5 Fakta Tentang Sosis dan Telur, Ternyata Bagus untuk Menu Dietmu, lho!

Hai, Dears. Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan 2 jenis makanan ini, sosis dan telur. Kedua makanan ini biasa dijadikan menu sarapan. bahkan, sekarang banyak dijadikan sebagai menu jajanan. Kekenyalan tekstur dari keduanya sangat digemari oleh siapa saja. Asalkan kamu tak memiliki alergi pada dua makanan ini, maka tak perlu khawatir mengonsumsinya.

Siapa sangka, kedua makanan ini ternyata juga bagus untuk menu dietmu, lho. Bagi kamu yang sedang merencakan program diet, ada baiknya kamu ketahui apa saja manfaat dari mengonsumsi sosis dan telur.

Dears, berikut ini merupakan 5 fakta sosis dan telur yang sebaiknya kamu ketahui.

1. Kandungan Gizi Sosis dan Telur

Telur memiliki kandungan protein yang berasal dari ayam sebanyak 13 gram. Vitamin telur antara lain A, B, C, B6, dan B12. Kandungan gizi lainnya adalah kalsium, zat besi, dan magnesium.

Sosis adalah makanan olahan yang terbuat dari daging ayam, sapi, atau ikan. Walau hanya makanan olahan, sosis juga memiliki kandungan gizi, salah satunya adalah vitamin B12, zat besi, dan protein. Dengan demikian, sosis dan telur sama-sama memiliki kandungan protein hewani.

2. Tidak Memiliki Serat

Selain sama-sama berasal dari hewan dan mengandung protein, kedua makanan ini tidak memiliki kandungan serat. Oleh karena itu, sangat perlu dicari menu pelengkap yang mengandung serat. Hal ini digunakan untuk penyeimbang sajian telur dan sosis.

3. Andalan untuk Menu Diet

Sosis dan telur dapat dijadikan menu diet, karena sama-sama mengandung protein, lemak, dan sedikit karbohidrat. Makanan yang berprotein seperti ini menimbulkan efek kenyang lebih lama daripada jenis makanan yang mengandung karbohidrat.

4. Aneka Olahan Sosis

Sosis dan telur bisa dijadikan sebagai bahan campuran masakan. Pun bisa dijadikan menu utama. Salah satu pilihan yang paling mudah adalah digoreng. Misalnya, telur kocok lepas dan irisan sosis. Bumbu yang digunakan, antara lain, bawang putih cincang, garam, dan merica. Sebenarnya paduan makanan ini sudah cukup mengenyangkan lho, Dears, walau tanpa nasi.

Jika sosis dan telur dijadikan sebagai menu pelengkap, rasanya akan banyak variasi masakan yang tercipta. Contohnya, masakan yang ditumis akan lebih sedap bila menggunakan kedua bahan itu. Apalagi tumisannya berupa sayuran atau serat. Menu andalan pun langsung tercipta.

5. Daya Tahan Setelah Menjadi Masakan

Setiap bahan makanan yang masih mentah tentunya memiliki tanggal kadaluwarsa. Sama dengan sosis, pasti ada masa kadaluwarsa sebagai pengingat baik dan buruknya bagi kesehatan. Jika dikonsumsi secara berlebihan pun tak baik bagi tubuh.

Adapun telur, meskipun tidak tertera masa berlaku, tetap saja memiliki batas waktu pengonsumsian.

Kamu dapat melihat kondisi telur dengan tes di bawah ini :

• Jika telur tenggelam secara mendatar ke dasar mangkuk, berarti telur tersebut masih sangat segar.
• Jika telur berdiri tegak namun salah satu ujungnya masih menyentuh dasar mangkuk, telur tersebut sudah tidak terlalu segar, namun masih aman untuk dikonsumsi.
• Jika telur mengambang, berarti telur tersebut sudah tidak segar. Tapi kamu tetap harus memeriksanya dengan memecahkan telur dan memperhatikan tanda-tandanya, apakah masih layak konsumsi atau tidak.

Lalu, bagaimana dengan daya tahan sosis dan telur jika dimasak?

Sosis dan telur dalam sebuah masakan bisa lebih awet jika dimasak dengan waktu kurang lebih 30 menit. Misalnya, capcai sosis telur akan bertahan dalam waktu 6 – 12 jam. Sebaliknya, jika sosis dan telur digoreng, mampu bertahan kurang lebih seharian.

Nah, itu dia, Dears, fakta tentang sosis dan telur yang perlu kamu ketahui. Dari semuanya, ada satu hal yang paling penting, yaitu dari segi kepraktisannya. Kamu setuju, bukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *