Gen-A, Generasi Paling Teredukasi, Begini Langkah Mendidiknya Agar Tak Salah Langkah!

Gen-A atau generasi Alfa adalah generasi yang lahir tahun 2010-2025. Ini merupakan generasi yang dilabel sebagai generasi paling terdidik. Lahir di era digital dan internet, membuat generasi ini lebih terintegrasi dengan internet dibanding generasi milenial.

Gen-A lahir dari para orang tua generasi X atau Y, itu kita ya, Dears. Hal ini membuat generasi Alfa melek teknologi, bahkan sebelum mereka lahir. Ketika baru terhitung berusia bulan, banyak orang tua yang notabene pengguna internet sudah mengenalkan kepada buah hatinya.

Perkembangan dan penggunaan internet semakin pesat. Mau tidak mau, kita harus mengikutinya. Hanya saja, setiap perubahan pasti membawa dampak. Agar si generasi Alfa ini tak salah langkah, berikut cara mendidik dan mengasuh mereka, seperti dilansir dari Parentalk.id :

1. Kenalkan Ilmu Agama

Di era keterbukaan, semua informasi mudah didapat. Bila gen-A sudah memiliki fondasi ilmu agama yang kuat, dia mampu membedakan mana informasi yang benar dan salah. Mana yang bisa ditiru dan harus ditinggalkan.

2. Ajarkan Sopan Santun dan Nilai Kekeluargaan

Bekali generasi Alfa dengan nilai kesopanan dan kekeluargaan. Ajarkan bagaimana cara menghormati orang lain, baik yang lebih tua dan muda. Tanamkan nilai kekeluargaan, agar gen-A memiliki simpati dan empati kepada sesama.

3. Ajak Bersosialisasi

Hidup di zaman serba modern dan semua bisa didapatkan hanya melalui gadget, membuat gen-A jarang berinteraksi dengan orang lain. Secara rutin, ajak mereka bermain di tempat umum. Cara ini mengajarkan generasi Alfa agar terbiasa berinteraksi dengan orang lain di dunia nyata.

4. Beri Permainan Edukatif

Pilih permainan edukatif seperti lazy, puzzle, atau lego. Bila bermain menggunakan gadget, pilih permainan yang mengajarkan tentang warna, bentuk, angka, huruf, atau kemampuan kognitif lainnya.

Yang terpenting, selalu luangkan waktu dan dampingi mereka saat bermain. Ini akan berpengaruh bagi tumbuh kembangnya.

5. Batasi Penggunaan Gadget

Sebelum mereka berusia 14 tahun, sebaiknya jangan diberi gadget pribadi. Untuk anak usia 2-3 tahun, batasi penggunaan gadget sekitar 1 jam saja perhari. Selebihnya, usahakan agar mereka beraktivitas di alam bebas.

6. Asah Kemampuan Berjuang

Era modern menawarkan banyak kemudahan dan kepraktisan. Tak butuh banyak usaha, apapun bisa didapat dengan mudah. Mau makan, tinggal pesan, ada layanan antar. Mau belanja tinggal buka handphone semua ada.

Kondisi ini membuat gen-A tidak memiliki semangat juang dan gampang menyerah serta putus asa. Sejak dini ajarkan kepada gen-A agar berusaha mendapatkan apa yang mereka mau. Sering ikut sertakan dalam kompetisi, ajarkan menabung untuk membeli sesuatu, atau beri reward atas keberhasilan mereka.

7. Selalu Lakukan Komunikasi 2 Arah

Gen-A memiliki sifat kritis dan cenderung individual. Seringlah berkomunikasi dengan menerapkan eye-contact. Jangan hanya mendikte mereka harus bagaimana, tapi dengarkan juga suara dan pendapat mereka.

Dears, mendidik dan menjadi orang tua dari generasi apapun bukan hal yang mudah. Tidak ada patokan pasti bagaimana mendidik anak menjadi manusia terbaik. Yang wajib kita lakukan adalah terus belajar, berusaha sebaik mungkin, dan berdoa kepada Sang Pencipta. Semoga buah hati kita, para gen-A, menjadi generasi terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *