Sudah Bersih dan Amankah Air Minum yang Kamu Konsumsi saat Ini, Dears?

Air merupakan kebutuhan utama bagi semua makhluk hidup, tak terkecuali manusia. Kebutuhan akan air semakin hari semakin meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk, baik di kota maupun di desa. Hal inilah yang menyebabkan banyak daerah yang kekurangan sumber air untuk kebutuhan sehari-hari mereka, terutama saat musim kemarau.

Kekurangan sumber air bersih berdampak besar bagi kehidupan dan menjadi masalah yang harus segera dicari solusinya. Kebutuhan akan air sangat penting bagi tubuh, karena jika kekurangan cairan, tubuh akan mengalami dehidrasi yang bisa saja berujung kematian akibat terserang dehidrasi akut.

Seiring berkembangnya teknologi, kebutuhan air minum dapat terpenuhi dengan adanya air minum dalam galon yang dapat diisi ulang. Penggunanya juga sudah menjangkau seluruh lapisan masyarakat karena kepraktisan dalam penggunaannya.

Namun, apakah kamu yakin jika air minum isi ulang tersebut benar-benar bersih dan terbebas dari bakteri? Jika air kurang terjaga kebersihannya, yang pasti akan menimbulkan penyakit pada keluarga. Penyakit yang sering terjadi adalah mual dan muntah. Hal itu sebagai respon pertama akibat ada partikel asing yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, penyakit yang lebih serius juga dapat terjadi, seperti masalah pencernaan, hepatitis A, hingga penyakit lambung ketika mengonnsumsi air tidak bersih secara terus menerus.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui dan memerhatikan segala yang kita gunakan secara instan. Akan tetapi, jangan buru-buru berburuk sangka kepada air minum isi ulang, ya, Dears. Belum tentu semua air minum isi ulang memiliki kualitas yang buruk. Kita hanya perlu lebih berhati-hati untuk meminimalkan risiko efek samping yang terjadi ketika mengonnsumsi air yang tidak bersih.

Nah, berikut ini beberapa tips yang dapat kamu coba ketika menggunakan air minum isi ulang di rumah.

1. Cek Tempat Membeli Air Minum

Meski sudah banyak yang lebih paham, namun kamu tetap harus memerhatikan di mana tempat kita membeli air minum tersebut. Jika memang masih ragu, bisa saja bertanya dengan penjualnya, tentunya dengan pertanyaan yang sopan agar si penjual tidak tersinggung.

Kebutuhan air minum yang semakin meningkat menyebabkan para oknum bertindak curang dengan menjual air yang kurang terjaga kebersihannya. Jika membeli di tempat air minum isi ulang yang menggunakan lampu UV, perlu diperhatikan betul kualitasnya. Karena biaya yang dibutuhkan si penjual tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima. Kita patut jeli dengan air isi ulang yang kita beli.

2. Perhatikan Tempat Air yang Digunakan

Galon sebagai wadah air isi ulang yang dipakai, jangan sampai luput dari perhatian kita juga Dears, dari tempat itu kita tahu kualitas air yang akan dibeli. Meskipun sudah melewati proses pencucian dan sterilisasi ulang, jika penyimpanan yang tidak sesuai standar juga memungkinkan galon mudah menjadi tempat perkembang biakan bakteri dan jamur.

3. Rebus untuk Mengantisipasi Air yang Tidak Bersih

Tips terakhir, untuk berjaga-jaga jika air minum yang kita beli tidak terjaga kebersihannya dapat dilakukan sterilisasi sendiri di rumah. Cara yang paling mudah yaitu dengan merebus air sebelum digunakan. Meski terlihat repot, jika tujuan kita untuk menjaga agar terhindar dari penyakit, maka tak masalah jika harus melakukannya setiap kali akan menggunakan air isi ulang. Rebuslah air dan tunggu hingga mendidih selama sepuluh menit, agar bakteri yang mampu hidup diatas suhu 100 derajat celsius di dalam air dapat mati.

Segala kebutuhan yang sudah tersedia secara instan saat ini belum tentu selalu menguntungkan untuk diri kita. Kadang ada oknum yang memanfaatkan keadaan untuk meraup untung tanpa memedulikan risiko yang terjadi pada orang lain. Jangan sampai kita terkecoh dengan harga yang relatif lebih murah dibanding harga biasanya, belum tentu kualitasnya bagus dan aman untuk digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *