Menakjubkan! Ternyata Abbas Ibn Firnas Penemu Konstruksi Pesawat Terbang Pertama di Dunia, Lho!

Sudah tahu siapa yang pertama kali menemukan konstruksi pesawat terbang, Dears? Ternyata yang menemukannya pertama kali adalah Ilmuwan muslim Abbas Ibn Firnas. Dikutip dari zulfanafdhilla.com, nama lengkap beliau adalah  Abu al-Qasim Abbas bin Firnas bin Wirdas at-Takurini al-Andalusi al-Qurthubi. Dilahirkan di Izn-Rand Onda, Al-Andalus pada 810 M dan wafat pada 887M. Beliau adalah ilmuwan yang genius, musisi Andalusia, penemu, fisikawan, kimiawan, teknisi, sekaligus  penyair.

Semasa hidup, Abbas Ibn Firnas tumbuh besar di Kota Kordoba. Kordoba merupakan pusat dari ilmu dan penemu. Kota ini menjadi tujuan banyak orang untuk menimba ilmu di sana. Beliau mulai memelajari ilmu pengetahuan dan Al qur’an di Kuttab tepatnya di wilayah Takurina. Kemudian mempelajari islam yang lebih dalam di Masjid Kordoba. Setelah itu beliau mulai mengadakan seminar, diskusi dan ceramah mengenai bebrbagai cabang ilmu, sastra bahasa arab dan syair.

Abbas Ibn Firnas adalah ilmuwan yang super genius, lho. Beliau ahli berbagai ilmu seperti matematika falak, fisika, dan lain-lain. Kali ini saya akan mengulas tentang fakta-fakta tentang Abbas Ibn Firnas yang jarang diketahui publik.

Ilmuwan Genius pada Masa Kholifah Umayyah di Andalusia

Dilansir dari tampang.com, Abbas Ibn Firnas hidup di masa kekhalifahan bani Umayyah II. Pada masa Khalifah al-Hakam I, Abdurrahman II, dan Muhammad I, dan hidup pada abad ke-9 Masehi.  Para sejarawan tidak menyebutkan secara detail kapan beliau dilahirkan. Mereka menyebutkan bahwa beliau hidup pada abad ke-2 sampai ke-3 tahun hijriyah. Selain dikenal sebagai ilmuwan yang genius, beliau juga  penyair kerajaan di  Kordoba, lho, Dears.

Abbas Ibn Firnas juga sangat handal dalam ilmu falak, kedokteran serta sebagai penemu dalam berbagai bidang, lho, Dears.  Abbas Ibn Firnas salah satu ilmuwan sangat cerdas dan mampu menghubungkan satu cabang ilmu dengan yang lain. Sehingga ditemukan keterkaitan antara satu ilmu dengan ilmu yang lain. Hal itu membuat ilmu-ilmu yang ada dapat dikaji dengan lebih luas dan lebih terasa manfaatnya dalam kehidupan nyata. Misalnya dalam bidang ilmu kimia, beliau mampu memahami lebih dalam tentang ilmu tersebut sehingga dapat membantu beliau untuk memahami secara detil tentang pembuatan obat, kedokteran dan penerbangan.

Penerbang Pertama di Dunia

Sejarah mencatat Abbas bin Firnas sebagai pilot pertama di dunia. Beliau mampu terbang serta mengontrol ketinggian penernbangannya. Karena keahliaan beliau dalam menguasai ilmu matematika, kimia dan eksak. Abbas Ibnu Firnas meneliti tentang masa benda yang dihadapkan dengan udara dan pengaruh tekanan udara pada benda di ruang hampa udara. Hal itu dilakukan dengan sangat teliti. Sehingga beliau mulai melakukan eksperimen penerbangan menggunakan alat semacam sayap burung yang terbuat dari sutra.

Setelah beliau yakin dengan penemuannya, beliau  mengumumkan kepada masyarakat bahwa percobaan penerbangan akan beliau lakukan untuk pertama kalinya.  Percobaan itu dilakukan di pusat kota Kordoba. Beliau naik ke tempat yang tinggi kemudian memulai aksi penerbangannya. Abbas berhasil terbang tinggi untuk beberapa saat sebelum kemudian jatuh ke tanah yang membuatnya cidera dan mematahkan tulang punggungnya.

Dari percobaan itu, Abbas Ibn Firnas ingin membuktikan bahwa benda padat juga mampu terbang di udara. Menjadikan tubuh menjadi ringan dan menolak gravitasi bumi. Teori dan penemuan ini kemudian terus dikembangkan oleh para ilmuwan sehingga menjadi penerbangan modern seperti saat ini.

Wafat Setelah Penerbangan Kedua

Setelah percobaannya yang pertama, Abbas Ibn Firnas kembali menyempurnakan hasil penelitiannya dan kembali melakukan penerbangan pada usia 65 tahun. Penerbangan yang kedua ini dilakukan di atas sebuah gunung. Beliau berhasil terbang dengan ketinggian  yang signifikan dan tetap terbang selama sepuluh menit, namun gagal saat mulai melakukan pendaratan. Hal ini terjadi karena alat penerbangan tersebut tidak dilengkapi dengan perangkat ekor yang membantu memperlambat pendaratan. Peristiwa ini menyebabkan cidera yang dialami saat penerbangan pertama semakin parah. Karena kondisi yang semakin memburuk, beliau akhirnya beliau wafat 12 tahun setelah penerbangan kedua. Sejak itu beliau dikenang sebagai ilmuwan yang pertama kali wafat karena percobaan penerbangannya Penemuan ini juga menjadi inspirasi bagi Leonardo da Vinci ratusan tahun kemudian, lho, Dears.

Sebagai penghargaan atas penemuannya, Bandara internasional Baghdad diberi nama Abbas ibn Firn. Beberapa negara juga memberikan penghormatan kepadanya. Libya mengeluarkan perangko bergambarkan beliau dan terdapat patung sang penerbang pertama di Irak.

Keren banget, kan , Dears? Ternyata penemu Konstruksi penerbangan pertama di dunia adalah ilmuwan Muslim Abbas Ibn Firnas bukan Leonardo da Vinci atau wright bersaudara, lho. Berbagai penemuan beliau dalam berbagai bidang sangat bermanfaat dan menjadi inspirasi para ilmuwan.

Sumber Foto: aceh.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *