Jakarta International Equestrian Park

9 Fakta Jakarta International Equestrian Park, Punya Standar Kelas Dunia, Keren Banget!

Jakarta International Esquestrian Park merupakan salah satu venue yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018. Venue ini diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada tanggal 2 Agustus 2018.

Venue pacuan kuda yang terletak di Pulomas ini dapat menampung kurang lebih 990 penonton, Dears. Sebagai masyarakat yang ikut memiliki, patut banget kita berbangga, karena venue satu ini rupanya termasuk langka dan tidak banyak ditemukan di Asia, lho. Dan inilah 9 fakta Jakarta International Equestrian Park yang harus kamu tahu, Dears.

fakta Jakarta International equestrian Park
Foto: visioneernews.com

Equestrian park seperti ini cuma ada 3 di Asia

Dan beruntung Indonesia termasuk salah satu yang memilikinya, Dears. Dibangun sejak tahun 2016 silam, venue pacuan berkuda yang telah disiapkan untuk Asian Games ini memiliki fasilitas yang luar biasa. Pasir yang dipakai untuk area pertandingan dicampur dengan bahan baku yang didatangkan langsung dari Jerman. Jadi, bukan sembarang pasir, ya, Dears.

Karena menggunakan bahan yang berkualitas, kuda-kuda yang akan bertanding tidak akan cedera. Bahkan ketika terjatuh, kuda itu tidak akan terbenam.

Termasuk equestrian park terbesar di Asia Tenggara

Selain langka dan jarang dimiliki oleh negara lain di Asia, equestrian park yang terletak di Pulomas ini juga merupakan yang terbesar di Asia Tenggara, lho. Memiliki luas mencapai 35,25 hektare dan dilengkapi dengan 156 kandang kuda berstandar internasional.

Setelah digunakan untuk Asian Games ke-18, diharapkan equestrian park ini dapat melahirkan atlet-atlet berkuda kelas internasional beberapa tahun ke depan. Kita doakan, ya, Dears, supaya lokasi ini bisa tetap bermanfaat buat banyak orang terutama para atlet berkuda yang nantinya bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Jakarta International Equestrian park
Foto: skyscrapercity.com

Jangan khawatir, equestrian satu ini telah disterilkan, lho

Sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Organization for Animal Health (OIE), equestrian park ini telah disterilkan dengan disinfektan layaknya di Eropa. Jadi, setiap kandang kuda dan lokasi di sini sudah bersih dan steril, nggak ada lagi kutu-kutu yang kamu anggap menggelikan itu, Dears. Bahkan equestrian park ini jadi tempat yang paling bersih setelah disterilkan. Diharapkan nantinya kuda-kuda yang akan bertanding tidak akan terjangkit penyakit.

Menghabiskan dana hingga Rp 417 miliar, pantas jika fasilitasnya bertaraf internasional

Yap! Sudah bisa dibayangkan betapa besar dan megahnya pacuan kuda satu ini, ya, Dears. Menghabiskan dana hingga Rp 417 miliar membuat pacuan kuda yang awalnya hanya lokasi biasa, kini telah memiliki fasilitas kelas dunia dan terbsar di Asia Tenggara. Bangga banget, kan?

Menggunakan air berkualitas tinggi

Selain pasir dari daerah yang dicampur dengan bio tekstil dari Jerman, venue pacuan kuda satu ini juga menggunakan air berkualitas tinggi yang diambil langsung dari danau yang letaknya tepat di depan tribun utama, Dears.

Air yang digunakan untuk menyiram lapangan berkuda ini sebelumnya telah melalui proses filtrasi sehingga tak diragunkan lagi kebersihannya.

Menampung hampir seribu penonton dan punya tribun utama super megah

Kalau kamu datang ke equestrian park ini, kamu bisa menikmati bangunan 3 lantai dengan fasilitas mewah, Dears. Di lantai satu, kamu dapat menemukan tempat pembelian tiket, ruangan atlet dan ofisial serta lobi. Sedangkan untuk lantai dua, ada ruang penyiaran dan wasit. Di lantai tiga terdapat ruang makan para atlet, ruang VIP biasa serta lounge.

Jakarta International Equestrian Park
Foto: Instagram.com/ Mohammad Ayudha

Syarat equestrian park untuk Asian Games ternyata berat banget

Ternyata untuk memenuhi standar equestrian Asian Games bukanlah perkara mudah. Bahkan syaratnya sempat begitu berat lantaran tidak dibolehkan ada kuda di Pulau Jawa. Satu pun nggak boleh. Bisa dibayangkan semua kuda yang ada di Pulau Jawa yang jumlahnya begitu banyak mau diapakan? Tapi, beruntung syarat itu akhirnya tidak jadi diberikan.

Sebagai gantinya, pada jarak 10 kilometer dari venue tidak boleh ada kuda sama sekali. Dan semua kuda-kuda yang ada di Jakarta harus diberikan vaksin. Jumlah kuda-kuda di Jakarta nggak bisa dikatakan sedikit, setidaknya ada sekitar 300 ekor kuda.

Nah, tidak hanya itu, di sekitar lokasi juga nggak boleh ada pemotongan hewan. Jadi, jangan heran jika ada sekitar 33 masjid di sekitar venue yang dilarang melakukan pemotongan hewan kurban saat Iduladha kemarin. Semua itu dilakukan demi memenuhi standar venue Asian Games 2018 ini. Berat banget, ya?

Telah mengantongi sertifikasi bebas penyakit hewan kuda dari Dewan Kesehatan Hewan Dunia (OIE)

Setelah semua syarat dan standar terpenuhi, tidak heran jika pacuan kuda satu ini telah mengantongi sertifikasi bebas penyakit kuda dari OIE, Dears. Meskipun syarat berat serta menelan biaya tidak sedikit, tetapi melihat hasilnya yang sungguh luas biasa, pastilah membuat kita ikut bangga memilikinya.

Tidak hanya didesain sebagai arena pacuan kuda Asian Games 2018, equestrian park ini juga didesain sebagai lokasi wisata

Bahagianya warga Jakarta mendengar kabar bahwa equestrian terbesar di Asia Tenggara juga didesain sebagai lokasi wisata kebanggaan warga Jakarta. Setelah digunakan sebagai venue Asian Games, diharapkan lokasi ini bisa dimanfaatkan juga untuk wisata dan tempat belajar. Keren banget, ya.

Itulah beberapa fakta menarik dari Jakarta International Equestrian Park ini, Dears. Semoga venue pacuan kuda Asian Games satu ini nantinya bisa dijaga dan dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak sehingga tidak sia-sia pembangunannya, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *