10 Fakta Menarik New Yogyakarta Internasional Airport, Keren Banget, Dears!

New Yogyakarta International Airport atau Bandara Baru Internasional Yogyakarta yang sempat ditunda peresmiannya pada akhir April 2019 lalu akhirnya mulai beroperasi tanggal 06 Mei 2019.

Bandara baru yang terletak di  Kabupaten Kulon Progo ini cukup menarik perhatian karena akan beroperasi bersama bandara lama Adisutjipto. Bandara Adisutjipto mengalami over kapasitas penumpang sehingga sebagian layanan penerbangan akan dialihkan ke Bandara Kulon Progo, Yogyakarta.

Nantinya, Bandara Adisutjipto hanya akan melayani penerbangan domestik, sedangkan bandara baru Yogyakarta akan melayani penerbangan internasional.

Simak, yuk, fakta menarik dari Bandara Internasional Yogyakarta yang perlu Kamu ketahui!

1. Beroperasi Tanggal 06 Mei 2019 dengan Penerbangan Perdana dari Citylink

Citylink jadi pesawat perdana  yang terbang dari Halim Perdana Kusuma ke Yogyakarta. Penerbangan perdana dengan nomor penerbangan QG 132  pada pukul 11.30 WIB mendarat satu jam kemudian, yaitu pukul 12.30 WIB.

Penerbangan perdana menggunakan pesawat jenis Airbus 3200-200 dengan 96 orang penumpang, sedangkan untuk penerbangan dari Kulon Progo, Yogyakarta ke Halim Perdanakusuma dengan nomor penerbangan QG 133 pada pukul 13.10 WIB dengan jumlah 52 penumpang.

2. Bandara Baru Yogyakarta yang Megah

Dears, bandar udara Yogyakarta di Kulon Progo ini menghabiskan dana sekitar 6 triliun rupiah. Bandara ini memiliki terminal yang luas dengan kapasitas yang besar jika dibandingkan dengan Bandara Adisutjipto. Wow, keren, ya!

3. Kapasitas Bandara Lebih Banyak hingga Mencapai 20 Juta Penumpang

Tahun 2019 ini Bandara Internasional Yogyakarta  mampu menampung penumpang dengan kapasitas 20 juta orang. Bandara Adisutjipto saja pada awalnya hanya di-setting untuk kapasitas 2 juta penumpang, meski kenyataannya mengalami kelebihan kapasitas hingga 8 juta penumpang.

4. Melayani Rute Penerbangan  Domestik dan Internasional yang Sebelumnya dilakukan Bandara Adisutjipto

Bandara baru Yogyakarta dalam tiga bulan ini akan melayani penerbangan internasional yang sebelumnya dilakukan oleh Bandara Adisutjipto. Ada delapan sampai sembilan rute penerbangan domestik Bandara Adisutjipto yang dialihkan ke Bandara Kulon Progo, Yogyakarta.

Saat ini baru dua rute penerbangan yang dilakukan dua maskapai, yaitu Citylink dengan rute penerbangan dari Jakarta-Yogyakarta-Jakarta dan Batik Air dari Jakarta-Yogyakarta lalu ke Bali.

Untuk penerbangan internasional belum sepenuhnya beroperasi, namun bandara ini dipersiapkan untuk rute penerbangan ke luar negeri.

Dua maskapai yang akan mengalihkan penerbangan internasionalnya dari  Bandara Adisutjipto ke Bandara Internasional Yogyakarta, yaitu Silk Air dengan rute penerbangan ke Singapura dan AirAsia ke Kuala Lumpur.

5. Melayani Tambahan Penerbangan saat Mudik Lebaran 

Penerbangan tambahan atau extra flight saat mudik Lebaran 2019 ke Yogyakarta akan dialihkan dari Bandara Adisutjipto ke Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Setidaknya, menurut Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I, Devy Suradji menyatakan bahwa pada musim mudik lebaran ini sekitar 32 penerbangan tambahan atau extra flight dengan tujuan Yogyakarta telah disediakan.

6. Disebut sebagai Bandara Internasional paling Modern di Indonesia

Wapres Jusuf Kalla menyatakan bahwa bandara baru Yogyakarta ini merupakan bandara internasional paling modern di Indonesia saat ini.

Wapres JK dan rombongannya meninjau bandara baru Yogyakarta dengan menggunakan pesawat jenis Boeing dengan kode BAe RJK85 dari Bandara Halim Perdana Kusuma menuju Bandara Internasional Yogyakarta. Menurut beliau, bandara ini sudah layak digunakan untuk melayani penerbangan domestik maupun internasional.

7. Memiliki Desain Anti Gempa, Tsunami dan Punya Gedung Crisis Center

Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo dirancang untuk tahan terhadap gempa berkekuatan hingga 8,8 SR dan tetap kokoh meski terjadi tsunami setinggi empat meter.

Hal ini disebabkan runway atau landasan pacunya dibuat dengan ketinggian empat meter di atas permukaan laut dan lokasinya ada pada jarak 400 m dari bibir pantai. Sedangkan pada terminal, jaraknya dibuat satu kilometer dari landasan pacu, sehingga jika terjadi gempa atau tsunami ada jeda waktu untuk menyelamatkan diri.

Ada gedung crisis center yang ditopang pilar tinggi dengan luas sekitar 4000 meter persegi dan mampu menampung seribu orang sebagai
tempat evakuasi sementara bagi masyarakat sekitar.

8. Dilengkapi Fasilitas Pendukung Bandara yang Beragam

Beragam fasilitas penunjang dimiliki bandara ini, di antaranya landasan pesawat dengan panjang 3250 meter dan lebar 60 meter, adanya jalur lintasan pesawat menuju arah terminal maupun apron, masjid, gedung kargo, power station, chiller room, serta gedung operasional.

9. Adanya  Penambahan Fasilitas Kereta Layang di Tahun 2020

Fasilitas pendukung lain di  New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA)  adalah kereta bandara yang sedang dibangun. Tujuannya agar memudahkan akses masyarakat menuju bandara.

Nanti akan ada jalur langsung dari Stasiun Wojo ke YIA dengan dibangunnya kereta kalayang ini (elevated). Diperkirakan pembangunan jalur kereta tadi bisa selesai pada tahun 2020 dan bisa dioperasikan tahun depan.

10. Pesawat Berukuran Besar Mampu Mendarat dengan Aman di Bandara ini

Luasnya hanggar bandara baru sekitar
371.125 meter persegi diperkirakan mampu menampung hingga sebanyak 28 unit pesawat.

Dengan landasan pacu sepanjang 3250 meter, pesawat raksasa seperti Airbus A-380 dan Boeing 747 dan 777 pun bisa mendarat dengan aman di Bandara Kulon Progo Yogyakarta.

Ternyata NYIA ini memang punya banyak keunggulan, dimulai dari tahan gempa dan tsunami, serta dipersiapkan untuk menjadi salah satu bandara termodern di Indonesia.

Itulah 10 fakta menarik dari Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo. Semoga keberadaan bandara baru ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan tentunya menjadi kebanggaan masyarakat Yogyakarta, ya, Dears.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *