Saatnya Menghitung Budget Hari Raya, Kamu Sudah Siap Belum, Dears?

Dears, bulan Ramadan hanya tinggal menunggu hari. Di bulan Ramadan, biasanya umat muslim mulai sibuk mempersiapkan anggaran untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Meski masih sekitar 2 bulan lagi, Idul Fitri menjadi hari yang paling dinanti oleh umat Islam. Berbagai selebrasi yang menjadi tradisi keluarga terkadang hanya bisa kamu jumpai pada saat Idul Fitri.

Mudik adalah salah satu tradisi orang Indonesia menyambut hari raya bersama keluarga tercinta. Berbondong-bondong warga kota memadati jalanan menuju daerah asal mereka demi berjumpa sanak dan saudara.

Meski setiap orang yang bekerja mendapatkan kompensasi bernama THR untuk menyambut hari raya, namun kadangkala dalam pelaksanaannya banyak yang menghabiskan lebih dari jatah THR yang ada. Kalau sudah begini, kamu harus menyiasati jauh hari sebelumnya. Misalnya, dengan menyiapkan anggaran untuk mudik hari raya. Jika sudah terencana, tentu jatah THR akan sesuai hitungan, bahkan mungkin sebagiannya bisa kamu tabung.

Nah, apa saja ya, daftar yang harus kamu perhatikan dalam merencanakan anggaran hari raya?

1. Biaya Akomodasi

Poin ini meliputi pembelian tiket pulang pergi untuk kamu yang menggunakan kereta, pesawat, dan jasa transportasi umum lainnya.

Kamu yang membawa kendaraan roda empat sendiri pun harus menyediakan anggaran bensin dan tol untuk perjalanan pulang dan pergi. Jangan lupa untuk mengecek terlebih dahulu kondisi kendaraanmu, ya! Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga jika kendaraanmu mogok di tengah perjalanan.

2. Anggarkan Angpau untuk Keluarga Besar

Belajarlah dari tahun-tahun sebelumnya. Kamu bisa menghitung sendiri berapa jumlah uang tunai, baik yang sudah ditukar dalam uang baru ataupun belum, untuk dibagikan saat hari raya. Ingat, niatkan berbagi kebahagiaan yang hanya datang setahun sekali ini ya, Dears.

3. Baju Baru untuk Anak dan Sanak Saudara

Meski memakai baju baru bukanlah keharusan saat hari raya tiba, seakan sudah menjadi tradisi hal ini haruslah ada. Kamu bisa menyiasati anggaran ini dengan menabung untuk membelinya jauh-jauh hari, misalnya 2 atau 3 bulan sebelum tiba puasa. Mencicil setiap bulan bisa meringankan bebanmu. Dengan melakukannya, kamu pun bisa terhindar dari kondisi berdesak-desakan di toko baju yang kerapkali terjadi menjelang hari raya.

4. Oleh-oleh Makanan atau Hantaran untuk Keluarga di Kampung Halaman

Tidak enak rasanya jika mudik tanpa membawa buah tangan, bukan? Siapkan jauh hari sebelumnya jenis makanan yang akan kamu bawa untuk oleh-oleh orang tua, juga sanak saudara yang akan dikunjungi selama mudik. Kalau perlu, buatlah daftar jenis makanan, serta siapa saja yang akan kamu beri saat mudik nanti.

5. Biaya Selama Liburan

Berapa lama biasanya waktu yang kamu butuhkan selama mudik hari raya?  Mungkin sekitar 4 sampai 10 hari ya Dears, rata-rata waktu yang dihabiskan para perantau saat libur tiba. Tentunya kamu membutuhkan biaya, terutama saat wisata kuliner menikmati kenangan setelah lama tidak mengunjungi tempat kelahiran.

6. Oleh-oleh saat Kembali ke Kota

Ini tak kalah pentingnya, yaitu tradisi bertukar oleh-oleh dengan tetangga atau rekan kerja. Setelah selesai mudik, mereka yang berada di lingkungan kerja dan tempat tinggalmu tentunya juga perlu kamu berikan sekadar oleh-oleh dari kampung halamanmu.

7. Sediakan Dana Cadangan untuk Hal Tak Terduga

Kenapa harus ada dana cadangan? Karena kita tidak pernah tahu apa yang terjadi selama masa mudik tiba. Entah anak sakit, atau tiba-tiba mobil mogok. Dana cadangan harus tetap ada sehingga keadaan darurat seperti ini tetap terkendali.

Nah, dengan memerhatikan 7 hal tadi, kamu bisa melakukan estimasi berapa biaya yang harus dipersiapkan untuk mudik saat hari raya tiba. Tentunya menabung setiap bulan akan lebih baik daripada kamu hanya mengandalkan uang THR. Dengan begitu kamu tetap bisa menabung. Selamat menghitung anggaran ya, Dears!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *