Kenali Risiko Infeksi Saluran Kemih pada Ibu Hamil yang Sering Terjadi

Tahukah kamu jika semua orang bisa berpotensi mengalami infeksi saluran kemih atau biasa disebut dengan ISK. Terlebih penyakit ini sering terjadi pada rentang usia 20 hingga 50 tahun. Di mana pada usia ini wanita sudah mulai aktif secara seksual.

Saat hamil, kondisi ibu harus menjadi prioritas utama. Dikarenakan jika terjadi masalah kesehatan di bagian tertentu bisa berpengaruh pada janin yang dikandungnya, termasuk penyakit infeksi saluran kemih. Infeksi ini terjadi di saluran kemih atau tempat urin diproduksi. Sehingga ketika mengalami penyakit ini penderita akan kesulitan buang air kecil hingga menimbulkan kondisi serius akibat infeksi yang semakin parah.

Nah bagi ibu hamil, perlu memperhatikan betul kesehatan saluran kemih nya agar tidak sampai terinfeksi selama masa kehamilan. Hal itu dikarenakan jika pada masa kehamilan mengalami ISK akan kesulitan dalam persalinan hingga kondisi bayi yang dilahirkan tidak normal seperti kekurangan berat badan hingga resiko kelahiran mati pada bayi. Gimana Dears, mengerikan ‘kan jika mengalami ISK selama masa kehamilan. So, kali ini akan dibahas singkat mengenai resiko infeksi saluran kemih pada ibu hamil yang sebaiknya kamu ketahui Dears.

Perubahan hormon pemicu utama ISK pada ibu hamil

Image by Pinterest

Hormon yang menjadi pemicunya adalah progesteron yang lebih tinggi selama masa kehamilan mengakibatkan menurunnya sifat otot dari ureter yang menjadi jalan keluarnya urin dari ginjal. Di saat yang bersamaan, rahim juga mengalami pelebaran dari biasanya yang menjadikan aliran urin semakin sempit dan melambat dari biasanya.

Selain itu, jalan untuk keluarnya urin dari ginjal tidak berfungsi sebagaimana mestinya mengakibatkan bakteri lebih mudah dan cepat untuk berkembang biak karena urin yang seharusnya dikeluarkan tetap tertahan. Urin yang kurang mengandung asam dan lebih banyak glukosa menjadi pemicu utama mempercepat pertumbuhan bakteri selama kehamilan.

Gejala timbulnya ISK selama kehamilan

Image by Pinterest

Gejala yang terjadi umumnya merasakan sakit di perut bagian bawah, yaitu tempat urin ditampung sebelum dikeluarkan. Gejala lainnya yaitu timbulnya rasa sakit dan tidak nyaman saat buang air kecil dan berhubungan intim. Buang air kecil yang tidak terkontrol seperti kesulitan hingga terlalu sering juga menjadi gejala awal timbulnya penyakit ini.

Gejala lainnya seperti urin berbau dan berwarna gelap tidak seperti biasa hingga urin bercampur darah bisa menjadi penanda awal untuk dicurigai ya, Dears. Apalagi jika gejala yang ditimbulkan sudah merambah pada organ ginjal. Harus tambah waspada, Dears.

Penanganan yang bisa dilakukan

Image by Lifestyle Bisnis

Melakukan pengecekan pada urin adalah penanganan utama yang bisa dilakukan. Karena hanya inilah cara pasti untuk mengetahui seseorang menderita infeksi saluran kemih atau tidak. Jika hasilnya negatif berarti cukup menjaga kesehatan organ reproduksi agar tidak menimbulkan gatal berlebih dan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang memicu infeksi pada saluran kemih. Namun jika ternyata hasilnya positif mengalami ISK, maka akan diberikan antiobiotik untuk mengurangi jumlah bakteri yang menginfeksi saluran kemih tersebut. Dokter akan memilihkan obat antibiotik yang aman bagi ibu hamil dan tetap harus dihabiskan. Selalu rutin memeriksakan perkembangan penyakit menjadi jalan utama agar infeksi yang dialami segera berakhir sebelum melahirkan.

Pencegahan ISK selama hamil

Image by Pinterest

Untuk pencegahannya bisa dilakukan dengan berbagai cara Dears, yang pada intinya jangan sampai membuat bakteri dapat berkembang biak di uretra atau jalan keluarnya urin. Pencegahan bisa dilakukan dengan mencukupi kebutuhan air minum selama hamil minimal 8 gelas per harinya dan tidak menunda ketika ingin buang air kecil.

Cara membersihkan area genital juga sebaiknya diperhatikan dengan membersihkannya dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Karena dikhawatirkan bakteri yang berada di anus akan masuk ke uretra dan menjadi pencetus penyakit ISK ini. Selain itu, sebaiknya hindari menggunakan pembersih area kewanitaan yang mengandung pewangi dan mengandung bahan yang terlalu kompleks karena memicu iritasi dan menimbulkan infeksi.

Nah sekarang sudah tahu ‘kan Dears, gimana infeksi saluran kemih ini bisa sering terjadi pada ibu hamil. Semua orang bisa berpotensi mengalami infeksi ini, namun karena kondisi tertentu selama kehamilan menjadi faktor utama ISK sering terjadi pada ibu hamil. Stay healthy untuk calon ibu dan bayinya ya, Dears.

 

Featured image: Photo on Pexels
*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *