Ini Dia 3 Alasan Kenapa Kamu Enggak Boleh Nonton Munafik 2 Sendirian, Dears

Hai Dears,

Kamu penyuka film horor? Kalau iya, pastinya sudah enggak asing dengan film Munafik dong, ya? Yup, film horor Malaysia ini sempat booming sekali di sana pada tahun rilisnya, 2016. Delapan bulan sesudah itu barulah film ini tayang juga di Indonesia.

Karena film Munafik menuai kesuksesan yang fantastis, akhirnya di tahun 2018 dibuatlah sekuelnya. Masih dengan sutradara yang sama, yakni Syamsul Yusof yang juga merangkap sebagai pemeran utama, film ini kembali menuai sukses besar.

Enggak tanggung-tanggung, Dears, dalam satu bulan saja sudah ada 3 juta penonton di Malaysia. Angka ini termasuk jumlah yang besar mengingat jumlah penduduk Malaysia yang kurang lebih 30 juta saja. Selain itu, hal tersebut juga mengukuhkan Munafik 2 sebagai film horor terlaris sepanjang sejarah perfilman horor di Malaysia.

Nah, satu bulan setelah rilis di negara asalnya, Munafik 2 akhirnya ditayangkan di Indonesia pada akhir September. Ada yang tertarik nonton, Dears? Boleh banget, kok, asalkan jangan sendirian, ya? Lho, memangnya kenapa kalau sendiri? Simak ulasan berikut, yuk!

Efek Audio dan Jump Scare yang Menggelegar

Sudah jadi satu hal yang wajib dalam film horor, yakni adanya jump scare. Beberapa film mungkin saja ada yang gagal menghadirkan jump scare yang apik dan membuat penonton terperanjat. Hal ini enggak kamu temukan di film Munafik 2, Dears. Sang sutradara, Syamsul Yusof tampaknya enggak mau membuat penontonnya kecewa.

Meski kamu sudah diberi aba-aba kalau sebentar lagi hantunya bakal nongol, tapi kamu tetap bisa merasakan jump scare-nya. Kamu bisa teriak, terlonjak kaget, dan refleks meluk seseorang yang ada di sampingmu. Belum lagi ditambah backsound ayat-ayat Al Quran dan hadist yang demikian menggelegar bakal bikin kamu semakin enggak bisa duduk tenang di kursi penonton.

Adegan Kekerasan yang Bikin Hati Ngilu

Selain efek jump scare-nya, dalam film Munafik 2 kamu juga akan menemui berbagai adegan kekerasan. Meski tidak sedahsyat film-film psikopat, tapi adegan kekerasan dalam film ini cukup bikin hati kamu ngilu, Dears.

Beda halnya dengan Munafik pertama yang konfliknya hanya antara Ustad Adam (Syamsul Yusof) dan Maria, Munafik 2 menyuguhkan konflik yang lebih berkembang. Kali ini Ustad Adam berhadapan dengan Abuja (Nasir Bilal Khan), pimpinan sekte ajaran sesat yang menghasut penduduk desa untuk mengikuti ajarannya.

Selain itu, Ustad Adam juga berusaha menolong Sakinah (Maya Karin) dan keluarganya yang menentang Abuja. Sakinah dan putri kecilnya inilah yang menjadi korban kekerasan Abuja. Munafik 2 menyajikan lebih banyak darah dibanding sekuel pertamanya. Adegan-adegan gore ini bakal bikin kamu merinding, ngilu, dan nyebut terus menerus, lho, Dears!

Hantu-hantu yang Bergentayangan

Namanya juga film horor, pastinya ada hantunya ya, Dears. Bukan hanya bayang-bayang atau animasi, hantu dalam Munafik 2 wujudnya nyata. Meski ciri khas make-up dan gelagatnya masih sama dengan Munafik pertama, tapi tetap saja bakal bikin kamu enggak bisa tidur.

Ada beberapa adegan yang mungkin terinspirasi dari film horor barat, tapi ini tidak mengurangi kengerian Munafik 2. Banyak hantu yang akan muncul dalam film ini, jadi dijamin kamu enggak bakal bosan dengan sosok hantu yang itu-itu saja.

Nah, itu dia tiga alasan kenapa kamu enggak boleh nonton film ini di bioskop sendirian. Ibu hamil dan orang dengan indikasi lemah jantung pun dianjurkan untuk tidak menonton film ini. Selain itu, jangan sesekali mengajak balitamu untuk nonton film ini ya, Dears. Audio dan visualnya bisa jadi mengganggu psikologis si kecil.

Ajak teman-teman kamu untuk nonton film ini ramai-ramai ya, jangan sendirian!

Sumber Foto: youtuby.xyz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *