5 Tips agar Laptop Tidak Sering Diservis

Laptop atau notebook saat ini sudah menjadi barang yang lumrah dimiliki oleh hampir setiap orang. Apalagi seorang freelancer yang pekerjaan utamanya menggunakan laptop. Laptop juga memiliki spesifikasinya sendiri, tergantung dari merk dan tentu saja harga, juga menjadi faktor penentu spesifikasi dari laptop itu sendiri.

Tetapi, meski dengan harga yang cukup tinggi, ternyata tidak menjamin laptop akan awet dan jarang bermasalah. Karena masalah pada laptop juga bisa disebabkan karena kebiasaan pemiliknya. Selain itu, masalah yang terjadi bisa juga karena perangkat laptop yang sudah rewel sejak awal sehingga rentan untuk terjadi masalah.

Berikut 5 tips yang bisa kamu tiru agar laptop tetap awet dan tidak mudah bermasalah. Namun, jika memang sudah jatahnya diservis, tetap harus diperiksakan agar masih bisa dibenahi sebelum rusak total ya, Dears.

1. Bersihkan Keyboard Berkala

Foto: id.pinterest

Masalah yang sering terjadi kerap berhubungan dengan keyboard. Biasanya salah satu tombolnya tidak bisa berfungsi dan harus digantikan dengan on-screen keyboard. Tombol yang tidak berfungsi itu karena tertutup dengan debu yang sudah menumpuk di dalam laptop yang menghalangi saat tombol ditekan.

Oleh karenanya, bersihkan secara berkala permukaan keyboard ketika sudah terlihat debu meski hanya sedikit, dan tidak menunggunya hingga banyak. Cara membersihkannya bisa menggunakan slime yang biasanya untuk mainan anak-anak, dengan mengelapnya di permukaan laptop. Atau jika kamu bisa membuka semua tombol keyboard akan lebih maksimal saat membersihkan debunya. Tetapi hati-hati Dears, agar semua tombol keyboard nya bisa terpasang kembali.

2. Hindari Penggunaan di Tempat Tidur

Foto: bagitekno.net

Masalah yang timbul pada laptop kebanyakan karena debu. Debu bisa didapat saat penggunaan tidak di tempat yang semestinya, seperti di tempat tidur. Meski terlihat bersih, namun nyatanya masih terdapat debu yang sangat kecil dan bisa masuk ke dalam laptop dalam jumlah banyak jika selalu memiliki kebiasaan buruk ini.

So, jika tidak ingin laptop kamu bermasalah, mulai sekarang hindari penggunaan laptop di tempat tidur, ya Dears. Selain itu, menggunakan laptop di tempat tidur membuat kita kurang efektif dalam melakukan pekerjaan karena cenderung malas dan ingin rebahan. Dampaknya tentu saja pekerjaan kurang maksimal dan tidak cepat selesai.

3. Hindari Penggunaan di Tempat Terbuka

Foto: id.pinterest

Sama halnya dengan penggunaan laptop di tempat tidur, tempat terbuka atau luar ruangan juga menjadi penyumbang debu masuk ke dalam laptop. Jika terpaksa menggunakan laptop di outdoor karena tuntutan pekerjaan, maka setelah digunakan segera dibersihkan, terutama di bagian keyboard secara rutin.

4. Posisi Laptop saat Digunakan

foto: id.pinterest

Posisi laptop yang salah saat digunakan bisa menjadi penyebab laptop mudah bermasalah. Memang masalahnya tidak mengkhawatirkan, tetapi jika dilakukan terus menerus juga akan berpengaruh. Posisi yang kurang tepat seperti meletakkan pada paha dan menggunakan buku atau tas sebagai alas laptop. Hal ini memicu panas berlebih dan mudah menyebabkan laptop menjadi hang. Posisi terbaiknya dengan cara memberi posisi lebih tinggi di bagian baterai atau bagian belakang yang jauh dengan kursor, tujuannya agar posisi pendingin kipas tidak tertutup dan laptop tidak cepat panas.

5. Cek Bagian Kipas

Foto: bankjim

Selain membersihkan keyboard secara rutin, mengecek kipas juga penting, lo. Kipas atau pendingin yang berguna untuk membuat laptop tetap dalam kondisi stabil bisa menjadi masalah laptop menjadi hang. Tentu saja penyebabnya tidak lain karena debu yang menumpuk sehingga kipas tidak berfungsi dengan baik.

Penyebab laptop sering hang atau mudah panas yang sering ditemui itulah pencetusnya dari kebiasaan kita yang kurang memerhatikan laptop dan bisa memperburuknya. Akan tetapi laptop yang sering bermasalah juga tidak hanya disebabkan karena adanya debu di dalam laptop, tetapi bisa juga karena aplikasi di dalamnya sudah tidak didukung oleh perangkat Windows-nya.

 

*Artikel merupakan kiriman dari kontributor. Seluruh isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *