Banyak Stok Obat di Rumah, Yakin Masih Berfungsi dengan baik? Ketahui Dulu Usia Masa Simpannya!

Banyak keluarga, para ibu terutama, memiliki persediaan obat-obatan di rumah. Tujuannya agar saat sakit ringan, bisa langsung ditangani, tanpa harus ke dokter. Apalagi di masa pandemi begini, agak takut pergi ke dokter atau rumah sakit, kan, Dears. Ini boleh-boleh saja, dan memang perlu. Namun, ternyata obat memiliki umur masa simpan, apalagi setelah kemasannya dibuka.

Penting banget mengetahui umur masa simpan ini, agar obat yang ada di rumah bisa maksimal dimanfaatkan. Yuk, ketahui satu persatu.

Sirup

sains-kompas.com

Obat jenis ini sering diperuntukkan bagi anak-anak, karena memang lebih mudah dikonsumsi anak, dari pada obat berbentuk kapsul atau tablet. Obat penurun panas atau demam, biasanya selalu tersedia di kotak obat, bagi keluarga yang memiliki anak balita. Setelah dibuka segel botolnya, obat sirup masih boleh digunakan selama 6 bulan kedepan. Namun, tetap pastikan disimpan dalam suhu yang tepat dan tertutup rapat.

Salep

sumber blibli.com

Banyak jenis salep, antara lain untuk pengilang lebam, pereda panas luka bakar, pengobat rasa gatal, dan pencegah infeksi. Obat jenis ini bisa disimpan selama 6 bulan walau kemasannya sudah dibuka. Jadi bila masih tersisa, masih boleh digunakan lain waktu, asal tidak lebih dari 6 bulan, Dears.

Tetes Mata atau Telinga

Obat tetes mata dan telinga yang sudah dibuka, lebih baik digunakan sebelum sebulan. Bila telah melebihi masa 30 hari setelah dibuka kemasannya, lebih baik jangan digunakan lagi. Bila lebih dari sebulan, zat kimia di dalamnya bisa tidak lagi befungsi atau malah membahayakan.

Kapsul dalam kemasan

Obat kapsul yang masih dalam kemasan dan belum terbuka sama sekali memiliki masa simpan relatif lama, sesuai dengan tanggal expired yang tertera pada kemasan, Dears. Jadi walau telah disimpan dalam waktu yang lama, asal tidak melampaui tanggal kadaluarsa, masih aman dikonsumsi. Namun, untuk kapsul yang hanya ditempatkan dalam botol, tanpa dibungkus lagi dengan kemasan alumunium foil, hanya bisa bertahan selama 6 bulan, sejak segel botol dibuka.

Tablet dalam Kemasan

Sama seperti Kapsul dengan kemasan yang masih tertutup, tablet juga bisa bertahan hingga masa kadaluarsa yang tertulis. Beda lagi, bila sudah dibuka, ya. Bila memang tidak segara diminum, lebih baik tablet yang sudah terbuka kemasannya dibuang saja.

Puyer

tribunnews.com

Obat berbentuk puyer yang telah disobek kemasannya, masih memiliki umur masa simpan 3 bulan kedepan, asal ditutup rapat lagi. Pastikan untuk tak lagi menaruh di kotak obat bila telah melebihi masa 3 bulan, Dears. Selain bisa terpapar bakteri berbahaya, kemungkinan obat juga sudah tak lagi memiliki fungsi menyembuhkan.

Suppositoria Dalam kemasan

sumber medkes.com

Suppositoria adalah obat yang berbentuk padat dan biasanya dimasukkan melalui anus atau dubur. Jenis obat ini digunakan untuk membantu BAB, ya, Dears. Obat jenis ini masih bisa digunakan selama 6 bulan berikutnya, walaupun sudah dibuka kemasannya. Sekali lagi, perhatikan tempat dan cara penyimpanannya.

Obat yang disimpan dan distok di rumah, harus selalu dicek dan dilihat tanggal kadaluarsanya. Pastikan masih dalam masa yang aman dan umur masa simpannya tidak melebihi ketentuan. Bila takut terlewat, kamu bisa menuliskan tanggal kapan dibuka pada kemasannya. Lebih baik berhati-hati, ya, Dears, agar hal buruk tak terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *