#LearnFromHome Berlaku Hingga Akhir Tahun? Lakukan 5 Trik Ini, Agar Si Kecil Tak Dihinggapi Rasa Bosan dan Malas!

Kebijakan #learnfromhome kemungkinan masih berlaku hingga akhir tahun 2020. Padahal anak-anak sudah mulai merasa bosan, jenuh, bahkan malas. Penyebabnya, karena kegiatan belajar mengajar online di masa pandemi ini, merupakan hal baru. Tidak adanya motivasi bangun pagi untuk ke sekolah, bertemu dengan teman-teman, dan kelas menjadi lebih pasif, merupakan beberapa penyebab anak-anak menjadi malas dan bosan.

Dulu, anak-anak terbiasa bertatap muka langsung dengan guru mereka dan berinteraksi dengan banyak teman. Sedangkan di masa pandemi ini, anak-anak harus belajar sendirian dari rumah dan hanya berinteraksi melalui gadget. Butuh banyak adaptasi dan tak ayal menimbulkan rasa bosan, jenuh, serta malas. Namun tak perlu khawatir, Dears. Ada beberapa trik yang bisa dilakukan agar rasa bosan dan malas belajar tak lagi menghinggapi anak-anak.

Sediakan Ruang Khusus

Sediakan ruang khusus untuk belajar selain kamar tidur. Tata dan atur ruang belajar, senyaman mungkin. Jauhkan dari segala hal yang bisa menganggu kegiatan belajar buah hati. Sediakan semua keperluan buah hati selama belajar, seperti camilan, minuman, dan alat tulis lengkap. Tujuannya agar anak-anak bisa lebih fokus.

Ciptakan Suasana Kondusif

Pict by. Hello Sehat

Saat belajar usahakan tetap berada dalam posisi duduk yang benar. Hindari belajar sambil rebahan atau menonton tv. Sangat penting untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif sehingga membuat buah hati tidak terlalu merasakan banyak perbedaan. Namun jangan terlalu formal, ya, tetap serius tapi santai.

Belajar Kelompok Online

Gambar oleh StartupStockPhotos dari Pixabay

Setelah selesai mengikuti kelas online bersama gurunya, pandu anak-anak untuk belajar bersama dengan teman-temannya. Belajar bersama ini bisa dilakukan dengan video call atau aplikasi pertemuan online lainnya. Alternatif ini bisa memberikan motivasi kepada buah hati untuk menyelesaikan tugas-tugas yang sudah diberikan, Dears. Namun, mereka wajib selalu didampingi, agar tetap fokus belajar dan tidak tergoda bermain gadget.

Beri Reward

Pict by. ThoughtCo

Berikan reward kepada buah hati setelah dia menyelesaikan tugas dan kewajibannya. Tidak harus benda mahal, ya. Sesuatu yang sederhana pun bisa dijadikan alternatif pilihan. Sebagai contoh, si kecil boleh membaca buku cerita sepuasnya atau bermain gagdet, dengan syarat semua tugas sudah benar-benar selesai dikerjakan, ya, Dears.

Lakukan Aktivitas Ringan

Pict by. Detik Health

Sebelum belajar, ajak buah hati untuk melakukan aktivitas fisik yang ringan. Olah raga ringan, membersihkan halaman, atau bersepeda di halaman rumah, merupakan beberapa pilihannya. Rajin melakukan aktivitas fisik sebelum belajar mampu meningkatkan produksi hormon endorfin, sehingga membuat pikiran lebih fresh. Dampak positifnya, pikiran lebih mudah menerima dan mengingat materi pelajaran yang diberikan guru.

Belum adanya kepastian kapan masa pandemi ini akan berakhir, serta kapan anak-anak akan aman untuk bersekolah normal seperti dulu lagi, membuat kita memiliki pekerjaan ekstra, Dears. Namun, kita harus memberikan dukungan yang maksimal kepada buah hati untuk tetap semangat belajar walau dalam kondisi yang “luar biasa”.  Satu hal yang pasti, lakukan komunikasi dan pahami perasaan buah hati, agar didapat solusi terbaik, untuk mengatasi rasa malasnya.

 

Featured image: Photo on Pexels.com
*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *