#10yearschallenge, Tantangan Viral di Awal 2019. Dari Kenangan hingga Kritik Sosial

Sudah ikut serta dalam #10yearschallenge juga, Dears? Beberapa hari terakhir tantangan ini viral banget, ya. Hampir seluruh pengguna media sosial, berlomba-lomba memposting perbandingan gambar diri yang sekarang dengan 10 tahun yang lalu.

Tapi, tahukah kamu bagaimana awalnya kenapa sampai bisa ada tantangan seperti ini? Daripada penasaran, yuk simak ulasannya!

Sejarah #10yearschallenge

Sumber ig@kocodamonlane

Tantangan ini, secara tidak sengaja diawali oleh postingan di laman media sosial Facebook oleh seorang metereologis KOCO News 5 Oklahoma, bernama Damon Lane. Pria ini, memposting kolase foto profil Facebook yang digunakannya 10 tahun silam, dengan gambar dirinya yang sekarang.

Postingan yang bertanggal 11 Januari 2019 ini, merupakan cara Damon Lane bersyukur, melihat perubahan yang dia alami selama 10 tahun terakhir. Namun, tak disangka malah menjadi viral. Tak butuh waktu lama, #10yearschallenge langsung menjadi trending topic di Twitter pada tanggal 15 Januari 2019.

Ajang Kenangan, Candaan, hingga Kritik Sosial

Sumber ig@andreastaulany

Hampir di seluruh media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter, penuh dengan postingan dengan hastag #10yearschallenge. Mulai dari publik figur, pejabat pemerintah, olahragawan, hingga lembaga-lembaga sosial.

Banyak yang menjadikannya sebagai ajang, mengingat kenangan bagaimana kondisi fisiknya 10 tahun silam. Namun, seiring berkembangnya kreativitas dan daya imajinasi, tantangan ini juga dijadikan sarana kritik sosial dan candaan.

Sumber ig@greenpeace

Lembaga independen seperti Greenpeace, memposting keadaan bumi yang semakin rusak karena perubahan iklim dan ulah manusia. Hebat, ya, menjadikan sebuah tantangan viral sebagai sarana kampanye untuk mengingatkan kita agar lebih aware terhadap bumi.

Sumber ig@greenpeace

Isu Negatif Seputar #10yearschallenge

Walau sangat viral dan diikuti oleh banyak pengguna internet, ternyata tantangan ini diisukan memiliki maksud tersembunyi. Ada isu yang mengatakan bahwa ini merupakan cara terbaru untuk mencari data.

Postingan foto lama dan baru, bisa dijadikan bahan uji coba alogaritma pengenalan wajah, sehingga memungkinkan adanya pencurian identitas diri. Wah, serem ya. Namun, terlepas dari benar tidaknya isu ini, tantangan #10yearschallenge sangat menghibur.

Banyaknya challenge dengan hastag tertentu yang viral dalam waktu singkat di dunia maya, merupakan dampak perkembangan era digital dan internet. Hal ini tak mungkin dihindari. Sebaiknya kita bisa menyikapinya dengan bijak, ya, Dears.

Tak ada salahnya ikut tren terbaru. Namun yang perlu diperhatikan jangan sampai konten yang kita posting mengumbar aib pribadi, memberi pengaruh buruk kepada masyarakat luas, dan merugikan orang lain. Tetap positif dalam segala hal, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *