Anak Tanya tentang Virus Corona, Begini Seharusnya Orangtua Menjawab

Pandemi Corona memang sudah sangat mengkhawatirkan. Sebagian besar negara di dunia telah terjangkit virus berbahaya ini hingga menyebabkan banyak nyawa melayang. Sampai-sampai banyak negara yang memberlakukan aturan lockdown atau larangan beraktivitas di luar rumah untuk mencegah meluasnya penularan virus. Sementara di Indonesia, aktivitas sekolah sudah lama diliburkan karena wabah ini hingga mungkin banyak anak yang tanya tentang virus Corona.

Orangtua saat ini memegang peranan penting dalam mendampingi kegiatan belajar anak di rumah. Orangtua menjadi penanggungjawab penuh atas tugas sekolah anak yang secara rutin diberikan oleh gurunya. Selain itu, orangtua juga harus siap menjelaskan apabila muncul pertanyaan-pertanyaan dari anak mengenai virus Corona. Bagaimanapun anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Inilah contoh jawaban yang bisa ditiru jika anak mencari tahu tentang virus Corona.

Apa itu Corona?

Pengetahuan tentang virus Corona di kalangan orang dewasa memang mudah diakses. Akan tetapi bagi anak-anak, informasi tersebut pasti sangat terbatas. Sebaiknya orangtua tetap memberikan pengetahuan jika anak-anak tanya tentang virus Corona. Orangtua bisa mulai dengan menjelaskan gejala awal yang diakibatkan virus tersebut, hingga dampak paling buruk yang bisa ditimbulkannya. Sekaligus orangtua juga harus mengajari anak bagaimana bisa mencegah penularan virus tersebut.

Mengapa Sekolah Libur?

Libur sekolah pasti menjadi hal yang sangat menyenangkan bagi anak-anak. Namun untuk situasi sekarang ini, anak-anak harus menjalani libur yang lumayan lama. Pasti tidak sedikit anak yang ingin tahu mengapa mereka harus libur dalam waktu yang cukup lama. Orangtua sebaiknya memberi informasi tentang cara penularan virus Corona yang bisa menyebar di keramaian atau di tengah aktivitas yang melibatkan banyak orang. Sekolah termasuk aktivitas yang melibatkan banyak orang, sehingga libur menjadi cara untuk mencegah penularan virus Corona.

Mengapa Harus Tetap Belajar?

Libur sekolah selalu dianggap anak-anak sebagai waktu bebas. Mereka bisa bermain sepuasnya dan bersantai sesuka hati ketika hari libur. Namun kenyataannya, di libur kali ini anak-anak harus tetap belajar dengan tugas yang sama dari sekolah. Itu juga bisa jadi pertanyaan selain tanya tentang virus Corona. Orangtua bisa menjelaskan bahwa libur sekolah ini bukan berarti waktu bebas. Libur sekolah ini bisa diartikan sebagai waktu untuk belajar dari rumah. Jadi bukan berarti tugas anak-anak juga terhenti meski mereka tidak pergi ke sekolah.

Kapan Kembali Masuk Sekolah?

Pada awal masa libur, anak boleh saja merasa senang. Seiring pertambahan masa darurat virus Corona, anak terpaksa harus lebih lama berada di rumah. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa anak-anak pasti merasa bosan dan rindu dengan aktivitas sebelumnya. Anak-anak mungkin mendambakan kembali ke sekolah dan belajar bersama guru serta bermain bersama teman. Orangtua harus berperan untuk menjelaskan tentang situasi saat ini, sambil mengajak anak berdoa agar pandemi Corona ini segera berlalu agar dapat kembali beraktivitas normal.

Karena keterbatasan yang dimiliki, anak-anak bisa saja memiliki rasa penasaran yang cukup tinggi terhadap situasi yang terjadi saat ini. Selain tanya tentang virus Corona, mereka pasti juga memiliki pertanyaan lain yang saling berhubungan. Uraian di atas bisa menjadi referensi bagi orangtua dalam menjelaskan.

 

Featured image: Photo on Pexels
*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *