10 Makanan yang Termasuk dalam Superfood, Apa Saja?

Istilah superfood pasti sudah bukan hal asing lagi, terlebih di kalangan penggiat gaya hidup sehat. Istilah tersebut berkaitan dengan beberapa jenis makanan yang dipercaya memiliki kandungan nutrisi lengkap serta sangat baik untuk kesehatan dan pemenuhan kebutuhan gizi. Kelebihannya lagi, deretan makanan-makanan super itu memiliki kemampuan untuk menangkan berbagai macam penyakit berat dan berbahaya, seperti serangan jantung dan kanker.

Beberapa jenis makanan yang tergolong dalam makanan super merupakan bahan makanan yang sudah familiar. Beberapa lagi merupakan makanan yang belum banyak dikenal dan masih sangat jarang dikonsumsi. Penting untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang masuk dalam kategori ini. Tujuannya untuk mendukung gaya hidup sehat di tengah kebiasaan konsumtif masyarakat sekarang yang sering mengabaikan faktor nutrisi.

Biji Chia

Biji chia atau dalam bahasa asing disebut chia seed merupakan jenis superfood yang mulai tren di kalangan pelaku gaya hidup sehat. Biji yang berasal dari tanaman Salvia hispanica ini memiliki kandungan omega 3 lebih banyak dibanding salmon. Biji chia merupakan sumber protein dan asam amino yang biasanya dimanfaatkan para atlet untuk tujuan ketahanan fisik. Biji-bijian ini biasanya dicampurkan dalam smoothie.

Quinoa

Namanya mungkin masih terdengar asing. Quinoa merupakan sumber karbohidrat yang bisa menggantikan nasi untuk menu sarapan sehat. Selain berkarbohidrat rendah, quinoa mengandung protein tinggi serta asam amino esensial yang berguna untuk membentuk otot. Quinoa juga sangat bagus sebagai menu diet karena bisa menekan nafsu makan dan menjaga kadar gula darah. Cara memasaknya cukup sederhana dan cepat atau bisa juga direndam susu.

Kelor

Siapa sangka daun kelor masuk dalam deretan superfood? Faktanya, daun kelor memang kaya akan nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, vitamin A, vitamin K, vitamin B kompleks, dan beragam mineral dalam kelor dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit. Di India, daun ini dijadikan bahan ramuan obat untuk lebih dari 300 jenis penyakit. Bahkan WHO menyarankan daun kelor sebagai bahan makanan wajib bagi balita dengan masalah gizi buruk.

Kale

Nama sayuran hijau yang satu ini mungkin juga belum terlalu populer seperti saudaranya, bayam. Kale mengandung serat yang cukup tinggi yang diperkaya vitamin dan mineral. Vitamin A dan C dalam sayuran ini berguna untuk menghambat penuaan dini. Sedangkan lutein, salah satu jenis nutrisinya bagus untuk kesehatan dan rona cerah pada kulit dan mata. Satu porsi kale dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian.

Buah Berry

Beberapa jenis berry yang dikategorikan dalam superfood adalah blueberry, strawberry, acai berry dan cranberry. Ketiganya diketahui mengandung vitamin tinggi, serat larut dan fitokimia. Fitokimia merupakan flavonoid yang bisa mengurangi risiko masalah jantung. Tidak heran jika buah-buahan dalam jenis berry ini sering dijadikan bahan makanan dalam menu sehat. Selain dijadikan jus, buah-buahan jenis berry juga menjadi bahan pendamping smoothie.

Almond

Dari jenis kacang-kacangan, ada almond yang masuk dalam daftar makanan super. Di balik rasanya yang gurih dan nikmat, almond memiliki segudang manfaat. Diantaranya menekan kolesterol, menjaga kestabilan gula darah, menurunkan tekanan darah tinggi dan membantu mengurangi berat badan berlebih. Almond juga disarankan dikonsumsi oleh ibu menyusui untuk meningkatkan produksi ASI.

Meskipun makanan-makanan di atas dijuluki superfood, bukan berarti bisa dikonsumsi secara mandiri. Tubuh manusia tetap membutuhkan sumber makanan lain yang juga memiliki manfaat baik bagi kesehatan. Untuk tujuan mencegah penyakit pun, makanan super harus ditunjang oleh makanan lain serta pola hidup sehat.

 

*Artikel merupakan kiriman kontributor. Semua isi artikel merupakan tanggung jawab penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *