Dears, Ketahui Bahaya Kol Goreng sebagai Teman Bersantap saat Makan Lalapan

Lalapan merupakan bagian yang harus ada saat makan. Tanpa lalapan, makan terasa kurang lengkap dan kurang berselera.

Sayuran yang sering dijadikan lalapan seperti kol, selada, mentimun, tomat dan bahkan petai juga menjadi lalapan atau teman makan bagi beberapa orang. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai kol yang dijadikan lalapan. Kol yang dijadikan lalapan ada yang bisa dimakan langsung, direbus ataupun digoreng. Semuanya tergantung dari selera masing-masing orang. Tapi sebenarnya lebih sehat dan lebih bernutrisi mana antara kol rebus atau kol goreng, Dears? Berikut penjelasannya!

Kandungan Vitamin

Foto: Alodokter

Dikutip dari laman Alodokter, sayur kol mengandung vitamin C, vitamin K, vitamin B6, folat, karbohidrat, protein, mangan, serat, kalsium, kalium, magnesium, serta vitamin B1 (thiamin). Selain itu juga mengandung nutrisi lain dalam jumlah kecil seperti vitamin A, zat besi, dan riboflavin. Begitu banyaknya kandungan vitamin yang terdapat di dalamnya, mengonsumsi 50 gram kol yang sudah dimasak sudah dapat memenuhi sekitar 54 persen kebutuhan vitamin C harian.

Cara Pengolahan

Foto: Beritagar

Karena bentuknya berlapis-lapis membentuk lingkaran, maka lebih baik pengolahannya dipisahkan per lapisannya agar semua bagian dapat tercuci bersih hingga bagian dalam. Selain itu, jika sudah membelinya namun belum sempat untuk memasaknya, sebaiknya disimpan dengan ditutup plastik yang kedap udara. Pasalnya, jika diletakkan di udara terbuka akan mengalami oksidasi yang menyebabkan sayur berwarna kecokelatan, mudah layu, serta kandungan nutrisinya juga berkurang.

Pengolahan yang Kurang Tepat

Foto: vinidy.co.id

Pada poin pertama dijelaskan jika mengonsumsi sayur kol 50 gram sudah mencukupi kebutuhan vitamin C harian. Itu artinya, kandungan vitamin C di dalamnya sangat tinggi. Perlu diketahui, vitamin C merupakan vitamin yang mudah larut dalam air. Jika pengolahannya dengan cara digoreng, tentu vitamin tersebut akan rusak.

Selain vitamin C, di dalam kol juga terkandung vitamin B yang larut dalam air sehingga banyak vitamin yang akan rusak akibat proses pengolahan yang kurang tepat. Suhu yang sangat tinggi saat penggorengan dan minyak yang jarang diganti juga menimbulkan berbagai masalah kesehatan, Dears. Dampak utamanya, vitamin yang seharusnya bermanfaat untuk tubuh menjadi terbuang akibat pengolahan yang salah. Selain itu, dapat menimbulkan berbagai penyakit lain akibat proses penggorengan yang membuat sayur kol menjadi berbahaya. Lebih baik jika sayur kol yang dijadikan lalapan diolah dengan cara dikukus.

Mengapa harus dikukus? Bagaimana jika direbus, apakah sama saja? Untuk menghindari vitamin yang terbuang karena terlarut dalam air saat perebusan maka dianjurkan pengolahannya dengan dikukus, sehingga semua vitaminnya tetap utuh dan bermanfaat bagi tubuh.

Nah, sekarang sudah tahu ‘kan Dears, pengolahan yang kurang tepat juga bisa memengaruhi kandungan vitamin yang terkandung di dalam sumber pangan yang kita makan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *