Mengikuti Pertemuan di Lingkungan Tempat Tinggal, Seberapa Gregetnya sih, Buat Kamu, Dears?

Berapa kali sehari kamu sempat bertemu dan bertegur sapa dengan tetangga, Dears? Tanpa disadari, ternyata kita semakin lama semakin jauh dari tetangga karena kesibukan masing-masing. Tetapi ada saatnya kita harus menyempatkan diri bertemu dan berkumpul dengan tetangga dalam suatu pertemuan lingkungan.

Di Indonesia, kita memiliki forum Dasa Wisma, Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU) baik untuk balita maupun lansia, dan juga forum-forum lainnya. Semua pertemuan ini memiliki tujuan masing-masing. Namun, sebenarnya pertemuan di lingkungan ini mempunyai banyak sekali manfaat. Yuk, simak apa saja manfaat tersebut, Dears!

1. Mempererat Silaturahmi

Bertetangga itu hakikatnya bukan hanya dekat secara fisik, tetapi usahakan juga untuk dekat secara psikis. Rasulullah bahkan menyampaikan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang berbuat baik terhadap tetangganya. Tetangga adalah saudara bagi kita, sehingga usahakan untuk selalu menjalin silaturahmi, meski kadang hanya sempat bertegur sapa saat masing-masing hendak beraktivitas di luar rumah. Usahakan untuk mengikuti pertemuan di lingkungan, sehingga kita sempat bertemu dengan tetangga yang mungkin berlainan gang atau berlainan jalan. Dalam pertemuan lingkungan, sering diagendakan perkenalan dengan warga baru, baik yang menetap atau pun mengontrak rumah di lingkungan tersebut. Jadi jangan sampai kamu tidak kenal tetangga ya, Dears.

2. Jadi Tahu Kabar Tetangga

Ketika kita dalam kondisi tertimpa ujian atau kesedihan, tetanggalah orang pertama yang akan datang membantu. Karenanya, usahakan untuk berempati dengan tetangga lainnya. Sakit, kematian, kehilangan harta, atau keluarga, tentunya akan terasa lebih ringan rasanya dengan kehadiran tetangga. Bahkan kita akan lebih bahagia saat menyunatkan, menikahkan anak, berangkat umroh atau haji, jika para tetangga ikut datang. Pertemuan lingkungan sering membawa kabar mengenai kondisi warga, sehingga manfaatkan kesempatan ini untuk mengetahui kabar tetangga dekat maupun yang jauh. Bahkan demi efisiensi waktu, pertemuan warga diteruskan dengan kegiatan berkunjung bersama ke rumah warga yang sedang kesusahan atau mempunyai hajat.

3. Forum Upgrade Ilmu Pengetahuan

Jangan percaya kalau ada yang mengatakan pertemuan lingkungan itu ajang pamer dan rumpi ya, Dears, karena semua tergantung pada niat masing-masing individu. Setiap pertemuan lingkungan bisa menjadi forum untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Di pertemuan Dasa Wisma dan PKK akan disampaikan ilmu yang menambah pengetahuan para ibu, kadang berupa tips pengelolaan rumah tangga, berbagi resep praktis, diskusi pengasuhan anak, hingga tips kecantikan. Pada pertemuan Posyandu, tips kesehatan balita dan lansia lebih dominan, sehingga jika kamu tidak memiliki balita lagi atau tidak ada orang tua / lansia di rumah, pertemuan ini tetap bisa dimanfaatkan untuk berbagi ilmu.

4. Media Peningkatan Ekonomi

Dalam beberapa pertemuan lingkungan kadang diikuti dengan bazar, baik makanan, minuman, pakaian, perabot rumah tangga, atau produk lainnya. Para ibu sebenarnya adalah pasar yang menggiurkan bagi ibu lainnya yang berbisnis. Jadi kenapa tidak mencoba menggelar dagangan dalam bazar ini, Dears? Hasilnya lumayan, lho! Jika tidak ada yang membeli saat itu, minimal, berbagilah mengenai product knowledge dan bagikan kartu nama atau kontak. Usahakan untuk tidak menjual barang dengan harga yang mahal, karena daya beli warga berbeda-beda. Pertemuan lingkungan juga memungkinkanmu untuk mendapatkan reseller baru. Yang penting, jangan jadikan tetangga sebagai target market sepenuhnya, karena pada hakikatnya orang tidak suka menjadi target penjualan.

5. Meningkatkan Percaya Diri

Bagi ibu rumah tangga yang jarang bertemu dengan klien, rekan kerja atau atasan, menerima tanggung jawab akan terasa sangat berat dan membuat tidak percaya diri. Namun ternyata kepercayaan diri dapat diasah dengan terus berlatih. Pertemuan di lingkungan biasanya memfasilitasi para ibu agar lebih percaya diri dengan adanya pembagian tugas. Yang tidak terbiasa berbicara di depan umum pada awalnya terbata-bata, namun lama kelamaan terbiasa, karena yang dihadapi adalah tetangga sendiri. Yang pada awalnya tidak pandai memimpin lagu menjadi lihai setelah beberapa waktu. Bahkan, beberapa ibu pada akhirnya berani tampil mengikuti berbagai lomba karena terbiasa berlatih dalam pertemuan lingkungan. Ada baiknya pembagian tugas dalam pertemuan dibuat bergiliran, sehingga semua ibu semakin percaya diri dalam posisi apapun.

6. Bersama Membangun Lingkungan

Lingkungan yang baik dan nyaman adalah dambaan setiap warga, sehingga semua warga wajib berkontribusi untuk itu. Banyak permasalahan lingkungan yang tidak mungkin diselesaikan sendiri oleh warga, sehingga perlu adanya musyawarah mufakat dalam membangun lingkungan. Pertemuan lingkungan memungkinkan setiap warga berbagi ide, wawasan, peran dan tanggung jawab. Bahkan pertemuan ini memungkinkan untuk menyelesaikan permasalahan pembiayaan yang tadinya terasa berat. Jadi jangan sampai hanya menjadi “penonton” adanya perubahan, ya, Dears.

7. Me Time Asyik

Jenuh dengan kesibukan domestik tentu sering dirasakan para ibu. Bahkan bagi ibu pekerja, berkejaran dengan deadline juga menyebabkan tubuh memerlukan rehat barang sebentar. Gunakan momen pertemuan lingkungan sebagai waktu untuk me time yang asyik. Ngobrol seputar tingkah polah anak, tentang model baju yang sedang in, atau berbagi tips memasak tentu akan sangat menyenangkan. Jangan sungkan untuk berbaur meskipun strata ekonomi setiap warga tidak sama. Jadilah pusat perhatian dengan menjadi peserta yang aktif berkomunikasi ke semua kalangan. Lupakan sejenak semua keruwetan pekerjaan atau kehebohan anak-anak di rumah. It’s your time, so, enjoy it!

Itulah beberapa hal yang membuat kamu harus selalu menyempatkan diri hadir dalam pertemuan warga, ya, Dears. Percayalah, silaturahmi itu membawa rezeki. Setidaknya, kamu akan menikmati secangkir teh beroma melati yang terasa lebih nikmat tanpa terbebani apapun.. Selamat berkumpul ya, Dears

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *