Kenali Penyebab Galau yang Tanpa Disadari Sering Kita Lakukan

Galau sering dikaitkan dengan kondisi seseorang yang hatinya sedang gundah dan dilema. Biasanya terjadi pada anak muda yang jatuh cinta ya, Dears. Namun bukan berarti yang tidak sedang jatuh cinta tidak pernah merasa galau.

Orang yang sedang galau bisa dipastikan tidak sepenuhnya bisa memendam perasaannya sendiri dan selalu mencari sasaran untuk mengekspresikan kesedihan dan permasalahan yang dialaminya. Perkembangan zaman yang serba digital saat inilah yang menjadi sasaran utama ketika seseorang sedang galau. Karena dapat mengungkapkan perasaan ataupun keluh kesah yang menjadi penyebab kegalauannya di media sosial masing-masing.

Padahal Dears, kebiasaan itu kurang baik loh, karena memicu perbedaan sudut pandang seseorang mengenai status yang kita buat di media sosial. Beruntung jika para netizen bijak berkomentar yang positif, namun banyak sekali yang berpikiran negatif dan langsung menghakimi tanpa berpikir dampak ke depannya.

Penyebab Seseorang Mengalami Galau

Sebelum membahas lebih dalam tentang galau, sebaiknya kita simak dulu hal apa saja yang menyebabkan kita sering galau.

Terdapat riwayat dari Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, jika kekhawatiran, kegalauan dan kesedihan itu datangnya dari dua arah.

Pertama, karena berlebihan dengan cinta dunia dan seisinya, maksudnya kita lebih mementingkan urusan duniawi ketimbang urusan akhirat. Akibatnya, meski hidup dalam kemewahan dan serba kecukupan namun karena tidak pernah mengingat Allah sehingga hati kita selalu diliputi kecemasan, tidak tenang dan timbullah perasaan galau ini.

Adapun yang kedua, yaitu, karena kurangnya ketaatan dan amal kebaikan. Ini juga ada kaitannya dengan poin pertama, Dears. Ketika memiliki kehidupan yang berkecukupan namun tidak diikuti dengan amal kebaikan dan ketaatan, maka itu termasuk cara Allah mengingatkan hambanya. Istilah yang tepat untuk menggambarkan seseorang yang seperti itu ialah istidraj, yaitu ketika seseorang jauh dengan ketaatan namun diberi kelancaran dalam hal duniawi seperti hidup berkecukupan, lancar pekerjaan dan lainnya.

Bagaimana Cara Terbaik Menyikapi Hati yang Sedang Galau?

Kedua penyebab galau tersebut adalah sebagian besar yang sering dialami di antara kita. Akan tetapi jika kamu merasa tidak termasuk dalam kedua penyebab tersebut maka kamu hanya perlu mendekat kepada Allah dan berbuat kebaikan kepada sesama. Hanya kedua hal itulah yang menjadi penyelamat kita agar dijauhkan dari segala penyakit hati, termasuk galau.

Yang terpenting ketika sedang galau, sebaiknya hindari dan bahkan jauhi untuk berbagi di media sosial, karena dampak yang ditimbulkan adalah pendapat orang-orang yang terkadang menyakiti perasaan kita dan tidak selamanya kita bisa menerima semua kritikan mereka.

Nah itu dia, Dears, beberapa penyebab yang sering dialami seseorang ketika sedang galau. Pada dasarnya, galau akan datang jika hati kita tidak diliputi rasa syukur dan ketaatan kepada Allah. Hanya dengan bersyukur kita tidak akan merasa iri, galau dan dapat menerima setiap ujian yang diberikan kepada kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *