Sounding, Hipnotherapy Alami untuk Buah Hati

Pernah mendengar tentang Sounding, Dears? Sounding adalah pengucapan berulang, kata-kata positif, yang dilakukan ketika subjek berada pada alam pikiran bawah sadar. Metode ini efektif untuk mempengaruhi perilaku seseorang.

Menurut penelitian Sigmund Freud, seorang ahli psikoanalis, perilaku seseorang, 88% dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar, 9 kali lebih efektif dibanding pikiran sadar. Pikiran bawah sadar adalah tempat penyimpanan memori jangka panjang, emosi, kebiasaan, intuisi, kreatifitas, persepsi, belief dan konsep diri.

Selama ini, kita sering mendengar istilah sounding untuk persiapan menyapih bayi. Istilah kerennya WWL (Weaning with Love). Padahal sounding bisa digunakan untuk hal-hal lain juga, loh, Dears. Sounding merupakan cara ampuh untuk mempersiapkan si kecil menghadapi situasi tertentu.

Sebagai contoh, anak yang ketakutan dan susah diajak potong rambut. Kita bisa terapkan sounding agar anak menjadi berani dan tidak rewel saat dipotong rambutnya. Cara ini juga dapat dipakai untuk mempersiapkan kelahiran adik baru. Fungsinya agar si kakak, tidak merasa cemburu dan benci pada adiknya. Selain itu, bila anak akan menghadapi kejadian penting, seperti akan diimunisasi, masuk sekolah, atau pindah lingkungan baru, sounding bisa digunakan supaya anak tidak rewel atau tantrum.

Untuk anak dibawah usia 3 tahun, pikiran sadar mereka belum terbentuk. Oleh karenanya, sounding sangat tepat digunakan untuk mengkomunikasikan hal-hal baik kepada mereka. Namun, tidak menutup kemungkinan, sounding dilakukan kepada anak diatas 3 tahun, untuk penanaman hal-hal positif.

Dalam melakukan sounding ada beberapa cara yang efektif, jadi tidak bisa sembarangan, ya.

Lakukan Sounding saat Anak Berada di Pikiran Bawah Sadar

foto: Pexels

Saat ini adalah fase ketika anak akan tertidur namun belum sepenuhnya nyenyak. Tandanya, bila diajak bicara masih ada respon, terdapat gerakan anggota badan atau ekspresi raut wajah. Ilmiahnya otak dalam kondisi gelombang theta. Bila telah terlelap dan nyenyak, sounding malah tidak efektif dan gagal.

Saat Anak Fokus pada Satu Hal

Sumber: usa.for me.space

Anak akan berada di pikiran bawah sadar saat mereka fokus dan konsentrasi akan satu hal. Seperti ketika mereka asyik bermain, saat menonton tv atau sedang bermain gadget. Sounding akan berhasil, bila mereka sama sekali tidak sadar kita sedang berbicara di sebelahnya. Jadi seperti “dicuekin” ya, Dears. Tak perlu marah, saat sang anak tidak merespon kata-kata yang kita ucapkan, karena ini artinya sounding sudah berhasil.

Lakukan Sounding Secara Berulang dan Konsisten

Foto: Pexels

Sekali, dua kali sounding, kadang belum mampu menyentuh pikiran bawah sadar anak, maka, jangan putus asa. Tetap sabar dan lakukan sounding sesering mungkin secara konsisten. Kemungkinan butuh waktu sekitar tiga hingga tujuh hari agar sounding benar-benar berhasil. Jangan lupa, gunakan kalimat positif dan hindari kata “tidak” serta “jangan”.

Pada dasarnya sounding sama seperti pemberian sugesti positif. Bedanya, sounding dilakukan saat anak atau subjek berada di pikiran bawah sadar. Dengan penerapan sounding yang benar, penanaman nilai-nilai positif pada anak, menjadi lebih mudah.

Yang tidak kalah penting, selalu sertakan Tuhan dalam menanamkan hal baik kepada anak. Anak adalah titipanNya, sudah semestinya kita selalu konsultasi kepadaNya dalam setiap proses mengiringi tumbuh kembangnya. Semoga memberikan hasil, anak menjadi pribadi yang lebih baik. Selamat mencoba ya, Dears.

 

*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *