Segarkan dan Waraskan Pikiran dengan 4 Tips Liburan Ber-budget Ringan

Dears, terkadang, kesibukan membuat kita kelelahan. Peliknya kehidupan membuat kita membutuhkan liburan. Hati dan pikiran perlu disegarkan, agar semangat kembali menggebu dan produktivitas kembali berseru. Rasanya sudah ingin melompat ke Raja Ampat, atau ingin berlari ke pulau Bali. Ingin tertawa-tawa di Karimun Jawa. Tapi apa daya, tidak ada dana.

Lalu, apakah liburan akan kita habiskan tanpa petualangan? Seharian kita bermain gadget, sampai kepala pusing bukan kepayang. Kemudian suntuk melihat postingan teman di media sosial. Rasa iri kemudian berkecamuk, melihat teman pergi liburan, rasanya juga ingin ikutan.

Eits, jangan khawatir, kita masih bisa liburan tipis-tipis dengan budget minimalis. Kita pun bisa mengisi feed Instagram dengan foto-foto yang manis. Berikut empat tips liburan dengan budget ringan:

Mengunjungi Objek Wisata yang Dekat

Kebanyakan orang mencari tempat yang jauh untuk mengisi liburan. Atau mungkin mencari tempat baru yang belum pernah kita sentuh. Sebagai contoh, orang Bandung piknik ke Bali, sedangkan orang Bali piknik ke Bandung, padahal Bali dan Bandung sama-sama destinasi wisata. Semua itu demi mencari pengalaman baru.Terkadang budget terbesar saat kita liburan adalah untuk transportasi dan akomodasi. Tiket pesawat dan biaya menginap menjadi beban yang cukup berat. Nah, dengan memilih objek wisata yang dekat, kita bisa berhemat. Kita bisa pergi dengan kendaraan pribadi, cukup bermodal bensin, kita sudah bisa mengunjungi. Selain itu, kita bisa pulang di hari yang sama, sehingga tidak perlu biaya ekstra. Kita juga tidak perlu membeli oleh-oleh untuk keluarga dan tetangga, apalagi kalau pikniknya hanya di dalam kota.

Memilih Objek Wisata yang Hemat Tiket Masuknya

Harga tiket masuk sebuah objek wisata berbeda-beda. Ada yang mahal, lumayan, atau bahkan cuma-cuma. Tidak ada salahnya kita memilih tempat yang hemat biaya, misalnya ke pantai. Biasanya hanya dikenakan biaya 5 sampai 10ribu, sudah termasuk ongkos parkir kendaraan. Dengan dana sehemat itu, kita sudah bisa berjalan-jalan di tepi pantai, angin sepoi-sepoi, menikmati pasir, dan deburan ombak. Kalau haus, cukup pesan minum di warung-warung pinggir pantai. Minum kelapa muda sambil bersantai.

Mengunjungi Objek Wisata yang Menawarkan Spot Foto Menarik

Para peselancar di dunia internet menyebutnya objek wisata yang “instagramable“. Sebenarnya, itu hanyalah objek wisata buatan, bahkan kecil-kecilan, yang tujuannya untuk menyajikan spot foto yang menarik dan layak diunggah ke Instragram. Apalagi dengan adanya dana desa dari pemerintah, semakin banyak desa yang berlomba-lomba membuat tempat yang indah. Bahkan, sebuah jembatan di pinggir sawah bisa disulap menjadi mewah. Dengan tambahan lampion dari bola, penampakan semakin berwarna. Apalagi ditambah dengan berdirinya warung-warung kopi, kini sawah tak lagi sepi. Tidak ada salahnya dicoba, kita rasakan sensasi berbeda. Sungai tampak berliku, sawah hijau membentang, bagai permadani di kaki langit. Gunung menjulang, berpayung awan, indah pemandangan.

Mudik Sekalian Piknik

Ini khusus berlaku bagi para perantau, Dears. Kadang, kita mengunjungi berbagai tempat wisata, tapi kita lupa mengunjungi orang tua. Alangkah senangnya mereka, apabila kita datang. Jadi tidak ada salahnya kita menempuh jarak yang jauh demi orang tua. Apalagi jika mudik di kampung, pemandangan alamnya tentu sangat asri. Tentunya banyak juga objek wisata di daerah asal kita. Mengajak orang tua tamasya, dapat kesegaran dan dapat pahala. Budget wisata bisa kita sekaliguskan dengan budget mudik. Tidak perlu biaya berlipat ganda. Hemat, bukan?

Nah, itu dia empat tips liburan dengan budget ringan. Pilihlah mana yang paling sesuai dengan kita. Semoga liburanmu tetap indah, hingga senyum kembali merekah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *