Enggak Cuma Surfing, Ini yang Bisa Kamu Lakukan di Pantai Kuta Lombok, Dears!

Dears, tahukah kamu jika di Lombok terdapat sebuah pantai yang namanya identik dengan pantai di pulau Bali, yaitu pantai Kuta. Pantai Kuta di Lombok ini juga menghadap ke Samudera Hindia.  Kamu pasti tahu salah satu ciri khas pantai yang menghadap ke samudera. Yup, betul! Ombaknya besar, ganas, dengan arus bawah lautnya yang kuat. Tidak salah jika kemudian pantai Kuta ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit para surfer. Hmmm.. apakah pantai Kuta ini hanya menyenangkan untuk surfing? Tentu tidak, Dears!

Pantai Kuta memiliki garis pantai yang cukup panjang, sedikit agak melengkung. Pasirnya putih, namun tidak keseluruhan pasir terlihat halus. Di pantai Kuta ini, jika diperhatikan dengan seksama, terdapat pasir-pasir sebesar biji merica seperti yang banyak terdapat di pantai Tanjung Aan, walau jumlahnya tidak sebanyak di pantai Tanjung Aan.

Selain untuk surfing, pantai Kuta ini juga menjadi pantai favorit bagi pemburu sunset. Ya, matahari terbenam di pantai ini cantik sekali, lho, Dears. Pantai ini juga menjadi tempat favorit wisatawan mancanegara untuk berjemur. Tahu dong, ya, kalau para bule berjemur seperti apa. Hehee…

Foto : Antarafoto.com

Sejak tahun 2017, kawasan pantai Kuta mulai membenahi fasilitas umum di sekitar pantai, seperti jalan, toilet umum, masjid, tempat sampah, lahan parkir, dan lain-lain. Pastinya jadi lebih menarik. Untuk lahan parkir sendiri kini disediakan di sebuah area terbuka di tepi pantai sebelum masuk ke kawasan beachwalk pantai. Kamu tak perlu khawatir, letak parkir mobil ini tidak terlalu jauh dari pusat keramaian pantai Kuta. Kurang lebih sekitar lima menit jalan santai. Untuk mencapai pusat keramaian pantai Kuta, kamu mempunyai dua pilihan, yaitu berjalan dengan menyusuri tepi jalan raya, atau menyusuri pantai.

Kita bahas satu persatu ya. Jika menyusuri tepi jalan raya, maka kamu akan disuguhkan dengan deretan rumah makan, kafe dan juga hotel yang tertata rapi. Setelah melewati sebuah bukit karang, kamu akan bertemu dengan tulisan Kuta Mandalika yang tersusun rapi di punggung bukit. Jika kamu memilih untuk langsung menyusuri pantai, maka  kamu akan melewati sebuah spot keren yaitu, sebuah jalan berpasir yang diapit oleh dua bukit karang.

Salah satu bukit karang ini berukuran besar. Ia berdiri kokoh memisahkan bibir pantai dengan jalan utama di pantai Kuta. Di punggung bukit yang menghadap ke jalan terdapat deretan huruf balok besar yang bertuliskan Kuta Mandalika. Dan spot ini menjadi favorit para wisatwan untuk berfoto ria sebagai tanda sudah menjejakkan kaki di pantai Kuta Mandalika.

Foto : Antarafoto.com

Terus melangkahkan kaki menyusuri pantai yang juga disebut pantai Mandalika, kita akan menemukan sebuah playground untuk anak-anak bermain di tepi pantai. Beralaskan pasir pantai, terdapat perosotan, ayunan, dan jungkang jungkit. Well, playground ini bisa jadi alternatif anak-anak selain bermain pasir. Oh ya, ayunan di playground  ini cukup kuat untuk orang dewasa juga, lho, Dears.

Untuk urusan makan, enggak usah khawatir. Di sepanjang pantai Kuta ini terdapat banyak sekali pilihan rumah makan. Dari yang sedikit mahal hingga yang murah. Dari style kafe hingga warteg, tinggal pilih mau yang mana. Tentunya kamu harus menyesuaikan dengan isi kantong, ya.

Jika sedang asyik bermain pasir dan tiba waktu salat, kamu juga tak perlu khawatir karena di area pantai Kuta ini juga sudah dibangun masjid. Jadi kamu bisa lebih tenang berwisata tanpa melupakan kewajiban sebagai seorang muslim.

Tapi ada satu hal yang harus kamu perhatikan. Di pantai Kuta ini ada pedagang berkeliling yang menjajakan aneka barang dagangan mereka, seperti kaos dengan gambar khas lombok, kain tenun, dompet tenun, gelang, kalung, dan lain-lain.  Jumlah mereka cukup banyak. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga banyak yang ikut menjajakan barang dagangan oleh-oleh dari pantai Kuta ini. Jika kamu membeli di satu orang, biasanya yang lain akan datang  menawarkan dagangan mereka dengan “sedikit memaksa” supaya dibeli juga. So, jangan kaget ya setelah membayar di satu orang kemudian kamu pun akan didatangi oleh yang lain.

Walaupun tidak surfing, pantai Kuta ini tetap menyenangkan untuk dinikmati. Lautnya unik, karena berwarna hijau kebiruan. Ah, surga dunia deh pokoknya. Semoga suatu saat kamu bisa berlibur ke sini, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *