Kebiasaan Sederhana yang Diterapkan pada Anak Selagi Masih Kecil

Anak kecil selalu mencontoh perilaku dari kedua orang tuanya ataupun dari saudara-saudaranya yang sering berinteraksi dengan si kecil. Anak juga mudah sekali menerima semua hal baru yang sering dilihatnya. Jadi tak heran cerminan perilaku anak ketika sudah tumbuh tak lain berasal dari orang tua beserta keluarga dekatnya.

Ada beberapa hal yang sebaiknya diterapkan sebagai bentuk stimulasi sejak dini kepada anak. Agar mudah mengingat dan menjadi kebiasaan hingga tumbuh dewasa. Apa saja sih kira-kira kebiasaan yang sebaiknya diterapkan itu, berikut 5 di antaranya.

1. Memberi pada Orang Lain

Suatu ajaran yang akan dipakai terus menerus hingga dewasa tak lain adalah memberi dan membantu kesulitan yang dialami orang lain. Terlihat sepele namun nyatanya sangat berdampak pada anak, terlebih ketika sudah beranjak anak-anak yang memungkinkan bertemu dengan orang baru. Masih banyak anak yang kurang peduli kepada teman sesamanya ketika sedang membutuhkan sesuatu akibat orang tua kurang melatih budaya memberi dan membantu kepada orang lain.

2. Meminta Maaf

Meminta maaf juga salah satu kebiasaan yang sebaiknya diterapkan dan diajarkan kepada anak selagi masih kecil. Sekecil apapun kesalahannya coba untuk mengajarkan cara meminta maaf. Bukan bermaksud merendahkan harga diri, hanya saja sebagai cara untuk melatih bertanggungjawab dengan setiap kesalahan yang diperbuatnya.

3. Menghargai dan Tidak Membantah

Memiliki anak yang penurut tidaklah mudah, karena dia merasa dituntut untuk melakukan semua hal yang diperintahkan orang tuanya. Mungkin saja cara orang tua yang masih salah dalam memberikan contoh sehingga anak menjadi sulit menurut dan terkesan sering membantah dan tidak menghargai orang yang lebih tua. Akan tetapi sikap menghargai ini harus dibudayakan agar tidak pernah bersikap kasar atau blak-blakan terhadap orang lain terkhusus orang yang lebih tua.

4. Makan Makanan Manis

Tak hanya dalam sikap dan perilaku yang diajarkan sejak dini kepada anak. Perihal kebiasaan sederhana seperti makan makanan manis juga harus diperhatikan. Hehehe, siapa sih yang tidak suka makanan manis seperti coklat, manisan dan sejenisnya, semua anak bahkan orang dewasa juga suka. Tetapi jika keseringan juga tidak baik. Jenis gula yang terkandung di dalamnya termasuk gula kompleks yang sukar dimetabolisme dalam tubuh, yang akhirnya menumpuk di jaringan lemak dan menyebabkan obesitas. Nah mulai sekarang batasi konsumsinya dan bisa juga diganti dengan buah akan lebih sehat untuk anak.

5. Rajin Sikat Gigi

Selain membatasi makanan manis pada anak kecil juga diperhatikan kebiasaan setelahnya. Yap! menyikat gigi, agar selalu membiasakan merawat gigi tetap bersih dan tidak mudah sakit. Dampak tidak membiasakan sikat gigi kepada anak tidak semuanya langsung terlihat. Beberapa ada yang sudah menginjak usia 6-8 tahun baru mulai tampak masalah gigi. Dan bisa saja berdampak hingga remaja yang menyebabkan kondisi gigi kurang enak dipandang orang.

Pastinya para Moms sudah mahir dalam mendidik dan memberikan ajaran kepada anak. Akan tetapi ada saja kebiasaan sederhana yang luput dari orang tua. Nah itulah sedikit mengenai kebiasaan sederhana yang sebaiknya diterapkan kepada si kecil untuk dijadikan kebiasaan agar terus dilakukan.

 

*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *