pemgganti nasi

Ingin Tetap Kenyang walau Tak Berjumpa dengan Nasi? Ini 7 Alternatif Penggantinya!

Dears, nasi merupakan makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia, ya. Bahkan banyak anggapan, belum kenyang bila belum makan nasi. Padahal sudah mengonsumsi aneka menu yang mengandung karbohidrat. Namun, nasi merupakan bahan makanan dengan indeks glikemik tinggi, yang merupakan penyebab naiknya kadar gula darah dalam tubuh. Itulah sebabnya, banyak yang mulai meninggalkan nasi demi alasan kesehatan.

Sebenarnya, Indonesia kaya akan aneka sumber bahan makanan dengan kandungan utama karbohidrat, selain nasi. Untuk mengganti nasi sebagai sumber energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari, ada beragam makanan lain yang bisa dijadikan alternatif. Nah, bila kamu sedang diet nasi, bisa mencoba salah satu diantaranya. Selain lebih menyehatkan, beberapa jenis makanan ini juga lebih hemat, Dears.

Sorgum

8village.com

Orang Jawa biasa menyebutnya Cantel. Makanan yang diklaim berasal dari Afrika ini, memiliki kandungan serat tinggi. Bahkan, sorgum memiliki kandungan protein dan pati yang hampir sama dengan jagung. Sedang gluten free diet? Sorgum adalah solusi tepat, Dears. Selain indeks glikemiknya rendah, kandungan protein, zat besi, fosfor, vitamin B1-nya lebih tinggi dari beras. Lapisan butir sorgum juga mengandung antioksidan penting yang efektif mengurangi resiko kanker, dan tidak terdapat di jenis makanan lain.

Kentang

Pict by. halodoc.com

Umbi yang satu ini, menjadi favorit saat diet. Kentang bisa mengolah nutrisi menjadi energi karena tingginya vitamin B6 yang bisa memecah karbohidrat dan protein menjadi glukosa dan asam amino. Selain bisa mengurangi kadar gula dan kolesterol dalam tubuh, kentang merupakan alternatif sumber energi bagi tubuh. Lebih baik, jangan kupas kulitnya saat dikonsumsi karena banyak kandungan vitamin dan mineral.

Talas

fimela.com

Talas memiliki 10% serat yang diperlukan oleh tubuh. Talas bersifat probiotik, mengumpulkan bakteri baik untuk pencernaan dan mengurangi kolesterol. Indeks glikemiknya rendah sehingga aman bagi penderita diabetes. Talas tinggi karbohidrat bahkan ada beras yang berasal dari tepung talas. Beras jenis ini disebut beras analog.

Pisang

Pict by. HonestDocs

Buah satu ini juga kaya akan karbohidrat, Dears. Pisang bahkan mengandung mineral, vitamin B6 dan C, folat, potasium, antioksidan, dan kalsiumnya tinggi, sehingga baik untuk tulang. Konsumsi pisang dan susu di pagi hari, sudah mencukupi kebutuhan energi hingga break makan siang.

Gandum

Sumber karbohidrat jenis ini, banyak diolah menjadi roti dan biskuit. Mengonsumsi gandum atau olahannya, bisa membuatmu kenyang lebih lama. Gandum juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain kaya karbohidrat dan serat, gandum juga bermanfaat bagi kecantikan, Dears. Protein dan enzim di dalam gandum bisa menjaga kelembapan dan keseimbangan PH kulit.

Jagung

kampustani.com

Jagung bakar atau rebus sudah familiar sebagai camilan. Padahal jagung merupakan sumber karbohidrat kompleks yang tinggi. Ditambah serat dan protein di dalamnya, membuat jagung aman untuk mengontrol gula darah. Jagung juga memiliki karotenoid yang mampu mencegah katarak.

Singkong dan Ubi

sumber suara.com

Singkong dan ubi menjadi makanan pokok di beberapa daerah karena kandungan karbohidratnya yang cukup besar. Namun sebelum dikonsumsi, singkong harus diolah dengan benar, Dears. Ada kandungan glikosida sianogen yang mampu melepaskan sianida di dalam tubuh. Bagi ibu hamil dan menyusui juga tidak dianjurkan mengonsumsi singkong terlalu banyak karena bisa membuat kelainan tiroid atau cacat bawaan pada bayi.

Beberapa alternatif makanan pengganti nasi diatas, mudah didapatkan. Bahkan banyak yang diolah dengan lebih menarik dan menggugah selera. Yang terpenting tetap jaga asupan makanan sehat dan jangan berlebihan, agar kita selalu sehat, Dears.

 

Featured image: Photo by Buenosia Carol on Pexels
*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *