Perhatikan! Sifat Berikut Sering menjadi Pencetus Prasangka Buruk terhadap Orang Lain

Prasangka buruk atau su’udzon, pasti semua orang pernah melakukannya. Entah karena hasutan orang lain atau dari diri sendiri. Memiliki sifat su’udzon pastinya tidak seharusnya dimiliki, karena hanya akan membuat pikiran tidak pernah tenang.

Prasangka buruk bisa terjadi di saat kapan pun dan dimana pun. Tidak hanya di lingkungan masyarakat tetapi juga di tempat kerja atau perkumpulan lainnya. Tanpa kita sadari, lingkungan menjadi penyumbang sifat dan tingkah laku seseorang termasuk prasangka buruk ini. Teman yang suka bergosip dan membicarakan aib orang lain pasti akan membuatmu tertular dengan sifat yang mereka miliki. Kamu juga menjadi orang yang terkesan picik memandang orang lain tanpa mengetahui sebab aslinya.

Tetapi tak hanya itu, sifat diri sendiri juga bisa menjadi faktor seseorang suka dan sering berprasangka buruk terhadap orang lain. Berikut sifat yang sering menyebabkan orang berprasangka buruk, sebaiknya dihindari ya, Dears.

1. Benci

Prasangka buruk datang karena ada perasaan benci dan tidak suka terhadap orang lain. Ketika ada rasa tidak suka dengan orang lain pasti akan mencari titik kesalahannya dan mengumbar kepada orang lain. Sehingga orang lain pun akan ikut berburuk sangka tanpa mengetahui kebenarannya. Orang yang seperti itu, pikirannya sudah ter mindset untuk selalu berburuk sangka kepada orang yang dibencinya dan menghasut yang lain untuk ikut berburuk sangka.

2. Iri

Iri dengan keberhasilan, kebaikan dan pencapaian yang didapat orang lain juga seringkali memunculkan sifat prasangka buruk. Karena dia tidak ingin melihat orang lain sukses timbullah prasangka buruk yang sebenarnya belum tentu orang tersebut lakukan untuk mencapai keberhasilannya. Yang ada dipikiran hanya bagaimana cara untuk membuat orang yang berhasil tersebut dianggap remeh orang lain dengan keberhasilan yang telah didapatkannya.

3. Dendam

Pernah memiliki sifat dendam? Sifat dendam dan iri bisa disebut sifat satu paket, yang sebenarnya tidak boleh dipelihara. Tetapi menghilangkannya bagi beberapa orang sangat sulit. Sama halnya dengan iri, prasangka buruk juga timbul karena dendam terhadap seseorang dan ketika orang itu sukses, pasti prasangka buruk itu muncul begitu saja dan berpikiran yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya, karena hanya asumsi akibat dendam yang dimiliki.

4. Sombong

Prasangka buruk pada orang lain juga bisa terjadi ketika memiliki sifat ini. Sombong dengan apa yang dimiliki dan berprasangka buruk terhadap orang lain yang memiliki pencapaian lebih tinggi dibanding dirinya. Selain itu tidak percaya dengan keberhasilan yang diraih seseorang meski itu dari usaha dan kerja kerasnya sendiri.

5. Merasa Paling Benar

Orang yang merasa paling benar juga susah untuk berprasangka baik terhadap orang lain. Karena dalam mindset nya hanya dirinya lah yang benar dan bisa mencapai segala sesuatu yang diinginkannya. Sedangkan ketika orang lain berhasil, ia tidak senang dan berprasangka buruk dengan keberhasilan yang dicapai seseorang.

Prasangka buruk bisa terjadi tanpa kita sadari, tetapi lebih baik teruslah berprasangka baik terhadap orang lain meski tidak menyenangkan. Ketika kita sering memelihara sifat ini, suatu saat kita juga akan merasakan hal yang sama, dianggap remeh dan orang lain berprasangka buruk terhadap kita.

 

*Artikel merupakan kiriman dari kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *