Sering Mengikuti Kelas Online? Penuhi 6 Etika Ini

Sejalan dengan adaptasi manusia terhadap pandemi. Mulai ada ruang publik yang bergeser kebiasannya. Kalau kita sering mengikuti kelas, seminar, talkshow, kajian, atau diskusi dan sharing yang menempati suatu ruang yang dapat menampung orang banyak. Semasa pandemi, bentuk-bentuk pertemuan tersebut memilih media baru.

Semua pertemuan menjadi berbasis daring. Banyak media yang dapat digunakan. Mulai dari WhattApps, Zoom Meeting, Google Meet, dan seterusnya. Kalau dulu, kita harus berada dalam satu ruangan untuk mengikuti sebuah pertemuan, untuk mencari ilmu, atau menambah relasi. Kini, pertemuan dapat dilakukan di mana saja!

Namun, sayang sekali masih ada hal-hal yang perlu diperhatikan tentang etika pertemuan atau belajar daring ini. Karena secara tidak sadar, bisa jadi kita sering melakukan perilaku yang tidak menyenangkan bagi orang lain ketika sedang mengikuti kelas daring.

Maka dari itu penting bagi kita untuk mencermati ulasan etika mengikuti kelas daring berikut ini!

1. Tetap gunakan pakaian yang sopan

Sama seperti belajar, pertemuan, atau kajian di ruangan pada umumnya. Menggunakan pakaian yang sopan bukan saja bisa menaikkan mood serius ketika mendengar materi, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan kepada yang mengisi materi. Jangan lupa nyalakan video jangan hanya audio saja. Penyelenggaran kajian daring dapat memberi aturan penyalaan video. Dengan aturan seperti itu, penghormatan kepada pemateri akan tampak. Fokus kepada pemateri juga kelihatan, jangan sambil mengerjakan pekerjaan lain yang dapat memecah fokus ya!

2. Catat

Mencatat materi bukan hanya dilakukan di kelas saja, kan? Selain mempermudah dalam proses belajar, mencatat materi merupakan bukti bahwa kita fokus dan serius kepada materi yang disampaikan. Bisa jadi, kan dengan catatan tersebut jika suatu saat nanti kita lupa, kita masih bisa melihatnya.

3. Jangan keluar masuk room sembarangan

Seperti pada pertemuan biasa, peserta yang keluar dan masuk ruangan akan menganggu pemateri. Kesan yang diberikan pun buruk, yaitu mengabaikan dan tidak menghargai pemateri. Beda kasusnya jika koneksi sedang buruk, jadi jangan lupa perhatikan koneksi ya!

4. Cari tempat yang dapat memusatkan perhatian pada materi

Jangan lupa gunakan background polos atau tembok. Hindari backround yang banyak lalu lalang orang-orang. Jangan sampai hal-hal yang sangat privasi dapat ditangkap layar. Hindari tempat yang banyak suara karena dapat mempengaruhi fokus kepada materi.

5. Tidak membagikan materi kecuali jika diizinkan

Bisa jadi, karena ada pemahaman yang tidak utuh terhadap isi materi yang hanya dibaca lewat slide dapat menyebabkan kesalahpahaman. Kesalahpahaman itu dapat berujung pada nama baik pemateri atau pihak penyelenggara. Apalagi kalau seminar/kelas tersebut berbayar, pasti akan melukai banyak pihak.

6. Gunakan identitas yang sesuai

Identitas tersebut akan mendeteksi kriteria peserta. Jika kelas, pertemuan, kajian, seminar tersebut bersifat formal, identitas yang benar akan sangat menjadi pertimbangan. Pihak penyelenggara juga harus memperhatikan konfirmasi peserta supaya dapat meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pandemi tidak akan membuatmu kehilangan akses untuk mencari ilmu. Itulah beberapa etika yang harus kita perhatikan ketika sedang mengikuti kelas daring. Jangan mentang-mentang tidak ada pertemuan secara langsung, membuat kita cuek sehingga dapat mengabaikan keformalan kelas. Tetap jaga etika kepada orang yang berilmu meskipun tidak melalui tatap muka langsung.

 

Featured image: Photo on Pexels.com
*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *