5 Fakta di Balik Sertifikasi Perkawinan yang Tuai Pro dan Kontra, Kamu Wajib Tahu, Dears!

Dears, untuk melangkah ke jenjang perkawinan tentu tidak boleh sembarangan. Banyak pertimbangan serta persiapan yang harus di lakukan sebelum membangun biduk rumah tangga. Selain financial, kesiapan mental dari kedua calon mempelai juga tak boleh dikesampingkan. Oleh karena itu, pembekalan nikah menjadi salah satu hal yang penting untuk dipersiapkan.

Mempertimbangkan hal tersebut, pemerintah melalui Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, berencana membuat program sertifikasi perkawinan yaitu berupa kelas dan bimbingan pranikah yang wajib diikuti oleh setiap pasangan. Namun ternyata. rencana tersebut menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Nah, oleh karena itu, ketahui dulu yuk fakta di balik sertifikasi perkawinan tersebut. Simak ulasannya berikut ini, ya, Dears!

1. Jadi syarat wajib pernikahan

Pict by. pengantinbaru.net

Muhadjir Effendy, menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) mengemukakan bahwa sertifikasi perkawinan ini rencananya akan menjadi salah satu syarat pernikahan bagi para calon pengantin.

Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut yaitu dengan cara mengikuti bimbingan pranikah. Bagi calon pengantin yang berhasil lulus bimbingan maka akan mendapat sertifikasi dan bisa melangsungkan pernikahan. Sebaliknya, bagi yang belum berhasil lulus maka pasangan tersebut belum di izinkan untuk menikah.

2. Alasan dibuatnya sertifikasi perkawaninan

Pict by. popbela.com

Menko PMK Muhadjir Effendy meengatakan bahwa program sertifikasi perkawinan ini dirasa penting untuk para calon pengantin. Sertifikasi ini nantinya akan menjadi bekal untuk para calon pengantin sebelum melaksanakan perkawinan. Sehingga calon pengantin benar-benar siap serta memiliki bekal yang cukup untuk menikah.

3. Hal-hal yang di dapat dari pembekalan pernikahan

Pict by. POPBELA.com

Melaui kelas bimbingan yang diikuti, para calon pengantin akan dibekali mengenai pengetahuan tentang kesehatan alat reproduksi, penyakit-penyakit berbahaya yang mungkin terjadi pada pasangan suami, istri serta tentang kesehatan anak termasuk mengenai stunting.

Dengan sertifikasi tersebut maka para pengantin baru akan memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kesehatan anak. Nah, untuk itu pendidikan untuk pengantin baru perlu diberikan, khususnya untuk istri atau calon ibu

4. Berlaku pada tahun 2020

Pict by. pesantren.id

Dears, fakta berikutnya mengenai sertifikasi perkawinan yang perlu kamu ketahui yaitu, program ini rencananya akan diberlakukan pada tahun 2020 mendatang. Untuk program ini, pemerintah tidak akan memungut biaya alias gratis.

Menko PMK Muhadjir akan mengkoordinasikan hal ini dengan Menteri Agama Fachrul Razi yang menangani tentang pernikahan, serta dengan Menteri Kesehatan Agus Terawan Susanto yang menangani bidang kesehatan tentunya.

5. Tuai pro dan kontra

 

Pict by. liputan6.com

Meskipun demikian, rupanya program sertifikasi perkawinan ini menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan bahwa sertifikasi pembekalan pranikah ini sebenarnya bertujuan untuk memberikan pemahaman membangun rumah tangga yang baik sehingga mampu menghasilkan SDM yang berkualitas. Namun, bukan untuk mengatur seseorang boleh atau tidak boleh untuk menikah. Sehingga nantinya akan dapat mengurangi angka perceraian yang setiap tahun terus meningkat.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufik Damanik mengatakan bahwa rencana sertifikasi perkawinan ini sebaiknya jangan dijadikan sebagai kewajiban terhadap pasangan yang hendak menikah. Komnas HAM juga mengajukan beberapa syarat kepada pemerintah jika memang akan merealisasikan rencana tersebut, yaitu tidak memberatkan calon pengantin, serta untuk waktu pelaksanaan kelas pranikah harus disepakati bersama antara penyelenggara dengan calon pengantin.

Nah, kalau kamu sendiri setuju enggak nih dengan rencana program sertifikasi perkawinan ini, Dears?

 

*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

One thought on “5 Fakta di Balik Sertifikasi Perkawinan yang Tuai Pro dan Kontra, Kamu Wajib Tahu, Dears!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *