Jangan Anggap Remeh Tingkah si Kecil, Banyak Pelajaran Hidup yang Dapat Kamu Ambil

Orang tua memberikan pelajaran baru pada si kecil, itu sudah biasa ya, Dears. Namun, tanpa kita sadari, balita atau si kecil juga dapat menjadi guru cilik bagi orang tua. Banyak hal yang dapat dipelajari dari seorang balita. Coba mulai hari ini, amati tingkah si kecil, lalu terapkan hal tersebut pada dirimu.

Dears, kamu pasti penasaran bukan, apa saja pelajaran yang dapat diambil dari guru cilik ini?

  • Semua Orang Itu Sama

Balita cenderung tidak peduli  dengan perbedaan, baik perbedaan jenis kelamin, warna kulit, usia, bahkan agama. Apapun jenis perbedaannya, mereka tidak ragu untuk menegur dan mengajak main teman barunya. Balita juga cenderung memperlakukan orang-orang yang baik padanya dengan perlakuan yang baik pula.

Dari hal tersebut, orang tua belajar menerima perbedaan dan fokus pada kebaikan orang lain. Jangan sampai kita sebagai orang yang lebih tua pilih-pilih dalam berinteraksi dengan orang lain karena si kecil pun akan melihat dan menirunya. Hal ini tentu akan merusak naluri alaminya sebagai makhluk penerima perbedaan.

  • Berani Bertanya

Seringkali si kecil bertanya pada orang tua secara berulang dan terus-menerus. Mulai dari “itu apa?”, “kenapa?”, “kok bisa?”, dan sebagainya. Dari sinilah orang tua belajar untuk tidak takut dan tidak malu bertanya.

  • Tertawa

Menertawakan momen sangat lekat dengan dunia anak-anak. Mereka selalu merespon momen, entah itu lucu atau tidak dengan tertawa. Tertawalah jika hal tersebut mengundang tawa, tidak perlu ditahan. Menurut penelitian, tertawa dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam menghadapi tekanan dan melawan penyakit.

  • Penuh Spontanitas

Pernahkah tiba-tiba si kecil memeluk sambil mengatakan, “Aku cintaaaaa sekali sama mama..” Jika pernah, lewat hal ini orang tua bisa belajar spontanitas dan mengungkapkan apa yang dirasakan saat itu, seperti halnya si kecil.

Terkadang, sesuatu yang spontan bisa membawa kejutan untuk pasangan atau si kecil. Misalnya, “Mama mau masak enak lho, hari ini.”

  • Jago Bermimpi

“Jika besar nanti, aku mau jadi dokter…”

“Kalau aku, ingin jadi pilot”...

Anak-anak memang memiliki segudang mimpi yang luar biasa dan terkadang tidak masuk akal. Mereka percaya mimpinya akan terwujud.

Orang tua belajar lagi dari si kecil, bahwa penting sekali memiliki mimpi dan percaya bahwa suatu hari nanti mimpi-mimpi itu akan terwujud. Tentunya diikuti dengan doa dan usaha.

  • Mudah Memaafkan

Pernah melihat dua anak kecil yang bertengkar karena berebut mainan? Berapa lama mereka bisa bertahan dalam pertengkaran? Tak lama ya, Dears. Dalam hitungan menit, mereka sudah asyik bermain lagi dan lupa dengan amarahnya.

Dari hal tersebut, orang tua belajar, ketika berdebat dengan pasangan atau orang lain, tidak perlu memendamnya berlama-lama. Ungkapkan saja amarahmu, lalu maafkan dan lupakan.

  • Tersenyum Setiap Hari

Bagaimana ekspresi si kecil setiap berada di depan cermin? Dia selalu tersenyum melihat dirinya. Dari hal ini orang tua belajar, jangan lupa selalu tersenyum setiap hari. Bisa dimulai dengan tersenyum di depan cermin. Sebuah senyuman dipercaya dapat mengubah suasana hati untuk menjalani hari yang lebih bahagia.

  • Berani Mencoba

Balita lekat dengan fase eksplorasi, fase di mana ia selalu mencari dan berani mencoba sesuatu yang baru. Dari hal tersebut, orang tua belajar berani untuk mencoba sesuatu yang baru. Berani mengambil risiko untuk setiap kesempatan yang ada di depan mata.

  • Menikmati Hidup

Setiap pagi, ritual si kecil adalah melompat di atas tempat tidurnya. Hanya beberapa lompatan saja, sudah terlihat wajah mereka tampak bahagia.

Orang tua mendapat pelajaran lagi dari si kecil, yakni tentang pelajaran menikmati hidup. Hidup hendaklah dihadapi dengan lebih santai, meski tetap bertanggung jawab. Buat kebiasaan-kebiasaan yang bisa membuatmu bahagia, misal, menikmati secangkir kopi di taman. Nikmati kehidupanmu menjadi sebuah bentuk kesyukuran.

Itulah, Dears, hal-hal yang ternyata dapat orang tua pelajari dari guru ciliknya, yakni balita. Yuk, jangan pernah menganggap remeh banyak pelajaran berharga dari si kecil.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *