stres, dan mendatangkan kebahagiaan di dalam rumah tangga. Namun sayangnya, tidak semua orang memahaminya. Atau lebih tepatnya, mereka tak punya waktu melakukannya. Padahal, kalau kamu sadari, segala sesuatu selalu bermula dari hal yang kecil terlebih dahulu, termasuk penggunaan kata ajaib yang dapat mengubah keadaan menjadi lebih baik.

Tak perlu memilih kata-kata yang terlalu berlebihan, Dears, karena ternyata ada beberapa kata ajaib yang sederhana tapi sangat dalam dari segi makna. Kamu penasaran kata apa sajakah itu? Berikut kata-kata ajaib yang dapat kamu gunakan untuk berkomunikasi di dalam rumah tangga.

  •  “Wow, terima kasih untuk…”

Agar anggota keluarga lebih banyak membantu dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga, ucapkan pujian kendati pun untuk hal-hal kecil yang dilakukan oleh mereka. Hal tersebut dapat mendorong mereka untuk melakukannya lagi.

Menambah kata ‘wow’ atau kata seru lainnya ibarat menggarisbawahi ucapan terima kasih, yang membuat mereka merasa lebih dihargai. Demikian menurut B.J. Galleger, dalam buku Everything I Need to Know I Learned from Other Woman.

  • “Saya ingin tahu apa yang sedang kamu pikirkan…”

Menurut Connie Glaser dalam buku More Power to You,  dengan bertanya, “Apa yang sedang kamu pikirkan?” membuat pasangan menjadi defensif. Akibatnya, dia akan menutup diri. Menambahkan kata ‘Saya ingin tahu’ memberinya pilihan untuk mengungkapkan atau tidak. Dan kemungkinan besar pasangan  akan bersedia mengungkapkan. Dengan begitu, pasanganmu akan lebih terbuka dalam berkomunikasi.

  • “Saya ingin dipeluk”

Sebagian besar anak, bahkan suami, ragu untuk memeluk lebih dulu, padahal mereka juga mendambakannya. Mengatakan “Saya ingin dipeluk” dapat menghilangkan keraguan mereka. Hasilnya, anak dan suami lebih menghargai arti kasih sayang.

Studi secara ilmiah menunjukkan, berpelukan dengan anak atau hanya bergandengan tangan dengan suami dapat meningkatkan pelepasan oxytocin, hormon yang membuat orang-orang merasa lebih disayang dan lebih dekat.

  • “Kamu yang memutuskan” 

Anak-anak memerlukan latihan membuat keputusan sendiri. Katakan “Kamu yang memutuskan ya…”  Dengan meminta mereka membuat keputusan-keputusan kecil, misalnya akan memakai baju apa, atau memilih buku cerita sebelum tidur, kita sudah mengirim pesan kuat yang mengatakan bahwa kita percaya kepada mereka.

Studi menunjukkan cara ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan membuat keputusan yang baik dari buah hati kita.

  •  “Kita bisa mengatasinya”

Studi menunjukkan, hanya dengan mengatakan ‘Kita’, bukan saya atau kamu, membuat perbedaan atau selisih pendapat turun 34% dan memotong panjang pertengkaran sampai separuhnya. Penyebabnya adalah, memandang diri sendiri sebagai tim akan membantu menghadapi masalah secara lebih baik.

  • “Saya sayang kamu” atau “Aku cinta kamu”

Tiga kata ajaib inilah yang paling penting dan seharusnya kita utamakan. Jangan takut terlalu sering mengulang dan mengucapkan kata ini kepada anak dan pasangan kita. Merasa disayang seperti itu laksana musik yang indah, Dears. Kita bisa mendengarkannya lagi dan lagi, dan tidak pernah merasa bosan.

Nah, itulah kata-kata ajaib yang dapat kita ucapkan sesering mungkin kepada anggota keluarga, baik dengan anak maupun pasangan. Dengan kata ajaib ini, semoga rumah tangga kita lebih bahagia, tak ada lagi stres, ataupun pertengkaran di dalamnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *