Jangan Pandang Negatif Ibu-ibu PAUD yang Cantik, dari Tempat Mereka Berkumpul Bisa Jadi Hadir Ide Kreatif

Di luar kelas balita yang sedang belajar sambil bermain, ada para ibu yang cantiknya tak main-main. Pernah ‘kan kamu melihat fenomena cantiknya ibu-ibu yang mengantar anaknya sekolah pra TK (PAUD) ? Tampilannya rapi, tidak kalah dengan ibu bekerja. Bajunya juga santun dan riasannya anggun.

Pasti kamu menjadi heran. Kenapa ya, menunggui PAUD saja kok secantik itu?

Tunggu dulu, Dears, jangan asal menghakimi! Coba kamu lihat dari sisi sesama mereka. Ada banyak alasan mengapa ibu-ibu tampil cantik saat mendampingi anak mereka bersekolah di PAUD. Berikut di antaranya:

1. Ajang Eksistensi Diri

Menjadi seorang ibu rumah tangga adalah sebuah pekerjaan berat dengan tugas yang tidak ada habisnya. Tidak digaji dan tidak ada bukti prestasinya. Kadang salah sedikit masih mendapat omelan suami.

Apalagi jika ibu-ibu itu dulunya adalah wanita karir, yang bisa eksis, berprestasi, dan menghasilkan uang sendiri. Saat memutuskan resign demi keluarga, pasti mereka seperti kehilangan eksistensi diri. Dulu cantik dan wangi setiap pagi, sekarang tampil kumal tanpa riasan. Mau dandan cantik-cantik juga bingung mau kemana?

Nah, mendampingi sekolah anaklah tempat yang akhirnya dijadikan sebagai tempat eksistensi diri. Sambil menunggu anak, tak lupa tampil rapi dan wangi.

2. Sebagai Hiburan Sederhana

Tugas dimulai dari membuka mata dan berakhir saat terpejam. Jangankan untuk merawat diri atau me time, kadang mau mandi pun susah. Apalagi jika anak kita masih kecil-kecil. Walaupun seorang ibu selalu iklas menjalani, namun tetap saja ibu pernah merasa lelah dan suntuk, ditambah jika sang suami tak pengertian. Dulu saat masih bekerja, para ibu bisa menghasilkan uang sendiri, beli apa-apa tak perlu minta suami. Padahal ibu rumah tangga butuh hiburan juga. Berbahagialah mereka yang memiliki suami pengertian dan paham akan apa yang dibutuhkan istrinya.

Mengantar anak ke PAUD dapat menjadi hiburan tersendiri. Ada rasa senang dan semangat sangat mengantar anak, sehingga mereka berdandan rapi.

3. Ajang Bersosialisasi

Kebanyakan ibu rumah tangga pergaulannya terbatas, apalagi kalau jarang ke luar rumah. Paling-paling hanya berkumpul dengan tetangga.

Di sekolah PAUD ini mereka bisa bertemu dengan ibu-ibu lainnya. Bisa saling berbagi pengalaman satu dengan yang lain, saling bertukar informasi. Kadang sekalian jualan dan mencari rezeki. Bahkan ada pula yang membuat grup arisan.

Dears, teman-teman yang cantik dapat menjadi inspirasi agar ibu-ibu lain pun mengikuti. Tapi tentu saja dalam batasan yang positif, ya!

Ternyata, begitu sederhana bukan alasannya? PAUD menjadi salah satu tempat ibu berkumpul dan berkreasi. Mereka bisa menemukan eksistensi diri, terhibur, dan makin pintar bersosialisasi. Apapun pilihannya, yang penting kamu bahagia menjalaninya. Karena ibu yang bahagia adalah kunci bahagianya rumah tangga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *