Tangisan Si Kecil Bukan Kesalahan! Inilah 7 Cara Tepat Menghadapi Anak yang Mudah Menangis

“Duh, anaknya cengeng sekali! Cuma dibentak saja sudah menangis, dasar cengeng!”

Kalimat tersebut tentu kerap kamu dengar tatkala ada anak yang memiliki perasaan super sensitif sehingga mudah menangis, ya, Dears. Mereka sering dicap anak yang cengeng. Sejatinya, tidak ada yang salah dengan tangisan. Menangis ialah bentuk respon atau reaksi seorang anak karena merasa marah, malu, sedih, sampai kecewa.

Walaupun banyak yang terganggu dengan kehadiran si kecil dan tangisannya, itu bukanlah alasan bagi kamu untuk berlaku kasar kepadanya. Lalu, bagaimana cara tepat menghadapi anak yang mudah menangis? Simak ulasannya berikut ini.

Menangis Bukan Kesalahan

anak mudah menangis
Sumber: pixabay.com

Jika kamu masih berpikir bahwa menangis merupakan sebuah kesalahan, segeralah bertobat dan ubah pola pikirmu, Dears. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa menangis adalah cara anak untuk meluapkan isi hati, mengungkapkan apa yang mengganggu perasaannya. Maka, bila buah hati menangis, sebut saja di tempat umum atau lokasi pesta, cobalah untuk lebih dahulu menenangkan dirimu. Selanjutnya ajak anak ke tempat yang sepi. Barulah tanyakan penyebab si kecil menangis.

Bereaksi Secara Wajar

anak mudah menangis
Foto: orami.co.id

Jangan anggap tangisan anak sebagai masalah besar. So, bereaksilah dengan wajar. Hindari memukul, mengasari buah hati, atau malah mengabulkan segala keinginannya yang justru menjadikan  si kecil kelewat manja.

Namun, jika kamu masih saja kesal dengan caranya meluapkan perasaan, coba putar ulang ingatanmu. Bagaimana bahagia itu hadir ketika si malaikat kecil lahir. Cara ini bisa membuatmu sadar posisimu sebagai ibu yang harus ekstra sabar dalam mendidik serta mengarahkan anak supaya tumbuh jadi seseorang yang luar biasa.

Jangan Terpancing emosi

anak mudah menangis
Sumber: pixabay.com

Tarik napas panjang, buang lewat mulut. Lakukan trik sederhana ini sampai emosimu mereda ketika menghadapi tingkah anak super sensitif, Dears. Tidak perlu mengancam atau mengeluarkan kata-kata kotor, ya. Melakukan tindakan tersebut malah akan membuat anak minder dan  merasa tak disayang. Ingatlah bahwa anak mampu merekam segalanya dengan lebih cepat. Ingatan itu akan dia bawa hingga dewasa. Terbayang, kan, apa yang akan terjadi kalau kamu melontarkan ucapan buruk atau mengancamnya tiap kali menangis?

Beri Kenyamanan

anak mudah menangis
Sumber: pixabay.com

Sejatinya anak yang telalu sensitif hanya memerlukan dukungan dan pendampinganmu sebagai orang tua. Mereka anak merasa lebih aman serta nyaman saat kamu selalu ada. Ketika anak menangis karena takut maupun malu, peluklah ia. Buat suasana menjadi nyaman baginya.

Krisis Percaya Diri

anak mudah menangis
Sumber: pixabay.com

Tangisan tidak melulu terjadi karena takut atau kecewa, bisa juga diakibatkan rasa percaya diri yang kurang. Nah, dalam kondisi ini kamu harus mampu meningkatkan rasa pedenya, Dears. Pertama, jangan abaikan keberadaannya dan senantiasa memberikan support serta perhatian. Dampingi anak saat bermain di awal waktu saja, selanjutnya jika suasana terlihat sudah kondusif, kamu bisa meninggalkannya bermain sendiri ya, Dears.

Luapkan Emosi dengan Cara Tepat

anak mudah menangis
Sumber: pixabay

Ajari anak untuk meluapkan emosinya dengan cara yang positif. Alih-alih menangis tiada henti, kamu bisa mulai melakukan terapi. Beberapa di antaranya ialah dengan bermain hitung benda maupun lempar bola, pokoknya pilih aktivitas yang mampu melatihnya lebih sabar.

Libatkan Psikolog Anak

anak mudah menangis
Sumber: pixabay.com

Apabila kamu sudah tidak bisa menangani si kecil dengan cara-cara di atas, jangan malu berkonsultasi pada psikolog anak. Ahli akan memberikan pendapat maupun solusi terbaik dari permasalahanmu, Dears.

Jangan melabeli anak yang terlampau sensitif sebagai pribadi cengeng. Ketahui apa yang mereka inginkan dan ciptakan suasana nyaman. Semoga beberapa tips di atas bisa diterapkan dan membantumu mengatasi si kecil yang mudah menangis, ya, Dears!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *