Menulis Bukan Hal yang Sulit. Praktikkan 5 Langkah Mudah Ini!

Dears, menulis bukanlah masalah bakat. Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang bisa dipelajari dan diasah. Artinya, semua orang mempunyai kesempatan menjadi penulis dan menulis bukan hal yang sulit. Benarkah?

Yup, kamu hanya perlu melakukan hal-hal berikut ini:

1. Abaikan Teori

Menulis adalah menuangkan ide yang ada dalam pikiran dan perasaan kita. Bagi penulis profesional, menerapkan teori dalam tulisan adalah hal yang mudah. Akan tetapi, untuk para pemula, masalah titik koma, ejaan dan rincian sistematika bukan hal yang mudah. Jalan satu-satunya adalah ikuti kata hati dan abaikan pendapat orang tentang tulisanmu. Dengan begitu, kamu akan merasa bebas dari beban salah benar dan baik buruk. Setelah tulisanmu selesai, kamu bisa membacanya dari awal lagi sambil memperbaiki titik koma, ejaan, dan menambahkan sistematika yang kurang.

2. Gali Pengalaman Pribadi

Setiap orang memiliki pengalaman, baik itu menyenangkan, tidak menyenangkan, atau bahkan memalukan. Bisa dari pengalaman pribadi, keluarga, atau sahabat. Yang perlu diperhatikan adalah ide harus orisinil, bahkan lebih baik lagi jika bisa ekstrem.

3. Mulailah dengan yang Kamu Pahami

Menulis sesuatu yang kita pahami tentunya lebih mudah daripada menulis sesuatu yang kita belum paham. Setuju, Dears?

4. Berbaurlah dengan Orang Lain

Kita adalah makhluk sosial. Berinteraksi dengan orang sekitar dan lingkungan dapat membantu kita mengembangkan ide. Kamu juga bisa membaca untuk menambah perbendaharaan kata agar diksi tulisanmu lebih bervariasi.

5. Jangan Idealis

Penulis idealis adalah penulis yang menginginkan kesempurnaan dalam setiap karyanya. Sebaliknya, ada pula penulis yang memperhatikan kebutuhan pasar. Penulis model seperti ini disebut penulis industrialis. Penulis idealis mengutamakan kesempurnaan ide dan bahasa yang digunakan dalam setiap karyanya, tanpa memusingkan segi finansial. Menjadi penulis idealis untuk penulis pemula bukanlah pilihan bijak, Dears.

Menulislah dengan hati, jangan selalu menuntut kesempurnaan pada tulisan karena hal itu akan merusak mood menulismu. Biarkan ide dalam pikiran mengalir tanpa ada gangguan pendapat orang tentang tulisanmu. Meski demikian, terbukalah pada kritikan dan teruslah menulis. Good luck!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *