Desa Wisata Terbaik di Indonesia dan Asia Tenggara Ada di Kuningan, Kamu Sudah Tahu Belum, Dears?

Adalah Desa Cibuntu, yang berlokasi di Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Desa Cibuntu merupakan salah satu desa wisata terbaik yang meraih penghargaan tingkat nasional. Tak hanya itu, Desa Cibuntu juga pernah mewakili Indonesia untuk wilayah Asia Tenggara, dengan menduduki posisi lima terbaik homestay tingkat ASEAN pada tahun 2016.

Bahkan tahun berikutnya, yakni 2017, Desa Cibuntu kembali terpilih sebagai desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia dalam ajang Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia.

Dears, apa saja ya daya tarik di kawasan wisata ini sehingga bisa meraih prestasi tingkat nasional serta internasional? Mari kita kupas satu per satu fakta tentang Desa Cibuntu!

1. Cibuntu Memiliki Puluhan Homestay yang Bersih

Adanya homestay bersih dan tertata rapi berhasil mengantarkan desa pariwisata ini masuk dalam posisi lima besar kategori wisata terbaik ASEAN tahun 2016.

Salah satu homestay yang terkenal adalah “Homestay Teratai” atau disebut juga “Homestay Bu Narjo”. Homestay ini mendapatkan penghargaan sebagai salah satu homestay terbaik tingkat ASEAN.

Pak Sunarjo merupakan pemilik Homestay Bu Narjo di Desa Wisata Cibuntu, Kuningan Jawa Barat yang mendapatkan penghargaan ASEAN Tourism Award 2017 yang diselenggarakan di Hotel Pan Pacific, Singapura, tanggal 20 Januari 2017 dengan usia tertua.

Empat homestay lainnya dari Indonesia yang mendapatkan penghargaan tingkat ASEAN adalah Suweden Homestay (Bali), Homestay Bunga (Dieng Kulon, Jawa Tengah), Homestay Adiluhung (Yogyakarta), dan Homestay Suheri (Jawa Tengah).

Kini, di homestay-nya Pak Sunarjo ini terpajang plakat bertuliskan homestay terbaik ASEAN 2017 – 2019. Homestay yang lokasinya di antara Kantor Balai Desa Cibuntu dan Rumah Kepala Desa Cibuntu ini, sekilas tidak ada bedanya bila dibandingkan dengan homestay pada umumnya.

Kiranya apakah yang membuat homestay ini diberi penghargaan dalam ajang “ASEAN Award 2017” untuk kategori “Homestay” tingkat Indonesia?

Yang jelas, menurut cerita Pak Sunarjo, sejak sebelum homestay-nya mendapatkan penghargaan pun homestay sudah ramai dikunjungi wisatawan yang datang ke Desa Wisata Cibuntu.

Di buku tamu tercatat banyak nama besar mampir di sini. Mulai dari mantan menteri Sarwono Kusuma Atmadja, selebriti Farah Queen, Jono Bule, dan lainnya sudah pernah menginap di sini.

Inilah buah ketekunan Pak Sunarjo mengurus homestay. Di usianya yang sudah senja, Pak Sunarjo mendapatkan hadiah luar biasa. Dengan diterimanya penghargaan berkelas internasional ini, Pak Sunarjo secara tidak langsung telah mengharumkan nama daerah Kuningan, khususnya Jawa Barat, dan mengharumkan negeri Indonesia pada umumnya.

2. Dikenal sebagai Objek Wisata yang Memiliki Bumi Perkemahan

Kawasan desa wisata ini juga memiliki bumi perkemahan dengan fasilitas komplit. Pertama adalah Bumi Perkemahan Pageur Gunung yang menawarkan view Gunung Ciremai yang gagah. Bumi perkemahan ini bisa disebut sedikit eksklusif karena tenda-tenda sudah tersedia lengkap dengan fasilitas seperti kasur, selimut, bantal, api unggun, dan juga fasilitas makan sampai tiga kali, bahkan dilengkapi pula dengan kolam renang super sejuk loh. Selain itu, ada pula bumi perkemahan di pohon bambu dengan nuansa khas area pohon. Semua tentu di sesuaikan dengan kebutuhan dan anggaranmu ya, Dears!

3. Memiliki Situs Sejarah Purbakala

Selain keindahan alam yang ditawarkan, Desa Cibuntu juga memiliki beragam situs warisan zaman dulu, mulai dari situs purbakala warisan kewalian, hingga warisan kerajaan.
Desa ini memang disebut-sebut telah eksis sejak zaman batu atau megalithikum, maka tak heran jika banyak peninggalan purbakala di sini.

Adapun situs purbakala yang bisa dilihat di halaman rumah warga salah satunya adalah kuburan batu. Dan di bagian dalam kuburan batu tersebut juga ditemukan kapak genggam yang terbuat dari batu.

Sebagian besar peninggalan situs purbakala yang ditemukan di sini disimpan di Museum Cipari, Cigugur, Kuningan. Sementara untuk yang masih tersebar di Cibuntu masih dirawat dan dijaga dengan baik oleh warga setempat.

4. Memiliki Curug Air bernama Gongseng

Curug yang tingginya mencapai kurang lebih 24 meter ini dulunya ditumbuhi pohon gongseng langka di sekitarnya. Jangan khawatir dengan kedalaman curug ini, Dears, karena warga sekitar telah berinisiatif membendung air curug sehingga menjadi kolam kecil dengan kedalaman yang pas untuk wisatawan yang ingin bermain air di sana.

Curug Gongseng yang eksostis ini berisikan bebatuan besar dan pemandangan khas kaki Gunung Ciremai. Mata Air yang ada di sekitar curug di kenal dengan nama Kahuripan, di mana airnya jernih dan sering digunakan warga untuk diminum langsung tanpa dimasak terlebih dahulu.

Oya, kalau kamu ingin menikmati sejuknya udara sambil memerhatikan tetesan air curug, bisa banget lho duduk santai di tempat duduk yang ada di kisaran curug. Tempat duduk ini terbuat dari semen yang sengaja dibuat warga. Bagaimana, menyenangkan bukan, Dears?

5. Pesona Alam adalah Daya Tarik Utama

Berada di kaki Gunung Ciremai membuat Cibuntu menjadi desa yang terkenal dengan keindahan alamnya. Pepohonan yang masih terbentang hijau, serta deretan anak tangga untuk menuju bumi perkemahan dan view hutan pinus membuat wisata alam kian menyenangkan.

Bagaimana tidak, kelestarian alam serta kearifan lokal yang dijunjung tinggi oleh para warganya membuat daya tarik tersendiri untuk para wisatawan berkunjung ke daerah ini.

Rapi dan teratur, menjadikan aktivitas berkeliling di desa ini tak terasa membosankan. Lagi-lagi, suguhan pemandangan alam yang indah, kolam renang yang ramah anak dan nyaman, sampai fasilitas umum berupa area parkir dan tersentralnya area jajanan, serta area bermain anak, adalah beberapa contoh keunggulan Desa Wisata Cibuntu.

Selain itu, aksesnya yang mudah dijangkau serta free wifi untuk area homestay membuat para wisatawan betah dan ingin berlama-lama di sini.

6. Memiliki Kampung Kambing

Tak cukup rasanya seharian untuk mengeksplor daerah ini. Banyak yang tak mengetahui kalau Desa Wisata Cibuntu ini juga memiliki Kampung Kambing yang berisi 75 kandang dengan total kambing sekitar 1500 ekor. Memang unik banget ya desa wisata yang satu ini, Dears.

Berawal tahun 2012, di mana semua warga yang memiliki domba disatukan dalam satu perkampungan dengan lahan dan pengelolaan khusus. Dengan adanya Kampung Kambing tersebut, membuat spot wisata di Cibuntu bertambah.

7. Ikut Andil dalam Melestarikan Seni Budaya Bangsa

Sedang dalam proses pembuatan Kampung Angklung dan sudah tersedianya stand khusus oleh-oleh angklung pada objek wisata ini, adalah bukti nyata kepedulian warga desa ini terhadap kelestarian seni dan budaya bangsa.

8. Setelah Ditetapkan menjadi Desa Wisata, Desa Ini Menjadi Percontohan untuk Desa Lainnya

Desa Wisata Cibuntu yang dibangun dengan konsep wisata alami, asri, dengan pembangunan karakter masyarakat yang ramah terhadap para pengunjung, menjadikan desa ini sebagai desa unggulan pariwisata nasional.

Karenanya, banyak yang belajar pengelolaan tentang desa wisata ke sini, di antaranya dari Sulawesi, Yogya, Solo, dan lainnya. “Ini desa wisata, bukan objek wisata”, seru kepala desanya .

Bukan tanpa perjuangan, membina seribu warga untuk bisa satu visi dan kompak dalam mewujudkan desa wisata tentulah tak mudah.

Gagasan menjadikan Cibuntu sebagai desa wisata berawal dari penelitian tiga mahasiswa Universitas Trisakti. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa Cibuntu memiliki potensi besar dalam bidang kepariwisataan. Setelah itu aparat desa dan masyarakatnya berupaya mewujudkannya dan terealisasikan di tahun 2012 dengan di tetapkannya Cibuntu sebagai Desa Wisata.

9. Wisata Alam Murah Meriah

Jangan khawatir dengan tarif yang ditawarkan, Dears, masih aman di kantong, kok! Tiket masuk untuk ke area wisata ini berkisar di harga 10-15ribu per orang. Untuk fasilitas kolam renang sendiri dikenakan tarif terpisah, yakni 10ribu per orang. Anak-anak dikenakan charge dengan usia minimal di atas 5 tahun.

Untuk aneka jajanan sendiri masih relatif murah dibanding objek wisata lainnya. Karena terkenal rapi dan bersih, kamu tidak akan menemukan banyak orang berjualan di area wisata. Semua tersentral di satu tempat. Namun jangan khawatir ya, Dears, ada banyak sales yang menawarkan jasa pengantaran makanan sehingga tidak perlu membuatmu repot bolak-balik ke area jajanan.

Dears, itulah 9 fakta menarik mengenai Desa Wisata Cibuntu di Kabupaten Kuningan. Tak heran jika desa tersebut terpilih sebagai Desa Wisata Terbaik Tingkat Nasional dan Internasional, karena semua kenggulan yang ditawarkannya sangatlah memesona dan sayang dilewatkan untuk tujuan traveling-mu. Jadi, kapan kamu ke Cibuntu, Dears?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *