4 Amalan yang Kelak Membuat Wanita Bebas Memilih Masuk Surga Lewat Pintu Mana Saja

Dears, kita harus bersyukur karena Allah memberikan banyak keistimewaan bagi wanita, termasuk salah satunya agar wanita dapat masuk surga. Berbagai syariat dan aturan dalam islam dibuat dalam rangka memuliakan wanita, antara lain perintah untuk menutup aurat, yang bertujuan menjaga kehormatan dan kemuliaan wanita itu sendiri.

Namun, disamping banyaknya keistimewaan yang Allah berikan, tersimpan pula berbagai ujian berat yang harus dijalankan oleh para wanita, diantaranya wanita harus merasakan derita saat menjalani kehamilan, sakitnya melahirkan, letihnya mengurus rumah serta mendidik anak. Hingga akhirnya Allah memberikan kabar gembira bagi para wanita, melalui sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam :

Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: “Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau”. (HR. Ahmad)
MasyaAllah, siapa yang tidak mau masuk surga, apalagi bebas memilih dari pintu mana saja. Lalu, amalan apa saja yang harus dilakukan? Simak uraiannya dibawah ini, yuk, Dears !

1. Menjaga Salat Lima Waktu

Amalan pertama yang bisa membuat wanita masuk surga dari pintu mana saja adalah salat. Seperti yang kita ketahui, salat merupakan bagian dari rukun islam. Salat jugalah yang kelak menjadi amal pertama yang akan dihisab.
“Amal yang akan dihisab pertama kali dari seorang hamba pada hari kiamat adalah salat. Jika baik salatnya, baik pula seluruh amalnya. Jika buruk salatnya, buruk pula seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi)
Untuk itu, kita sebagai wanita harus menjaga salat kita, dengan cara tidak menunda-nunda waktu salat ketika adzan tiba, berusaha khusyuk ketika salat, dan yang terpenting berniat ikhlas serta melaksanakan rukun dan tata cara salat sesuai yang diajarkan Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam.

2. Berpuasa di Bulan Ramadhan

Seperti yang kita ketahui, puasa Ramadhan hukumnya wajib untuk dilaksanakan, kecuali bagi wanita yang sedang haid dan nifas. Selain itu juga ada keringanan bagi wanita yang sedang hamil dan menyusui. Puasa Ramadhan merupakan amalan penting yang memiliki banyak hikmah dan keutamaan, diantaranya agar kita bisa mencapai derajat takwa.

Puasa di bulan Ramadhan tak cukup hanya dengan meninggalkan makan, minum, serta hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa. Kita juga dilatih untuk menahan diri dari perbuatan-perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa, seperti berdusta dan melakukan perbuatan yang sia-sia, sesuai dengan sabda Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam, 

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga saja.” (HR. Thabrani)

 

3. Menjaga Kehormatannya

Sebelum datang Islam, seluruh manusia memandang hina kaum wanita. Orang-orang Yunani menganggap wanita sebagai sarana kesenangan belaka. Orang-orang Romawi memberikan hak atas seorang ayah atau suami untuk menjual anak perempuan atau istrinya.

Kemudian cahaya Islam datang menerangi kegelapan itu dengan risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, memerangi segala bentuk kezaliman dan menjamin setiap hak para wanita tanpa kecuali, seperti sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam :

 “Aku wasiatkan kepada kalian untuk berbuat baik kepada para wanita.” (HR Muslim: 3729).

Ah, betapa islam sangat memuliakan para wanita layaknya mutiara yang harus dijaga. Untuk itu, banyak aturan islam yang dibuat demi melindungi dan menjaga kemuliaan wanita itu sendiri, diantaranya perintah menutup aurat, menjaga kehormatan di hadapan laki-laki yang bukan suaminya dengan cara tidak bercampur baur dengan mereka, lebih banyak tinggal di rumah, menjaga pandangan, tidak memakai wangi-wangian saat keluar rumah, tidak merendahkan suara, dan lain-lain 

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al Ahzâb [33]: 33)

Tidak mudah ya, Dears, menjalankan perintah-perintah tersebut, namun bagi kita yang berusaha sekuat tenaga untuk melaksanakannya, maka kelak akan Allah hadiahkan surga.

 

4. Taat Kepada Suami

Sebagai seorang istri, kita diperintahkan untuk taat kepada suami dalam berbagai hal selama tidak bertentangan dengan syariat. Bahkan, setelah ijab kabul terucap, suamilah yang harus lebih dahulu ditaati dan dipenuhi hak-haknya dibandingkan kedua orang tua kita.

Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Wanita mana saja yang meninggal dunia lantas suaminya ridha padanya, maka ia akan masuk surga.” (HR. Tirmidzi no. 1161 dan Ibnu Majah no. 1854)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,

“Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah wanita yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci” (HR. An-Nasai)

Dears, itulah 4 amalan yang kelak bisa membuat wanita masuk surga lewat pintu mana saja berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam . Yuk, kita berusaha amalkan meski dengan susah payah dan penuh perjuangan. Terlebih untuk mengamalkan ajaran Islam di zaman sekarang sangatlah tidak mudah, namun Allah akan menggantinya dengan surga yang penuh kenikmatan. Semoga kelak kita termasuk salah satu dari wanita yang Allah pilih untuk bisa masuk surga lewat pintu mana saja. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *