5 Cara Efektif untuk Rajin Shalat Malam

Ada banyak sekali ibadah yang bisa dilakukan selama 24 jam. Bahkan jika benar-benar ingin melakukan semua yang diperintahkan, waktu 24 jam masih terasa kurang. Namun sayangnya tidak semua orang mau dan ikhlas dalam menjalankannya.

Seperti halnya ibadah sunah shalat malam. Meski memiliki keutamaan dan pahala yang besar, namun tidak semua orang mampu melakukannya. Di samping karena sebagai amalan sunnah, juga waktu dilaksanakannya yang membuat orang enggan melakukannya. Padahal bermunajat saat shalat malam memiliki peluang lebih besar untuk terkabulnya doa.

Seperti yang kita ketahui, shalat malam itu meliputi shalat hajat, tahajjud, witir dan tasbih. Di antara keempat amalan shalat sunah tersebut hanya shalat tahajjud saja yang dianjurkan untuk tidur terlebih dahulu, sehingga jika ingin tetap melakukan amalan shalat sunah tersebut tanpa terbangun di sepertiga malam bisa melakukannya setelah shalat isya’ atau sebelum tidur. Namun waktu terbaik melakukannya di sepertiga malam atau sekitar pukul 2 hingga 3 malam dini hari.

Nah, jika masih kesulitan untuk istiqomah melakukannya, bisa dicoba tips berikut, Dears.

1. Tetapkan Tujuan

Foto: Unsplash

Setiap orang pasti memiliki keinginan yang segera terkabul. Dengan melakukan shalat malam, kemungkinan doa terkabul menjadi lebih besar. Maka coba lakukanlah shalat malam dengan tujuan yang ingin segera terpenuhi agar semakin menambah keinginan untuk melakukannya dengan rutin hingga keinginan tersebut terkabul.

Namun, ketika apa yang menjadi keinginan itu sudah dipermudah jalannya, sudah diberikan secara tunai apa yang diinginkan, jangan langsung berhenti melakukan shalat malam. Tetapi lakukanlah untuk tujuan ibadah dan menambah amal kebaikan selama masih diberikan kesempatan beribadah.

2. Niat Sebelum Tidur

Foto: Unsplash

Niat ingin melakukan shalat malam sebelum tidur dipercaya manjur untuk bisa terbangun di tengah malam. Niatnya pun tidak se-baku saat niat melakukan puasa. Cukup berniat agar terbangun di jam yang diinginkan agar bisa melaksanakan shalat malam. Selain itu juga dibarengi dengan memasang alarm, justru terkadang sebelum alarm berbunyi sudah terbangun karena kekhusyukan niat kita untuk melaksanakan shalat malam.

3. Keutamaan Shalat Malam

Foto: Unsplash

Melihat keutamaan shalat malam, merupakan ibadah shalat sunnah yang sangat dianjurkan setelah shalat wajib. Selain itu, untuk orang yang melaksanakannya diangkat derajatnya oleh Allah dan ditenangkan hati dan jiwanya sehingga tidak mudah tergoda untuk melakukan perbuatan maksiat dan keburukan lainnya. Memang diakui terbangun di sepertiga malam dan mengambil wudhu untuk shalat sangatlah mengganggu waktu tidur, tetapi jika ditilik dari keutamaan yang begitu besar dan waktu terbaik dikabulkannya doa, maka tidak perlu alasan lain agar keinginan kita dimudahkan untuk mendapatkannya.

4. Mengajak Anggota Keluarga

Foto: Unsplash

Jika kesulitan untuk terbangun sendirian, terutama bagi yang masih penakut keluar dari kamar di malam hari bisa mengajak anggota kelarga lain untuk ikut melaksanakan shalat malam. Terlebih jika sudah memiliki pasangan, ajaklah untuk melakukan shalat bersama untuk menambah semangat dalam beribadah dan dimudahkan dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

5. Shalat Tidak di Waktu Tertentu Saja

Foto: Unsplash

Terkadang banyak orang yang mengurangi intensitas ibadahnya dikarenakan sudah mendapatkan apa yang diingikannya. Dan kembali mendekat untuk rajin beribadah saat diberi kesusahan. Hindari kebiasaan beribadah seperti itu, karena bisa saja kemudahan dan kecukupan yang saat ini didapatkan tidak karena apa yang kita inginkan. Melainkan sebagai cara untuk mengeraskan hati kita menjadi semakin jauh untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada sang Pencipta.

Selagi masih diberi kesehatan dan umur yang panjang, lakukan kebaikan dan perbanyak ibadah. Terutama yang memiliki manfaat dan keutamaan lebih besar selain ibadah wajib. Karena kita tidak tahu ibadah apa dan kapan yang diterima sebagai pelebur dosa kita.

 

*Artikel merupakan kiriman dari kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *