Tak Hanya Menghibur, Justru Ini yang Kamu Dapatkan Ketika Membuka Instagram

Media sosial menjadi keseharian yang tak terpisahkan pada saat ini. Hampir setiap hari kita tidak bisa melewati hari tanpa membuka media sosial. Terlebih dalam satu hari bisa saja membuka media sosial jenis WhatsApp dan Instagram lebih dari 10x per harinya.

Seperti sudah kecanduan, sehari tanpa membuka kedua media sosial tersebut rasanya ada yang kurang sebelum memulai aktivitas di pagi hari. Bahkan saking kecanduannya, sekalinya buka malah kebablasan hingga berjam-jam dan lebih menunda pekerjaan yang seharusnya dikerjakan. Membuka media sosial memang tak salah karena bisa meredakan stres dan kepenatan aktivitas yang dijalani. Namun tak hanya kesenangan dan menghibur saja, berikut justru yang kamu dapatkan jika terus menerus membuka media sosial terutama Instagram setiap harinya tanpa henti.

1. Hidup Orang Lain Terlihat Sempurna

Image by Pinterest

Namanya juga dunia maya yang tak semuanya selalu sama dengan kehidupa riil nya. Postingan yang dilihat selalu terlihat lebih dibandingkan diri sendiri. Menjadikan tiap orang yang melihatnya merasa minder dan menganggap kehidupan orang lain lebih sempurna dan selalu bahagia. Padahal kenyataannya tidak semua yang diposting menujukkan perasaan yang sebenarnya.

2. Kamu Membutuhkan Pengakuan

Tak jarang orang yang memposting pada akun media sosialnya yang selalu terlihat sempurna kehidupannya justru orang yang ingin mendapat pengakuan dari orang lain. Ketika semua hal yang dilakukan selalu dikaitkan dengan pengakuan dari orang lain, artinya mereka tidak benar-benar hidup untuk diri mereka sendiri.

Begitu juga dengan diri kita masing-masing, ketika mencoba untuk memposting hal-hal yang menarik dan mengundang respon dari followers sama saja kita berusaha untuk mendapat pengakuan dari mereka. Salah satu kutipan pada podcast Jay Shetty yang menarik mengenai pengakuan dari orang lain adalah ‘when you’re living for other people’s validation, now you living according to their value not yours’.

3. Hanya Stuck Melihat Orang Lain Berprogress

Image by Pinterest

Paling parahnya, ketika melihat postingan orang lain yang lebih bahagia, memiliki hidup mapan, pekerjaan tetap dan keluarga yang selalu support rasanya hanya menyia-nyiakan waktu berharga. Waktu yang terbuang untuk scroll media sosial, seharusnya bisa digunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat. Baik membaca buku, mencoba menggali informasi freelance bahkan mencari informasi pekerjaan yang membuka lowongan. Bukan hanya stuck dan melihat orang lain sukses sedangkan diri sendiri tidak memiliki progress apa-apa.

4. Perspektif yang Berbeda Tiap Orang

Image by Pinterest

Ketika membuka media sosial terutama Instagram, yang kita temui beragam jenis netizen dengan karakternya masing-masing. Pada saatnya kita tidak sreg dengan salah satu komentar dari netizen justru menjadi baku hantam yang tidak ada habisnya yang berujung memutus tali silaturahmi yang kita sendiri tidak pernah mengenal orang yang dimusuhi tersebut. Ahh betapa ruginya orang-orang yang tidak bijak dalam menggunakan media sosialnya tersebut.

5. Tidak Membutuhkan ‘Love’ dari Orang Lain

Image by Pinterest

Yap! kita ini hidup di dunia nyata yang keras dan penuh dengan berbagai hal kompleks dijumpai setiap harinya. Terkadang kebaikan yang dilakukan tidak mendapat ucapan terimakasih dari orang lain. Pun tidak juga mendapatkan tanda ‘love’ seperti di Instagram. Kita hidup untuk diri sendiri, untuk kebaikan diri kita sendiri yang akan kembali pada diri masing-masing.

Sejauh ini, bagaimana dengan kamu Dears. Sudahkah menggunakan media sosial Instagram untuk hal-hal yang bermanfaat atau justru membuat hidup semakin tidak produktif? So, semua itu kembali pada individu masing-masing, orang lain belum tentu se-bahagia yang ditunjukkan di Instagram, pun hidup kita juga tidak seburuk mereka yang selalu diposting kok, Dears.

 

Featured image: Photo on Pexels
*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *