Fakta Penting yang Wajib Diketahui Sebelum Mengonsumsi Probiotik

Dears, saat ini banyak bahan makanan yang mengandung probiotik marak beredar di pasaran. Makanan yang mengandung probiotik memang cukup ngehits di kalangan masyarakat karena selain enak, ternyata banyak manfaatnya, seperti, membantu melancarkan pencernaan dan menghindarkan kita dari diare, sembelit, refluks asam, dan lain-lain. Asal kamu tahu, Dears, aneka penyakit tersebut telah menjangkiti sekitar 70juta orang, yang sebagian besarnya adalah wanita. Oleh karena itu, makanan atau suplemen probiotik dianggap tepat untuk mereka yang ingin menjaga kesehatan.

Produk yang mengandung probiotik ini hadir dalam berbagai variasi, termasuk dalam bentuk makanan siap saji, keripik, dan cemilan lain yang sudah dicampur dengan mikroba ramah lingkungan. Namun, ternyata, tidak semua orang beranggapan bahwa probiotik itu baik, lho, Dears! Banyak yang justru tidak setuju dengan anggapan tersebut.

Dilansir dari Womens Health Magazine, karena banyaknya pro dan kontra mengenai probiotik, fakta dari para ilmuwan ini sebaiknya kamu pahami.

Tak Selamanya Bakteri Probiotik Ada di Ususmu

Ketika kamu mengonsumsi probiotik, sifatnya di dalam usus hanyalah sementara. Padahal kita sering mendengar bahwa bakteri baik probiotik akan memakan bakteri jahat di usus. Ternyata hal ini agak keliru karena sifat mereka hanya sementara dan tidak dapat mengubah ekosistem yang sudah ada di dalam tubuh kita.

Probiotik yang Ditambahkan ke Makanan Berprotein Ternyata Tidak Banyak Membantu

Banyak probiotik yang ditambahkan ke dalam makanan karena dianggap aman dan dapat diproduksi dengan murah dan mudah, padahal belum tentu probiotik tersebut baik dalam menjaga kesehatan dan mengobati penyakit.

Pilih Jenis Probiotik yang Paling Tepat

Pastikan kamu memilih jenis probiotik yang tepat, ya, Dears. Jika memiliki masalah perut yang mengganggu, seperti kembung dan sembelit, pilihlah jenis Lactobacillus acidophilus atau Lactobacillus casei, yang membantu memulihkan flora usus. Untuk meredakan diare dan infeksi pencernaan, kamu dapat memilih probiotik dari jenis Saccharomyces boulardii.

Jangan Menaruh Makanan Probiotik di Suhu Tinggi

Probiotik adalah organisme hidup yang mudah mati ketika berada dalam lingkungan bersuhu tinggi. Jadi jagalah dalam kondisi selalu dingin.

Jika Mengonsumsi Probiotik, Kamu Juga Perlu Mengonsumsi Prebiotik

Bakteri baik (probiotik) di dalam usus kita juga perlu makanan sehat untuk kelangsungan hidup mereka. Jadi, kamu jangan lupa untuk mengonsumsi prebiotik, karbohidrat tak tercerna yang memberi nutrisi pada bakteri baik dan membantu mereka berkembang biak. Hutkins, seorang pakar kesehatan, menyarankan untuk meminum prebiotik setiap hari dalam bentuk makanan, bukan pil, karena sulit mendapatkan jumlah prebiotik yang dibutuhkan dari suplemen. Prebiotik ini ditemukan dalam jenis gandum-ganduman, pisang, bawang putih, dan asparagus.

Bagaimana, Dears, sudah semakin paham, ya, fakta tentang bakteri baik probiotik dan perbedaannya dengan prebiotik? Semoga bermanfaat dan salam sehat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *