aplikasi

Agar Tak Sia-sia, Manfaatkan Aplikasi Pengatur Keuangan dengan Cara Ini

Zaman yang semakin maju membuat teknologi semakin berkembang. Saat ini, segala kebutuhan hidup manusia bisa terbantu dengan adanya teknologi. Misalnya kebutuhan pokok yang sekarang bisa dengan mudah didapatkan dengan layanan belanja online. Bahkan sekarang juga sudah hadir berbagai aplikasi pengatur keuangan yang bisa diakses melalui smartphone untuk kemudahan dalam mengelola keuangan.

Dengan sistem yang sudah begitu canggih dan serba otomatis, pengguna aplikasi pengelola keuangan bisa menata keuangannya dengan lebih mudah melalui fitur-fitur yang disediakan. Harapan dari penggunaan aplikasi tersebut tentu agar tercipta kondisi keuangan yang stabil. Sayangnya, tak sedikit orang yang justru gagal memanfaatkan aplikasi tersebut. Simak beberapa uraian berikut ini agar lebih bijak dalam menggunakan aplikasi pengelola keuangan.

Ketahui Tujuan

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah mengetahui tujuan dalam pemakaian aplikasi pengatur keuangan. Jangan sampai mengunduh aplikasi tersebut hanya karena ikut-ikutan tren atau sekadar ingin mencoba. Tidak perlu memakai aplikasi tersebut jika kenyataannya masih bisa mengatur keuangan dengan baik. Pilih aplikasi pengelola keuangan yang sesuai dengan tujuan. Misalnya ingin menabung atau berinvestasi, maka gunakan aplikasi yang menyediakan layanan tersebut.

Pegang Komitmen

Saat sudah memiliki tujuan yang jelas, berusahalah untuk berkomitmen terhadap tujuan itu. Sebagai contoh, ketika tujuannya untuk menabung, maka manfaatkan layanan menabung pada aplikasi pengelola keuangan secara konsisten. Biasanya aplikasi tersebut menyediakan berbagai pilihan jumlah uang yang bisa ditabung. Pengguna bisa menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan.

Perhatikan Jenis Biayanya

Pada aplikasi pengatur keuangan biasanya terdapat berbagai jenis biaya yang dibebankan pada pengguna. Besarnya biaya itu juga ditentukan menurut layanan yang digunakan. Biaya untuk kirim uang ke rekening tertentu misalnya, akan ditetapkan dalam jumlah tertentu. Pengguna harus benar-benar memahami tentang aturan biaya-biaya tersebut sebelum memutuskan untuk menggunakan aplikasi pengelola keuangan. Jangan sampai biaya-biaya tersebut justru merugikan.

Bijak Gunakan Promo

Sudah menjadi hal yang umum bahwa dalam aplikasi pengatur keuangan selalu terdapat banyak promo atau berbagai penawaran lain. Hal tersebut memang menjadi daya tarik tersendiri. Namun bukan berarti pengguna bisa memanfaatkan semua promo tanpa pertimbangan. Bijaklah dalam memanfaatkan promo yang ditawarkan. Pastikan memanfaatkan promo yang benar-benar berguna dan bukan malah merugikan karena justru membuat pengguna mengeluarkan uang terlalu banyak.

Hati-hati Tergiur Pinjaman

Kebanyakan aplikasi pengatur keuangan dilengkapi dengan fitur pinjaman. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mendapatkan uang pinjaman dengan persyaratan yang mudah dan jumlah pinjaman yang cukup besar. Berhati-hatilah dalam menggunakan fitur pinjaman ini. Jika memang bukan karena kebutuhan yang penting dan mendesak, hindari mengajukan pinjaman terlebih dalam jumlah besar karena nantinya bisa sangat merugikan.

Teknologi tercipta memang untuk memudahkan hidup manusia. Tapi bukan berarti manusia bisa sembarangan dalam memanfaatkan teknologi. Seperti halnya penggunaan aplikasi pengatur keuangan yang menuntut komitmen, disiplin tinggi serta kemampuan menahan diri agar pengguna tidak terjerumus dalam kondisi keuangan yang buruk dan akhirnya justru jauh melenceng dari tujuan penggunaan aplikasi tersebut.

 

Featured image: Photo on Pexels
*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *