Kamu Pebisnis Online? Intip 4 Tips Menaikkan Jumlah Like dan Follower Instagrammu

Dears, aplikasi media sosial Instagram adalah salah satu aplikasi jejaring yang mengalami perubahan sangat besar. Aplikasi yang pada awalnya diperuntukan bagi para penggunanya berbagi foto dan video, kini berubah menjadi lahan subur dan potensial bagi para pebisnis online.

Para pebisnis online ini, mulai menyadari potensi yang dimiliki Instagram sebagai media pemasaran baru pada tahun 2013, dan terus berkembang pesat hingga saat ini. Faktor besar yang menyebabkan orang-orang beralih menggunakan Instagram ialah konsep postingan Instagram yang lebih menarik dengan memfokuskan tampilan pada foto dibandingkan tulisan.

Tidak seperti aplikasi media sosial lainnya, di Instagram pengguna diwajibkan mengunggah foto terlebih dahulu dengan ukuran yang sudah ditentukan, lalu setelah itu pengguna dapat menambahkan keterangan foto di bawahnya. Tapi, tahukah kalian, selain konsep unik yang dimiliki, Instagram juga punya rahasia lain, lho, yang dapat dimanfaatkan pebisnis online dalam meningkatkan jumlah likes dan followers. Mau tahu apa saja triknya? Yuk, cek tipsnya di bawah ini.

1. Kualitas Foto

Dears, sebagai aplikasi yang mengedepankan foto sebagai tampilan utama, tentu setiap foto produk yang di unggah harus memiliki kualitas foto yang baik dan menarik. Fokuskan pada produk yang dijual, tidak terlalu banyak aksen di sekitar foto, dan pastikan foto tidak blur dan pencahayaannya benar. Contohnya, seorang penjual hijab ingin mengabadikan produknya menggunakan seorang model, tidak perlu melakukan pengambilan foto pada seluruh badan si model. Fokuslah pada hijab saja, atau kira-kira sebatas pundak si model. Gunakan background putih agar foto terlihat lebih menonjol. Cek kembali foto yang sudah diambil, sudah cukupkah pencahayaannya, atau blur-kah fotonya?

2. Gunakan Keterangan (Caption) yang Menarik

Caption yang menarik tidak harus menggunakan kalimat yang panjang lebar. Cukup tuliskan kalimat promosi di akhir keterangan dan cantumkan keterangan produk dengan lengkap dan jelas. Contohnya, nama produk, bahan produk, ukuran (jika hijab, cantumkan ukuran panjang dan lebarnya), warna produk (cantumkan juga jika ada warna lain). Lalu, buat jeda beberapa baris antara keterangan dan kalimat promosi. Gunakan kalimat promosi yang pendek tapi menarik, misalnya, “Stok terbatas, nih, Guys! Yuk, buruan order sebelum kehabisan”. Lalu tutup keterangan dengan kontak yang dapat dihubungi jika pembeli ingin memesan produk tersebut.

3. Tanda Tagar (Hashtag)

Pernahkan kalian bertanya, kenapa dalam sebuah unggahan di instagram terdapat banyak tanda tagar (#)? Tanda tagar atau sering disebut hashtag, adalah sebuah tanda yang digunakan untuk mengelompokkan sebuah unggahan. Pengelompokkan ini bertujuan untuk memudahkan pengguna lain menemukan atau melihat unggahan kita, meskipun tidak terhubung sebagai teman.
Gunakan hashtag yang sesuai dengan produk jualan kita, ya, Dears. Contohnya, jika kamu adalah seorang penjual hijab, maka gunakan hashtag seperti #hijab #hijabvoal #hijabsquare #hijabterbaru #hijabmurah dan seterusnya. Bisa juga menggunakan hashtag yang sedang trend, misalnya, #tahunbaru2019 #ootd2019.
Hal ini sangat bermanfaat bagi penjual online, karena ketika seorang calon pembeli memerlukan suatu barang namun tidak tahu online shop mana yang harus dituju, mereka akan menggunakan hashtag sebagai langkah pencarian.

4. Jam Keramat

Jangan takut dulu dengan judul ini, enggak ada hubungannya dengan dunia misteri, kok, Dears.
Sebagai generasi milenial, kebiasaan masyarakat kita saat ini ada sedikit perubahan. Mengecek telepon genggam menjadi hal wajib yang dilakukan sebelum beraktivitas. Waktu-waktu luang seperti jam sarapan, makan siang, ataupun istirahat malam menjadi waktu paling banyak digunakan untuk melakukan hal tersebut. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh para pebisnis online untuk merebut perhatian para pengguna Instagram dengan mengunggah foto produk-produk mereka. Semakin banyak pengguna yang melihat unggahan kita, semakin besar kemungkinan kita mendapatkan calon pembeli. Paling tidak, jika mereka tidak langsung membeli produk kita, tapi mereka meninggalkan tanda suka (❤) atau mengikuti akun Instagram kita, itu sudah bisa menambah peluang untuk semakin banyak dilihat pengguna lainnya. Dengan mengikuti dan memberikan tanda suka (❤), secara tidak langsung hal tersebut dapat menaikan kepopuleran produk kita di feed pencarian Instagram. Untuk hasil maksimal, gunakan tips keempat ini di hari kerja, yaitu hari senin sampai sabtu, ya, Dears.

Nah, mudah bukan tipsnya? Yuk, segera praktikkan tips ini dan rasakan manfaatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *