Kenali Penyakit yang Kerap Kambuh Pasca Lebaran

Dears, Lebaran adalah puncak kemenangan yang kita peroleh setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Namun, momen Lebaran bagi sebagian orang juga menjadi ajang balas dendam setelah sebulan lamanya tidak makan dengan leluasa, sehingga ketika puasa sudah selesai, makanan yang dikonsumsi tidak diatur sebagaimana mestinya. Dampaknya, tentu akan timbul penyakit-penyakit yang tidak diharapkan, apalagi jika sebelumnya sudah memiliki riwayat penyakit tertentu.

Penyakit yang dimaksud bukanlah penyakit menular, Dears, melainkan penyakit yang kerap terjadi akibat gaya hidup yang kurang sehat. Nah, penyakit apa saja sih, yang sering timbul pasca Lebaran ini? Simak yuk, penjelasannya!

1. Diabetes

Diabetes merupakan salah satu penyakit utama yang sering terjadi di masyarakat. Penyebabnya pun semua orang sudah pasti tahu, namun masih tetap melakukannya. Diabetes bisa terjadi kepada siapa saja, bukan hanya terbatas kepada orang lanjut usia, jika kita tidak mampu membatasi untuk mengatur asupan gula per hari.

Terlebih lagi saat Lebaran, semua menu makanan maupun camilan umumnya berasa manis dan memiliki kandungan karbohidrat cukup tinggi, sehingga hampir semua orang berpotensi terkena diabetes meski belum lansia.

2. Obesitas

Sebulan menjalankan ibadah puasa tentu akan menurunkan berat badan seseorang, meskipun itu hanya beberapa kilo saja. Namun, ketika Lebaran tiba dan sudah kembali makan seperti biasanya, banyak yang tidak peduli dengan berat badannya lagi karena bisa merasakan semua makanan yang diinginkannya. Jika kebiasaan itu terus dilakukan, tentu saja berat badan akan naik tidak terkontrol dan menjadi obesitas.

Obesitas bukanlah suatu penyakit yang mengerikan, namun jika sudah terlanjur memiliki berat badan di luar batas normal akan menimbukan berbagai penyakit. Penyakit yang dapat timbul dari obesitas ini adalah diabetes, jantung, serta rentan terjadi gangguan pada hati akibat racun dari makanan yang terus menumpuk.

3. Hipertensi

Hipertensi juga masuk ke dalam penyakit yang terjadi pasca Lebaran. Pasalnya, makanan yang terlalu asin menjadi faktor utama pemicu hipertensi ini. Apalagi jika sebelumnya sudah memiliki riwayat hipertensi, maka akan lebih berisiko dan harus menjaga asupan pola makan.

4. Asam Urat

Banyak sekali jenis makanan mengandung purin yang merupakan faktor pencetus utama asam urat, seperti jeroan, sarden, kacang-kacangan, keju, telur, hingga sayuran hijau seperti bayam, kangkung dan daun singkong sangat mudah untuk menaikkan kadar asam urat. Baik yang sudah memiliki riwayat asam urat maupun tidak, tetap tidak dianjurkan mengonsumsinya secara terus menerus.

5. Kolesterol dan Sembelit

Meski keduanya berbeda jauh, namun penyebabnya bisa dikatakan hampir mirip, karena asupan makanan yang tidak seimbang, yang hanya berupa daging, makanan olahan, hingga makanan dengan penuh santan yang khas sebagai sajian di saat Lebaran. Kolesterol yang cukup tinggi bisa memengaruhi kerja jantung, oleh karenanya tetap harus dipantau dan sering periksa untuk tetap mengontrolnya.

Sedangkan untuk sembelit bukanlah tergolong penyakit yang membahayakan, namun juga sering terjadi saat atau pasca Lebaran tiba. Tidak hanya Idul Fitri saja, bahkan saat Idul Adha juga. Pasalnya, kebanyakan makanan yang dikonsumsi tidak ada sayurnya dan cenderung makanan tinggi karbohidrat dan lemak, seperti daging, hingga makanan junk food, sehingga tubuh kekurangan serat untuk melancarkan pencernaan.

Nah, Dears, itulah beberapa penyakit atau keluhan yang sering dialami pasca Lebaran. Meski sudah bisa makan sepuasnya tanpa pembatasan seperti saat bulan puasa, namun pola makan tetap harus dijaga agar tidak menimbulkan berbagai penyakit yang nantinya akan merugikan diri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *