mengaplikasikan foundation

Antara Brush, Spons dan Jari, Manakah yang Paling Tepat Untuk Mengaplikasikan Foundation?

Penampilan wanita kini sudah akrab dengan make up. Beberapa bahkan tak bisa jika menghadiri acara tanpa menggunakan make up. Hal ini berkaitan dengan kemampuan make up yang bisa menutupi beberapa kekurangan pada wajah sehingga tampak lebih segar.

Salah satu jenis make up yang sering dicari adalah foundation. Manfaatnya yang dapat meratakan warna kulit dan menutupi ketidaksempurnaan di wajah, menjadikan foundation banyak diminati. Menggunakan foundation dengan cara yang kurang tepat justru dapat menjadi permasalahan pada wajah. Bukan terlihat cantik alami, malah terlihat terlalu menor atau belang karena foundation yang kurang merata.

Kelebihan dan kekurangan mengaplikasikan foundation dengan jari

mengaplikasikan foundation
Foto: Pexels.com

Dalam mengaplikasikan foundation ada tiga aplikator yang paling sering digunakan yaitu jari, brush, dan spons. Jari merupakan aplikator yang paling mudah dan sederhana, cocok bagi yang baru belajar make up.

Kelemahannya adalah sulit memastikan apakah foundation sudah merata atau belum. Menarik foundation terlalu kuat ke satu arah membuatnya tidak merata di seluruh wajah. Jadi kemungkinan tidak merata, meskipun terlihat seperti sudah merata di wajah.

Kelebihan menggunakan foundation dengan jari adalah dapat membaur dengan cepat karena adanya panas gesekan antara kulit jari dengan kulit wajah. Hasilnya lebih natural dan pemakaian produk jauh lebih hemat.

Jenis brush untuk foundation

mengaplikasikan foundation
Foto: Pexels

Jenis brush yang biasa digunakan berbeda-beda tergantung ukuran, tekstur, dan bentuk kuasnya. Yang biasanya digunakan untuk mengaplikasikan foundation adalah buffing brush, paddle brush, dan duo fibre brush.

Untuk hasil full coverage dan meratakan foundation yang tidak terlalu encer gunakan Paddle brush. Kekurangannya adalah susah menjangkau bagian antara hidung dengan sudut mata bagian dalam.

Buffing brush bentuknya tebal, permukaan yang rata, padat dan hasinya lebih flawless karena dapat menyamarkan pori-pori besar. Liquid foundation, creamy dan powder foundation bisa diaplikasikan dengan menggunakan brush jenis ini. Kekurangannya adalah agak susah untuk dibersihkan karena bulunya yang rapat.

Duo fibre brush bentuknya pun sama bulat dan rata. Terdapat 2 macam bulu dalam sikat ini yaitu yang panjang dan pendek. Brush ini mampu membuat make up flawless dengan sheer coverage. Tapi kekurangan brush ini kadang terlihat garis – garis halus jika tekstur foundation yang digunakan terlalu cair.

Spons dapat digunakan untuk blending

mengaplikasikan foundation
Foto: wanita.me

Bentuk spons cukup beragam. Ada yang berbentuk pipih, bulat telur, bersudut mengerucut , ataupun siku-siku. Sesuaikan bentuk spons yang digunakan dengan make up yang akan diaplikasikan. Kelebihan dari spons adalah dapat menghasilkan blending shading yang lebih natural dan tidak terlalu tebal. Sedangkan kekurangannya adalah spons memiliki sifat menyerap cairan sehingga boros pemakaian.

Agar tak terlalu boros, basahi sponsnya terlebih dahulu dengan air. Letakkan terlebih dahulu foundation di tangan dan gunakan spons hanya untuk membaurkan foundation. Jangan mengabaikan kebersihan spons karena spons yang kotor dapat menjadi sarang bakteri penyebab jerawat.

Manakah aplikator yang terbaik?

mengaplikasikan foundation
Foto: Pexels.com

Semua aplikator memiliki kekurangan dan kelebihan masing – masing. Untuk yang ingin hemat bisa gunakan jari. Brush merupakan aplikator yang paling higienis karena menampung lebih sedikit bakteri jika dalam kondisi kotor.

Pastikan jari bersih jika menggunakan foundation dengan jari. Lebih baik menggunakan brush, jika ingin hasil yang full coverage. Sedangkan untuk hasil yang natural dapat menggunakan spons. Jika hanya memiliki waktu singkat untuk berdandan maka gunakan jari. So, tak perlu bingung lagi. Pilihlah aplikator yang memudahkan dan sesuai kebutuhan ya, Dears!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *