7 Tips Antirepot Hadapi Morning Sickness bagi Ibu Pekerja

Pada trimester awal kehamilan, umumnya para ibu mengalami morning sickness atau mual dan muntah hingga didera rasa lelah. Pemicu kondisi ini kemungkinan adalah peningkatan hormon yang terjadi pada tiga bulan pertama masa kehamilan. Bagi ibu rumah tangga yang mengalami mual atau muntah saat mengandung, mungkin bisa mengatasinya sesegera mungkin, ya, Dears. Istirahat, makan camilan sehat, bersantai sambil menonton film favorit, atau keluar sejenak menikmati udara segar, dapat dilakukan kapan saja. Lain halnya dengan para ibu pekerja yang tidak bebas keluar-masuk kantor atau melakukan aktivitas sesuka hati ketika berada di tempat kerja. Sehingga penting mempersiapkan segala “bekal” guna menghadapi morning sickness sewaktu bekerja.

Lain orang, lain pula cara mengatasi dan menghadapi morning sickness. Kebanyakan beranggapan bahwa morning sickness hanya terjadi pada pagi hari saja. Tetapi kenyataannya tidak demikian, Dears. Keadaan yang sangat mengganggu ibu hamil ini bisa saja dialami sepanjang hari, lho. Lalu, apa yang harus dilakukan untuk menghadapi morning sickness bagi ibu pekerja? Simak ulasannya di bawah ini!

1. Membawa Camilan Sehat

Bukan sembarang camilan, kamu harus tetap memperhatikan kandungan gizi dari kudapan yang dipilih sebagai bekal ketika tengah hamil. Hal ini dilakukan agar nutrisi janin tetap terpenuhi dengan baik, sehingga perkembangannya pun optimal. Camilan yang direkomendasikan adalah jenis buah-buahan seperti, jeruk, melon, alpukat, apel, semangka, atau pisang. Sesekali kamu bisa selingi dengan camilan renyah seperti biskuit kurma.

2. Sedia Air Putih

Sebelum berangkat ke kantor, jangan lupa bekal air putih, ya, Dears. Kondisi tubuh yang berbadan dua terkadang membuatmu haus tiba-tiba, terlebih selepas muntah karena morning sickness. Di samping air biasa, ada juga, lho, yang membawa air es. Air es dipercaya bisa mengurangi rasa mual. Selain untuk minum, kamu pun dapat menggunakan air es ketika kumur maupun cuci muka. Nah, supaya tidak bosan, selingi dengan minuman pereda mual seperti, air jahe hangat, air lemon, jus buah, sampai teh hangat campur lemon dan madu.

3. Meminta Pertolongan Rekan Kerja

Saat hendak meeting dengan klien penting atau melakukan presentasi, tiba-tiba morning sickness datang? Apabila hal ini terjadi, kamu wajib memberi tahu atasan maupun rekan kerjamu. Sampaikan pula agar sesegera mungkin mencari penggantimu. Jujur dan utarakan keadaanmu, tidak perlu ditutupi. Maka atasan dan rekan kerja pasti akan senang hati membantu.

4. Hirup Hawa Segar

Salah satu pemicu mual adalah aroma menyengat baik itu yang berasal dari suatu hidangan maupun parfum. Bila memungkinkan, kamu bisa membuka jendela di ruang kerja dan hirup hawa segar sejenak. Cara lain adalah pergi keluar kantor sebentar untuk mendapatkan udara yang lebih fresh.

5. Jangan Lupa Kantong Plastik

Benda ini wajib kamu bawa, Dears. Pasalnya, rasa mual ibu pekerja yang tengah mengandung bisa terjadi di mana saja dan kadang tak tertahankan. Jadi bukan hanya mual, melainkan ingin muntah. Kantong yang kamu sediakan akan sangat membantu ketika keadaan tersebut kamu alami.

6. Hindari Pemicu Mual

Pemicu mual masing-masing ibu tentu berbeda. Beberapa benda atau bahan yang bisa memancing munculnya rasa kurang enak di perut bumil misalnya, parfum, bawang putih, kopi, aroma buah yang menyengat, sampai dengan bau tubuh seseorang. Sebisa mungkin hindari berdekatan dengan pemicu mual tersebut. Mohon pengertian rekan-rekan yang dekat dengan mejamu untuk tidak membawa sesuatu yang bikin morning sickness-mu makin parah, ya.

7. Siapkan Pereda Mual

Ibu hamil tidak bisa sembarangan mengonsumsi obat, sebab kandungan dalam obat bisa berpengaruh terhadap janin. Pereda mual yang aman adalah minyak gosok atau kayu putih. Kamu bisa membalurkannya ke leher, perut, dan hidung, saat merasa mual atau hendak muntah, Dears.

Ketika morning sickness melanda, jangan buru-buru resign selagi kamu masih bisa mencari cara mengatasinya. Tanamkan dalam pikiranmu bahwa mual dan muntah yang dialami adalah hal yang wajar bagi ibu hamil dan akan segera berlalu. Namun, jika tubuhmu benar-benar tidak bisa kompromi lagi dengan morning sickness, pilihan terbaik adalah mengundurkan diri agar pekerjaan tidak terbengkalai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *