Jualan di Instragram Masih Sepi? Perhatikan Tips Berikut Sebelum Melakukan Endorse

Instagram merupakan salah satu media sosial yang paling digemari untuk memasarkan barang-barang secara online. Orang cenderung membeli barang karena tergiur gambaran barang yang bagus, detail, dan menarik yang diunggah di Instagram. Oleh karena itu, banyakonline shop berlomba-lomba menyajikan foto yang indah dan caption yang menarik. Lalu, mengapa online shop milikmu masih sepi? Mungkin kamu bisa mencoba cara ‘endorse’ ke akun-akun yang memiliki banyak followers, atau mencoba jasa selebgram, Dears, kenapa tidak?

Tapi tentunya tidak sembarangan, ya! Alih-alih mendapat banyak pembeli, kamu bisa rugi apabila sudah membayar mahal namun tak membuahkan hasil. Oleh itu, ikuti tips berikut dalam menentukan siapa yang akan kita endorse.

1. Tentukan Target Market Kita

Kenapa? Karena target market adalah orang-orang yang berpeluang paling besar membeli produk kita. Apakah target kita wanita atau pria? Mahasiswa atau pekerja? Ibu rumah tangga atau remaja? Kira-kira mereka tinggal dimana? Apakah kita bisa melayani ke seluruh Indonesia, hanya ke wilayah-wilayah tertentu, atau hanya dalam kota saja? Semua itu sangat penting ditentukan sejak awal.

2. Pilih Akun yang Pengikutnya Sesuai dengan Target Market 

Jangan hanya terpancang pada jumlah followers yang banyak, tapi carilah yang sesuai dengan target market kita. Karena sebanyak apapun followers-nya, kalau tidak tepat, tentu saja hasilnya tidak akan sesuai yang diharapkan. Jangan sampai keliru ya, Dears. Misalkan, target market kita ibu rumah tangga, tapi malah meng-endorse selebgram remaja. Tentunya hal tersebut kurang tepat dilakukan.

3. Pertimbangkan Tarif Endorse

Hal selanjutnya yang perlu dipertimbangkan adalah tarif endorse. Kita bisa meminta informasi melalui Direct Massage atau Contact Person yang tertera pada profil. Tarif endorse tentunya berbeda-beda di setiap akun, ada yang ratusan ribu sampai jutaan. Pilihlah akun yang tarifnya sesuai dengan kemampuan dan keuntungan kita. Jangan memaksakan diri, ya, Dears. Jangan sampai kita membayar terlalu mahal, sedangkan pendapatanmu dari jualan tidak mampu menutup biaya sebesar itu. Sebagai contoh, untuk produk makanan yang untungnya berkisar Rp10.000 perbungkus, maka tarif endorse yang pas hanya sekitar 100 sampai 200ribu saja.

Itulah beberapa tips sebelum melakukan endorse. Ingat, segalanya harus diperhitungkan dengan matang. Setelah berbagai upaya kita coba, semoga pelanggan datang untuk mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *