hewan peliharaan

Masih Suka Tidur dengan Hewan Peliharaan? Awas Bahaya Ini Akan Mengintaimu, Dears

Hewan peliharaan menjadi obat penghilang stres yang efektif di saat yang dibutuhkan. Keberadaannya membuat pemiliknya merasa tenang dan terhibur dengan tingkah lucu hewan peliharaan.

Memiliki hewan peliharaan menjadi kesenangan tersendiri bagi pecintanya. Merawatnya, mengajak bermain hingga menghabiskan waktu bersama dengan hewan peliharaan rasanya menyenangkan. Ditambah lagi saking senangnya dengan hewan peliharaan, tidak mau berpisah saat tidur.

Yap! tidur dengan hewan peliharaan. Meski bagi yang kurang suka dengan hewan peliharaan terdengar menjijikkan, namun berbagi tempat tidur dengan hewan kesayangan menjadi hal yang cukup menyenangkan. Bahkan beberapa di antaranya tidak bisa tidur jika tidak ditemani dengan hewan peliharaannya loh.

Akan tetapi, dilihat dari sisi kesehatan, tidur dengan hewan peliharaan sangat tidak dianjurkan loh, Dears. Meski dari tampilannya sudah terlihat bersih, namun belum tentu juga hewan tersebut benar-benar bebas dari bakteri, apalagi bakteri penyebab penyakit. Nah berikut yang harus kamu waspadai ketika tidur dengan hewan peliharaan, Dears.

Infeksi Zoonotic

Image by Pinterest

Dears, pernahkah mendengar infeksi zoonotic? Yaitu infeksi yang ditularkan dari hewan ke manusia ataupun sebaliknya. Pada hewan yang bersih sekalipun, tetap saja berpotensi untuk menularkan bakteri, terutama dari hewan berbulu seperti kucing dan anjing. Infeksi ini terjadi ketika terjadi kontak langsung dengan hewan seperti tidur bersama, mencium bahkan menjilat. Perlu diwaspadai juga, meski jumlah penderitanya hanya sedikit, namun ketika sudah menjangkiti manusia bisa menimbulkan masalah kesehatan yang cukup serius.

Bakteri pada Hewan Peliharaan

Image by Pinterest

Nah untuk jenis bakterinya sendiri ada beberapa macam. Dikutip dari laman guesehat menyebutkan bahwa bakteri yang terdapat pada hewan peliharaan ada dua jenis. Yaitu bakteri yang ditelan hewan peliharaan dan bakteri yang sudah ada pada hewan peliharaan tersebut.

Maksud penjelasan dari keduanya adalah sebagai berikut. Bakteri jenis pertama bisa menularkan penyakit ke manusia melalui feses (tinja) nya. Jadi, ketika menyentuh atau berhubungan dengan feses yang telah terinfeksi bakteri tersebut dapat menyebabkan penyakit lambung yang parah. Bakteri yang termasuk jenis ini adalah golongan bakteri Salmonella dan Campylobacter.

Alergi dan Infeksi Kulit

Image by Pinterest

Bakteri jenis kedua yaitu bakteri yang sudah ada pada hewan peliharaan tersebut. Sehingga penularan penyakitnya ketika kontak langsung dengan hewan tersebut. Bakteri dari jenis ini yaitu Stapylococcus, dimana bakteri ini dapat mengakibatkan alergi dan infeksi kulit bagi beberapa orang, terutama yang memiliki daya tahan tubuh lemah. Bahkan infeksi dari bakteri jenis ini resiko terbesarnya dapat menyebabkan penyakit pneumonia dan meningitis.

Jaga Kebersihan Saja Tak Cukup

Image by Pinterest

Nah meski hewan peliharaan sudah dijaga kebersihannya, belum tentu pemiliknya tidak akan tertular infeksi yang dibawa oleh hewan tersebut. Pasalnya seperti pada bakteri Stapylococcus terdapat pada bagian hidung dan bulu mereka. Sehingga saat kontak langsung dan tidak segera cuci tangan dan membersihkan tubuh maka kemungkinan terkena infeksi zoonotic semakin besar.

Sedangkan bakteri Salmonella justru pemicunya berasal dari makanan yang diberikan pada hewan peliharaan. Memang penyebab penyakitnya berasal dari feses, namun feses yang mengandung bakteri tersebut berasal dari daging mentah yang diberikan kepada hewan peliharaan. Daging mentah kemungkinan besar mengandung bakteri dan akan dikeluarkan bersamaan dengan feses. Untuk itu berilah makanan yang sudah diolah untuk mencegah berkembangnya bakteri dan penyakit yang membahayakan.

Nah gimana nih, Dears dengan hewan peliharaanmu, apa sudah maksimal dalam merawatnya? Penyakit yang disebabkan karena tidur dengan hewan peliharaan memang tidak selalu dialami oleh semua orang. Namun tentu saja lebih baik jika membiarkannya tidur di kandangnya sendiri dan tak lupa juga menjaga kebersihan dan cek secara berkala di dokter hewan, Dears.

 

Featured image: Photo by Freestocks.org on Pexels
*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *