Memetik 7 Pelajaran Kehidupan dari Film Live Music Aladdin 2019

Aladdin, Film layar lebar yang diangkat dari cerita Disney telah tayang di bioskop Indonesia sejak tanggal 24 Mei 2019 yang lalu. Meski ada penilaian positif dan negatif dari kemunculan film ini, ternyata ada pesan moral yang ingin disampaikan lewat cerita ini.

Live Music Aladdin yang disutradarai Guy Ritchie merupakan remake film kartun Aladdin tahun 1992  dengan berbagai penyesuaian cerita dan lebih modern tentunya. Karakter Aladdin dibintangi tokoh muda bernama Meena Massoud, aktor Inggris asal Mesir yang berumur 28 tahun. Tokoh Putri Jasmine dimainkan oleh Naomi Scott, aktris berdarah India yang besar di Inggris.

Kemunculan Will Smith sebagai tokoh Genie dan tokoh pemeran pembantu wanita yang juga pelayan putri Jasmine bernama Dalia  berhasil memberi warna baru film ini. Setidaknya ada 7 pelajaran berharga yang bisa dipetik dari film layar lebar Aladdin 2019 ini. Simak, yuk, Dears!

1. Status Bukanlah Segalanya

Putri Jasmine membuktikan bahwa status atau kedudukan yang tinggi tidak membuatnya merasa tinggi hati. Ia bahkan berteman dengan Dalia, pelayannya, dan memilih Aladdin sebagai pendamping hidupnya.

2. Kejujuran adalah Hal yang Utama

Aladdin dalam dilema, ia merasa tidak pantas bersanding dengan wanita impiannya, Putri Jasmine.

Mendapatkan bantuan dari Genie, ia berubah menjadi seorang pangeran. Namun, hati kecilnya merasa bahwa ketidakjujurannya adalah kesalahan.

3. Jangan Tamak akan Kekuasaan

Bagi Jafar, seorang tokoh antagonis di film ini, kekuasaan adalah tujuan hidupnya. Ia tetap merasa menjadi nomor dua karena posisinya hanya sebagai perdana menteri, bukan sultan.

Ternyata, ketamakan membutakan mata hatinya. Jangan lupa bahwa hidup ini hanya sementara dan merasa tidak puas karena diri kurang bersyukur.

4. Berani Mengeluarkan Suara Menentang Ketidakadilan

Sosok Putri Jasmine digambarkan menjadi karakter yang kuat di film ini. Ketika Jafar mencoba mengambil alih kekuasaan menjadi seorang Sultan Agrabah, ia tak tinggal diam. Putri Jasmine lantang menyuarakan diri melawan kejahatan. Sosok perempuan hebat yang patut diacungi jempol.

5. Cinta Mampu Mengubah Segalanya menjadi Lebih Indah

Benar adanya bahwa cinta mampu mengubah segalanya menjadi lebih Indah. Aladdin dan Putri Jasmine sudah membuktikan hal tersebut. Melawan tradisi dan mendengar suara hati mereka untuk dapat hidup bersama.

6. Berusaha Keras Mengejar Mimpi

Putri Jasmine adalah sosok wanita yang tangguh. Meski tradisi tak pernah menjadikan seorang perempuan menjadi Sultan, ia membuktikan lewat kerja keras dan kesungguhannya mampu meraih mimpinya.

7. Perempuan bisa Menjadi Seorang Pemimpin Hebat

Sultan Agrabah pun akhirnya menyerahkan posisi pada putrinya yang ia anggap layak memimpin negeri. Ini membuktikan bahwa perempuan bisa dan punya potensi menjadi seseorang yang hebat.

Film layar lebar Aladdin ini memang sudah tayang sejak tanggal 24 Mei 2019 kemarin. Dampingi anak jika ingin film ini agar sebagai orang tua bisa menyelipkan pesan moral ketika menonton sebuah film.

Demikianlah, Dears, setidaknya ada 7 pelajaran berharga yang bisa dipetik dari film layar lebar Aladdin ini. Bagaimana menurutmu, Dears, lebih suka film versi lawas atau yang sekarang?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *