Penyebab Sering Mengalami Insomnia dan Cara Mengatasinya

Insomnia adalah suatu gangguan susah tidur di malam hari yang kerap kali dialami banyak orang. Dampaknya ketika siang hari mudah mengantuk dan tidak maksimal dalam beraktivitas.

Tidur di malam hari normalnya sekitar 6 hingga 8 jam untuk bisa mendapatkan tubuh yang kembali fit di pagi hari. Sedangkan jika seseorang sering mengalami insomnia, maka jadwal tidurnya di malam hari akan terganggu dan berpengaruh pada kesehatannya yang semakin menurun. Insomnia sendiri ada 2 jenis, yaitu insomnia primer yang terjadi secara alami oleh tubuh tanpa ada kaitannya dengan masalah kesehatan, sedangkan insomnia sekunder terjadi pada seseorang yang juga mengalami gangguan kesehatan tertentu seperti radang sendi, asma, gangguan lambung (GERD) hingga depresi.

Selain itu insomnia yang sering dialami kebanyakan orang juga karena kebiasaan yang kurang sehat hingga berdampak pada kualitas dan kuantitas tidurnya di malam hari. Berikut di antara penyebab insomnia akibat kebiasaan yang kurang sehat.

Jadwal Berantakan

Foto: Unsplash

Bagi sebagian orang lebih suka mengerjakan pekerjaannya di malam hari saat kondisi hening dan tenang. Padahal waktu di malam hari seharusnya dijadikan untuk istirahat agar di pagi harinya tubuh sudah dalam kondisi fit dan siap untuk kembali beraktifitas. Kesalahan dalam menjadwalkan kegiatan ini bisa menjadi pemicu insomnia yang sudah menjadi kebiasaan. Jika memang membutuhkan kondisi yang tenang bisa melakukannya menjelang fajar setelah melaksanakan shalat malam dan mengubah jadwal tidur lebih awal dari biasanya.

Tidur Cukup Lama di Siang Hari

Foto: Unsplash

Pengidap insomnia cenderung malas beraktifitas di siang hari dan lebih banyak menggunakannya untuk tidur. Sehingga saat malam hari untuk berisitirahat, mata justru masih terjaga dan sulit tidur hingga menjelang fajar.

Bermain Alat Elektronik Menjelang Tidur

Foto: Unsplash

Berapa kali membuka sosial media dalam sehari? Bila dihitung mungkin lebih dari 10 kali. Belum lagi kebiasaan streaming semua sosial media sebelum tidur menjadi kegiatan yang wajib dilakukan. Sayangnya akibat membuka sosial media sebelum tidur ini malah membuat orang semakin kesulitan untuk bisa tidur lebih awal. Radiasi dari perangkat elektronik seperti televisi, laptop dan gadget justru menjadikan seseorang semakin terjaga dan sulit tidur.

Stres Berkepanjangan

Foto: Unsplash

Stres dan banyak pikiran juga sering menyebabkan insomnia. Hal itu karena saat kondisi tenang dan sepi seseorang cenderung memikirkan banyak hal yang seharusnya tidak perlu dipikirkan dan membuatnya stres. Dampaknya membuat seseorang terjaga dan sulit tidur di malam hari. Untuk itu kurangi memikirkan hal-hal yang tidak penting hingga membuat stres.

Ada masalah tentu dicari cara untuk mengatasinya. Begitu juga dengan insomnia, kesulitan tidur di malam hari selain membuat tubuh kurang fit di pagi hari juga rentan mengalami masalah kesehatan seperti gangguan ginjal, hati hingga jantung. Berikut tips mudah untuk tidak mengalami insomnia berkepanjangan Dears, bisa ditiru nih.

1. Membaca Buku

Membaca buku sebelum tidur cukup ampuh untuk bisa membuat orang mudah tidur. Coba sempatkan membaca buku sekitar 1 bab setiap hari menjelang tidur, selain bermanfaat untuk memudahkan tidur, bacaan yang dibaca juga akan lebih mudah diingat karena setelah membaca tidak melakukan kegiatan lain.

2. Hindari Alat Elektronik

Cobalah untuk tidak menjadikan kebiasaan membuka sosial media apalagi streaming YouTube sebelum tidur. paling tidak setengah jam sebelum tidur tidak menyentuh perangkat elektronik dan menggunakannya agar mendapatkan tidur yang berkualitas dan bisa tidur dengan normal.

3. Tidur Siang Secukupnya

Batasi tidur di siang hari, cukupkan waktu saat siang hari untuk melakukan banyak kegiatan yang bisa dikerjakan tanpa menunggu malam hari. Agar saat malam hari tubuh sudah lelah untuk melakukan pekerjaan yang membutuhkan banyak waktu sehingga tidak mungkin terjaga hingga larut malam. Kalaupun terpaksa mengejar deadline usahakan sudah dicicil jauh-jauh hari dan menghindari marathon agar tubuh tetap dalam kondisi prima setiap harinya.

4. Olahraga Teratur

Olahraga apapun memberi banyak manfaat bagi tubuh. Terutama untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh. Begitu juga dengan manfaatnya yang mampu untuk menghindari gangguan insomnia yang sering dialami. Dengan sering berolahraga terutama di pagi hari meningkatkan semangat untuk beraktivitas sehingga di malam harinya adalah waktu terbaik untuk beristirahat dan tidak mengalami insomnia kembali.

5. Hindari Minum Kopi

Pikiran alam bawah sadar berpengaruh pada setiap hal yang kita percayai. Seperti halnya sugesti kebanyakan orang, jika minum kopi di malam hari pasti sulit untuk tidur hingga mengalami insomnia. Padahal studi menyebutkan jika kopi tidak menyebabkan rasa kantuk. Namun, jika sudah memiliki sugesti jika kopi mengakibatkan sulit tidur maka saat mengonsumsinya maka otak akan merespon dan percaya ketika minum kopi akan sulit tidur. So, untuk kamu yang juga memiliki sugesti seperti itu disarankan tidak minum kopi agar tidak mengalami insomnia yang berkepanjangan.

Dilihat dari jenis insomnia, yang sering terjadi yaitu insomnia yang diakibatkan karena kebiasaan masing-masing individu. Ketika sudah mencoba tips di atas tetapi masih tidak ada perubahan, segera konsultasikan kepada dokter untuk diberikan treatment yang sesuai dan tidak mengalami insomnia terus menerus.

 

*Artikel merupakan kiriman dari kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *